JURNALBKJURNALBK

EDUCATUM: Scientific Journal of EducationEDUCATUM: Scientific Journal of Education

Kehilangan belajar adalah situasi di mana siswa kehilangan pengetahuan dan keterampilan umum atau khusus atau mengalami penurunan secara akademik, yang terjadi karena adanya jeda atau ketidakberlangsungan proses pendidikan yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis strategi literasi untuk pemulihan kehilangan belajar pada siswa pasca-pandemi di SD Negeri 2 Wonokerto. Metode yang digunakan adalah metode observasi, di mana observasi dilakukan dengan mengamati langsung proses belajar di sekolah dasar setelah siswa kembali ke sekolah dan pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas. Observasi dilakukan pada siswa kelas 6 di SD Negeri 2 Wonokerto. Dari observasi yang dilakukan oleh Tim Literasi Sekolah (TLS) untuk menciptakan program inovasi literasi untuk pemulihan kehilangan belajar pada siswa pasca-pandemi dengan program JIBAKU (wajib membaca buku) dan SIGASA (pelindung bahasa siswa), kedua program literasi tersebut dianggap efektif dalam pemulihan kehilangan belajar pada siswa kelas 6 di SDN 2 Wonokerto.

Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dijelaskan di atas, penulis memberikan kesimpulan, yaitu.untuk mengatasi dan mencegah kehilangan belajar pada siswa, Tim Literasi Sekolah (TLS) menyosialisasikan, mendistribusikan, dan mempraktikkan implementasi strategi literasi dalam pembelajaran kelas kepada semua pendidik di SD Negeri 2 Wonokerto setelah siswa kembali ke sekolah dan melakukan pembelajaran tatap muka.Kemudian pemulihan kehilangan belajar pada siswa pasca-pandemi melalui program inovasi yang dilakukan oleh Tim Literasi Sekolah (TLS) seperti JIBAKU (wajib membaca buku) dan SIGASA (pelindung bahasa siswa).Kedua program inovasi tersebut efektif dalam mengatasi kehilangan belajar pada siswa.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang efektivitas program JIBAKU dan SIGASA dalam pemulihan kehilangan belajar pada siswa pasca-pandemi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi literasi lainnya yang dapat diterapkan di sekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa dan mencegah kehilangan belajar. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak pandemi Covid-19 terhadap perkembangan literasi siswa dan strategi yang dapat diterapkan untuk mengatasi kesenjangan literasi yang mungkin terjadi selama pandemi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi dan mengembangkan program literasi yang ada di sekolah dasar, termasuk program JIBAKU dan SIGASA, untuk memastikan efektivitas dan relevansinya dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis peran orang tua dan komunitas dalam mendukung program literasi di sekolah dasar dan strategi yang dapat diterapkan untuk melibatkan mereka secara aktif dalam proses literasi siswa.

  1. TEKNIK-TEKNIK OBSERVASI (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-ilmu Sosial) | At-Taqaddum.... journal.walisongo.ac.id/index.php/attaqaddum/article/view/1163TEKNIK TEKNIK OBSERVASI Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu ilmu Sosial At Taqaddum journal walisongo ac index php attaqaddum article view 1163
  2. Sosialisasi Pentingnya Pembelajaran Literasi dan Numerasi Sebagai Upaya Pencegahan Learning Loss Akibat... doi.org/10.25008/altifani.v3i1.344Sosialisasi Pentingnya Pembelajaran Literasi dan Numerasi Sebagai Upaya Pencegahan Learning Loss Akibat doi 10 25008 altifani v3i1 344
  1. #literasi sekolah#literasi sekolah
  2. #gerakan literasi sekolah#gerakan literasi sekolah
Read online
File size406.32 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2dh
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test