UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Civics Education and Social Science Journal (CESSJ)Pasangan lintas budaya di kampung Lapua menghadapi perbedaan nilai, tradisi, serta tekanan sosial, dan bagaimana hal ini berdampak pada pembentukan karakter warga negara yang toleran. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini menggali data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap pasangan antarbudaya, tokoh adat, dan peran gereja setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan antarbudaya berpotensi memperkuat integrasi sosial dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila, terutama sila Persatuan Indonesia. Namun, dinamika tribalisme dan dominasi budaya dalam rumah tangga dapat melemahkan harmoni jika tidak dikelola dengan bijak. Gereja terbukti memainkan peran strategis sebagai agen transformasi sosial melalui pendidikan nilai-nilai kasih, kesetaraan, dan toleransi. Kesimpulannya, perkawinan antarbudaya di Kampung Lapua menjadi laboratorium sosial bagi praktik hidup berbangsa yang menjunjung tinggi kebhinekaan, sekaligus memperlihatkan urgensi pembinaan kewarganegaraan sejak dari lingkup keluarga dalam membangun Indonesia yang inklusif dan damai dalam perbedaan.
Perkawinan antarbudaya di Kampung Lapua menjadi ruang pembelajaran hidup bersama dalam perbedaan dan mewujudkan nilai-nilai Pancasila, khususnya Persatuan Indonesia.Gereja berperan penting sebagai agen pendampingan moral dan spiritual yang membentuk warga negara yang toleran dan beradab.Namun, tantangan seperti tribalisme dan dominasi budaya dalam rumah tangga perlu diatasi melalui pendidikan kewarganegaraan sejak dini di keluarga untuk membangun harmoni dan identitas nasional yang kuat.
Pertama, perlu diteliti bagaimana model pendidikan kewarganegaraan berbasis keluarga dapat dikembangkan di Kampung Lapua untuk membekali pasangan antarbudaya dalam mengelola perbedaan budaya secara setara dan inklusif. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peran gereja lebih jauh sebagai lembaga pendidikan nilai dalam membentuk karakter anak dari keluarga campur agar tumbuh dengan identitas nasional yang kuat tanpa menekan identitas budayanya. Ketiga, perlu dikaji dampak praktik perkawinan timbal balik terhadap hak anak dan kesetaraan gender dalam konteks pernikahan antarbudaya, serta bagaimana hukum adat dan hukum negara bisa diselaraskan untuk melindungi keluarga rentan. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan fokus pada aspek pendidikan, perlindungan anak, dan harmonisasi hukum yang belum dibahas secara mendalam. Hasilnya dapat menjadi dasar bagi program intervensi yang lebih holistik di tingkat komunitas. Dengan pendekatan penelitian yang melibatkan keluarga, lembaga keagamaan, dan tokoh adat, diharapkan terbentuk ekosistem sosial yang mendukung keberlangsungan perkawinan antarbudaya. Selain itu, temuan ini bisa menjadi referensi bagi komunitas serupa di wilayah lain di Indonesia. Penelitian lanjutan harus melibatkan suara anak-anak dari keluarga antarbudaya yang sering kali terabaikan. Dengan demikian, kebijakan dan program yang dihasilkan benar-benar berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Semua ini penting untuk memastikan bahwa keberagaman tidak hanya diterima, tetapi benar-benar dirayakan dalam kehidupan berbangsa.
