UMPOUMPO
Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu EkonomiEkuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu EkonomiKemiskinan energi merupakan masalah yang kompleks dan multidimensi yang dapat menghambat pembangunan berkelanjutan di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Meskipun rasio elektrifikasi nasional telah meningkat, kesenjangan akses energi tetap ada, khususnya di wilayah timur dengan infrastruktur terbatas. Sebagian besar studi sebelumnya berfokus pada tren nasional atau daerah maju dengan mengandalkan indikator tunggal, sehingga analisis terperinci untuk provinsi timur menggunakan ukuran multidimensi dan tingkat keparahan masih kurang. Penelitian ini meneliti faktor‑faktor yang memengaruhi kemiskinan energi rumah tangga di Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan, dan Nusa Tenggara Timur. Data berasal dari Survei Susenas Maret 2024 yang mencakup 22.989 rumah tangga. Kemiskinan energi diklasifikasikan menjadi tiga tingkat, dan model regresi logit multinomial digunakan untuk menilai bagaimana karakteristik rumah tangga memengaruhi probabilitas masuk ke masing‑masing tingkat. Hasil menunjukkan bahwa ukuran rumah, tipe permukiman (pedesaan/kota), usia kepala rumah tangga, dan pengeluaran non‑pangan secara signifikan memengaruhi status kemiskinan energi, sedangkan pendidikan, ukuran rumah tangga, dan jenis kelamin kepala rumah tangga tidak memiliki pengaruh signifikan. Temuan ini menekankan perlunya kebijakan yang memperluas infrastruktur energi yang adil, memperbaiki kondisi perumahan, dan memastikan akses energi yang terjangkau serta memadai di seluruh Indonesia timur.
Kemiskinan energi tetap menjadi tantangan serius di wilayah timur Indonesia, dengan rumah tangga perkotaan lebih rentan dibandingkan pedesaan karena biaya hidup tinggi dan ketergantungan pada sumber energi komersial yang mahal.Faktor struktural seperti pengeluaran rumah tangga, usia kepala keluarga, dan ukuran rumah secara signifikan memengaruhi status kemiskinan energi, sementara faktor demografis seperti ukuran rumah tangga, gender, dan tingkat pendidikan tidak berpengaruh.Penelitian menyarankan kebijakan yang tidak hanya fokus pada daerah pedesaan tetapi juga mengatasi kebutuhan perkotaan, serta mendorong penelitian lanjutan dengan pendekatan longitudinal, spasial, dan mempertimbangkan norma sosial serta variabel kontekstual.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana akses jaringan listrik dan ketersediaan bahan bakar bersih memengaruhi tingkat kemiskinan energi di wilayah timur Indonesia, dengan mengumpulkan data spasial dan waktu yang lebih detail. Selanjutnya, studi longitudinal dapat meneliti perubahan dinamika kemiskinan energi selama beberapa tahun, mengidentifikasi faktor‑faktor yang memicu pergeseran rumah tangga antara tingkat kemiskinan energi. Selain itu, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi peran norma sosial, budaya, dan perilaku konsumsi energi pada keputusan rumah tangga, untuk memahami mengapa beberapa rumah tangga tetap terjebak dalam kemiskinan energi meskipun memiliki sumber daya ekonomi yang cukup. Pendekatan gabungan antara analisis kuantitatif dan kualitatif akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif untuk merumuskan kebijakan yang efektif dan berkeadilan.
