ITNITN

Jurnal Mahasiswa "ENVIRO"Jurnal Mahasiswa "ENVIRO"

Pasar Sukorejo terlihat kumuh dan kebersihannya belum bisa dikatakan maksimal mengingat di pasar ini masih terdapat sampah-sampah yang berserakan dan adapun di beberapa sudut los dan ruko tercecer sampah sehingga secara estetika dan kesehatan lingkungan menjadi kurang memadai. Oleh karena itu dibutuhkan perencanaan dan pemanfaatan yang ideal berupa Tempat Pembuangan Sampah Sementara berbasis 3R. Penelitian mengambil sampling timbulan sampah menggunakan metode Loud Count Analysis, komposisi dengan metode ASTM D5231-92 (2011) dan densitas sampah. Hasil perhitungan timbulan sampah menggunakan metode loadcount analysis sebesar 228,98 kg. Hasil komposisi sampah menggunakan metode ASTM D5231-92 (2011) terdapat 2 besar komposisi sampah yang dianalisis yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Perencanaan TPS 3R Pasar Sukorejo dibutuhkan lahan seluas 316 m2. Perencanaan sistem pewadahan untuk menampung sampah organik sebesar 4216 liter dan sampah anorganik sebesar 3504 liter di berikan bak sampah dengan ukuran 1200 liter untuk sampah organik dan 660 liter untuk menampung sampah anorganik.

Perencanaan TPS 3R di Pasar Sukorejo membutuhkan lahan seluas 316 m2.Sistem pewadahan sampah direncanakan secara terpisah untuk sampah organik dan anorganik dengan kapasitas masing-masing 1200 liter dan 660 liter.Tingkat reduksi sampah di Pasar Sukorejo mencapai 69,81 kg per hari.

Pertama, perlu diteliti efektivitas penerapan sistem pemilahan sampah berbasis 3R di pasar tradisional skala kecil untuk mengetahui adaptasi pedagang dan tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah secara mandiri. Kedua, perlu dikaji potensi pengolahan sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi seperti pakan maggot atau biogas skala mikro yang dapat dimanfaatkan langsung oleh pedagang pasar. Ketiga, penting untuk mengevaluasi desain dan kapasitas bak penampungan sampah secara berkala dalam kondisi nyata, termasuk frekuensi pengangkutan dan dampaknya terhadap kebersihan lingkungan pasar, sehingga dapat dirancang sistem pengelolaan sampah dinamis yang responsif terhadap fluktuasi volume sampah harian. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan dalam paper dengan memberikan pendekatan lebih operasional, ekonomis, dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah di pasar tradisional seperti Sukorejo. Dengan demikian, dapat dibangun model pengelolaan sampah terpadu yang tidak hanya menyelesaikan persoalan limbah, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan keterlibatan aktif pelaku pasar.

Read online
File size575.32 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test