UNWAHAUNWAHA

Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian MasyarakatJumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan cara menggunakan data yang ada di korpus untuk merancang pembelajaran bahasa Inggris. Peserta kegiatan ini adalah guru bahasa Inggris di Sekolah Menengah Atas di wilayah Jakarta Timur. Penggunaan korpus merupakan bagian dari pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Dalam sesi awal, berbagai fitur dalam korpus dieksplorasi. Korpus yang digunakan adalah Corpus of Contemporary American English dan British National Corpus. Dalam sesi selanjutnya, fitur yang menjadi fokus adalah baris konkordansi. Peserta kegiatan berpartisipasi aktif dalam mengamati data di korpus dan diskusi. Peserta juga belajar bagaimana temuan pola diskursus di baris konkordasi korpus dapat digunakan sebagai materi ajar bahasa Inggris. Pengembangan materi ajar yang seperti ini juga membuat peserta menjadi lebih mudah untuk membuat materi ajar yang berdiferensiasi karena beragamnya data yang ada di korpus. Pengeksplorasian data di korpus membentuk peserta menjadi guru yang tidak bergantung pada buku teks yang sudah tersedia melainkan memanfaatkan sumber data yang dibangun berdasarkan penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari.

Penggunaan korpus dalam pengembangan materi ajar dapat dilakukan secara efektif oleh guru melalui eksplorasi data baris konkordansi dan diskusi.Pembelajaran tidak lagi berfokus hanya pada tata bahasa, tetapi juga mencakup strategi komunikasi dan penggunaan bahasa dalam konteks diskursus nyata.Hal ini mendukung penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan perlu ditindaklanjuti dengan integrasi analisis diskursus ke dalam rencana pembelajaran.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana guru dapat mengembangkan korpus lokal berbasis hasil tulis dan lisan peserta didik SMA, lalu bagaimana korpus tersebut dapat digunakan untuk merancang materi ajar yang relevan dengan konteks siswa. Kedua, penting untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan pola diskursus dari korpus dalam meningkatkan kemampuan komunikasi persuasif siswa, terutama melalui struktur seperti I suggest because dalam pembelajaran berdiferensiasi. Ketiga, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana integrasi analisis baris konkordansi ke dalam silabus resmi sekolah dapat mendukung penerapan Kurikulum Merdeka Belajar, termasuk tantangan dan strategi implementasinya bagi guru yang memiliki latar belakang pelatihan berbeda. Penelitian-penelitian ini akan membantu memperdalam pemanfaatan linguistik korpus tidak hanya sebagai alat pengembangan materi, tetapi juga sebagai pendekatan sistematis dalam pembelajaran bahasa berbasis data nyata. Selain itu, hasil dari penelitian tersebut dapat menjadi dasar penyusunan pedoman penggunaan korpus bagi guru bahasa Inggris di tingkat menengah. Dengan demikian, pemanfaatan korpus tidak hanya terbatas pada pelatihan, tetapi menjadi bagian rutin dalam praktik pedagogis. Fokus pada korpus lokal juga memungkinkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan bermakna bagi siswa. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah untuk memastikan relevansi dan keberlanjutan. Seluruh upaya ini bertujuan untuk membangun ekosistem pembelajaran bahasa Inggris yang mandiri, inovatif, dan berbasis bukti. Hasilnya diharapkan dapat memperkuat profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran bahasa di sekolah.

  1. INTEGRATING LEARNER CORPUS ANALYSIS INTO THE TEACHING OF ENGLISH ACADEMIC WRITING | SAGA: Journal of... doi.org/10.21460/saga.2020.11.28INTEGRATING LEARNER CORPUS ANALYSIS INTO THE TEACHING OF ENGLISH ACADEMIC WRITING SAGA Journal of doi 10 21460 saga 2020 11 28
Read online
File size276.67 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test