- ANALISIS PEMILIHAN MODA DENGAN MODEL MULTINOMIAL LOGIT UNTUK PERJALANAN KERJA DARI KOTA TANGERANG SELATAN-DKI... doi.org/10.30811/portal.v10i1.972ANALISIS PEMILIHAN MODA DENGAN MODEL MULTINOMIAL LOGIT UNTUK PERJALANAN KERJA DARI KOTA TANGERANG SELATAN DKI doi 10 30811 portal v10i1 972
- Determinants of Household Energy Poverty Status in Eastern Indonesia: A Multinomial Logistic Regression... journal.umpo.ac.id/index.php/ekuilibrium/article/view/12057Determinants of Household Energy Poverty Status in Eastern Indonesia A Multinomial Logistic Regression journal umpo ac index php ekuilibrium article view 12057
| File size | 537.12 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPWRUMPWR Yang memengaruhi perbedaan dari hasil tebal perkerasan lentur kedua metode tersebut yaitu adanya perbedaan parameter yang digunakan. Jadi dapat disimpulkanYang memengaruhi perbedaan dari hasil tebal perkerasan lentur kedua metode tersebut yaitu adanya perbedaan parameter yang digunakan. Jadi dapat disimpulkan
UMJ PremiumUMJ Premium Terdapat 28% anak sekolah di SDIT Annuriyah Jakarta yang memiliki status gizi lebih. Tidak ditemukan hubungan bermakna antara kebiasaan konsumsi makananTerdapat 28% anak sekolah di SDIT Annuriyah Jakarta yang memiliki status gizi lebih. Tidak ditemukan hubungan bermakna antara kebiasaan konsumsi makanan
UMJ PremiumUMJ Premium Jika tidak ditangani, gangguan ini dapat memperburuk kesuburan dan menyebabkan kehilangan darah, yang dapat menyebabkan anemia, sesak napas, kelelahan,Jika tidak ditangani, gangguan ini dapat memperburuk kesuburan dan menyebabkan kehilangan darah, yang dapat menyebabkan anemia, sesak napas, kelelahan,
UIBUIB Faktor sosiodemografi seperti status sosial ekonomi, jenis kelamin, budaya, dan perilaku gaya hidup lebih lanjut memodulasi hubungan ini. Kesimpulan: KonsumsiFaktor sosiodemografi seperti status sosial ekonomi, jenis kelamin, budaya, dan perilaku gaya hidup lebih lanjut memodulasi hubungan ini. Kesimpulan: Konsumsi
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL The method of data analysis in this study used multiple linear regression analysis. The results showed that general allocation funds, special allocationThe method of data analysis in this study used multiple linear regression analysis. The results showed that general allocation funds, special allocation
UNWAHAUNWAHA Metode demonstrasi dilaksanakan melalui demonstrasi langkah-langkah dan apa-apa saja yang harus diperhatikan dalam pemanfaatan limbah minyak jelantah sebagaiMetode demonstrasi dilaksanakan melalui demonstrasi langkah-langkah dan apa-apa saja yang harus diperhatikan dalam pemanfaatan limbah minyak jelantah sebagai
MAHADEWAMAHADEWA Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis limbah rumah tangga yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis limbah rumah tangga yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman.
4141 Investasi pada vibrator roller dan water tanker truck dinyatakan layak berdasarkan analisis NPV, sementara excavator dan motor grader belum layak. PerawatanInvestasi pada vibrator roller dan water tanker truck dinyatakan layak berdasarkan analisis NPV, sementara excavator dan motor grader belum layak. Perawatan
Useful /
UNESAUNESA However, challenges remain regarding standardization, data privacy, and equitable access, requiring further research and policy interventions to ensureHowever, challenges remain regarding standardization, data privacy, and equitable access, requiring further research and policy interventions to ensure
UIBUIB Promoting EBF for the first six months of life should remain a global public health priority. This should be supported by strategies that enhance maternalPromoting EBF for the first six months of life should remain a global public health priority. This should be supported by strategies that enhance maternal
AFEKSIAFEKSI Aplikasi dikembangkan menggunakan platform Thunkable dengan desain antarmuka yang sederhana, menarik, dan mudah digunakan. Metode penelitian yang digunakanAplikasi dikembangkan menggunakan platform Thunkable dengan desain antarmuka yang sederhana, menarik, dan mudah digunakan. Metode penelitian yang digunakan
4141 Faktor-faktor dominan yang mempengaruhi keputusan developer meliputi harga lahan, suasana lingkungan, perizinan, KPR, kondisi jalan, perdagangan dan jasa,Faktor-faktor dominan yang mempengaruhi keputusan developer meliputi harga lahan, suasana lingkungan, perizinan, KPR, kondisi jalan, perdagangan dan jasa,