- Managing Tribalism within Nigeria’s Democratic Challenges | Oyedeji | Modern Applied Science |... ccsenet.org/journal/index.php/mas/article/view/71387Managing Tribalism within NigeriaAos Democratic Challenges Oyedeji Modern Applied Science ccsenet journal index php mas article view 71387
- Etika Teologis Dalam Memandang Tanggung Jawab Kristen Terhadap Kelestarian Budaya Nusantara | Jurnal... doi.org/10.46445/jtki.v2i1.367Etika Teologis Dalam Memandang Tanggung Jawab Kristen Terhadap Kelestarian Budaya Nusantara Jurnal doi 10 46445 jtki v2i1 367
- PENTINGNYA LANDASAN KELUARGA KRISTEN BERDASARKAN PERJANJIAN BARU DALAM MEMBENTUK KECERDASAN SPIRITUAL... doi.org/10.59404/ijce.v3i3.168PENTINGNYA LANDASAN KELUARGA KRISTEN BERDASARKAN PERJANJIAN BARU DALAM MEMBENTUK KECERDASAN SPIRITUAL doi 10 59404 ijce v3i3 168
- International Journal of Research in Social Science and Humanities (IJRSS) ISSN:2582-6220, DOI: 10.47505/IJRSS.... ijrss.org/index.php/ijrssInternational Journal of Research in Social Science and Humanities IJRSS ISSN 2582 6220 DOI 10 47505 IJRSS ijrss index php ijrss
| File size | 411.16 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kecamatan Sunggal, Desa Sei Mencirim kurang berhasil dalam menekan angka golput pada pemilihan tahun-tahun sebelumnya. HalKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kecamatan Sunggal, Desa Sei Mencirim kurang berhasil dalam menekan angka golput pada pemilihan tahun-tahun sebelumnya. Hal
NURISNURIS Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa rendahnya pemahamanMenggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa rendahnya pemahaman
UMMAUMMA Hasil penelitian membuktikan bahwa model pembelajaran sinektik efektif dalam mendorong minat belajar siswa, dengan 80% peserta didik menunjukkan minatHasil penelitian membuktikan bahwa model pembelajaran sinektik efektif dalam mendorong minat belajar siswa, dengan 80% peserta didik menunjukkan minat
UMMAUMMA Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PjBL memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan penguasaan konsep siswa. Rata-rataPenelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PjBL memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan penguasaan konsep siswa. Rata-rata
STAITARUNASTAITARUNA Dalam respons Islam, dua jalur utama ditawarkan. (1) memperkuat spiritualitas praktis melalui tasawuf, dzikir, dan tazkiyat al-nafs untuk mengisi kekosonganDalam respons Islam, dua jalur utama ditawarkan. (1) memperkuat spiritualitas praktis melalui tasawuf, dzikir, dan tazkiyat al-nafs untuk mengisi kekosongan
UKINSTITUTEUKINSTITUTE Secara praktis, temuan memberikan pedoman untuk mengembangkan alat penilaian yang berakar budaya serta merancang intervensi sosial terarah seperti pendidikanSecara praktis, temuan memberikan pedoman untuk mengembangkan alat penilaian yang berakar budaya serta merancang intervensi sosial terarah seperti pendidikan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Data kuantitatif berasal dari hasil post test, pilihan ganda pada setiap akhir siklus yang diperoleh dari hasil tes yang diberikan guru kepada pesertaData kuantitatif berasal dari hasil post test, pilihan ganda pada setiap akhir siklus yang diperoleh dari hasil tes yang diberikan guru kepada peserta
EJOURNALYARSIEJOURNALYARSI Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh responden 11 responden (79%) mengalami fungsi sosial tinggi dan sebagian kecil responden 3 respondenHasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh responden 11 responden (79%) mengalami fungsi sosial tinggi dan sebagian kecil responden 3 responden
Useful /
ITNITN Pasar Sukorejo terlihat kumuh dan kebersihannya belum bisa dikatakan maksimal mengingat di pasar ini masih terdapat sampah-sampah yang berserakan dan adapunPasar Sukorejo terlihat kumuh dan kebersihannya belum bisa dikatakan maksimal mengingat di pasar ini masih terdapat sampah-sampah yang berserakan dan adapun
JURNALBKJURNALBK Kemudian pemulihan kehilangan belajar pada siswa pasca-pandemi melalui program inovasi yang dilakukan oleh Tim Literasi Sekolah (TLS) seperti JIBAKU (wajibKemudian pemulihan kehilangan belajar pada siswa pasca-pandemi melalui program inovasi yang dilakukan oleh Tim Literasi Sekolah (TLS) seperti JIBAKU (wajib
JURNALBKJURNALBK Penelitian ini juga menemukan bahwa teori modal manusia mempunyai pengaruh terhadap perilaku masyarakat Indonesia dalam bidang pendidikan. Pendidikan merupakanPenelitian ini juga menemukan bahwa teori modal manusia mempunyai pengaruh terhadap perilaku masyarakat Indonesia dalam bidang pendidikan. Pendidikan merupakan
JURNALBKJURNALBK Terdapat dua variabel dalam penelitian ini, yaitu penguasaan kosakata siswa sebagai variabel independen (variabel X) dan pemahaman membaca sebagai variabelTerdapat dua variabel dalam penelitian ini, yaitu penguasaan kosakata siswa sebagai variabel independen (variabel X) dan pemahaman membaca sebagai variabel