BIMABERILMUBIMABERILMU
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan SosialDIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan SosialPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi student well-being di sekolah dasar melalui studi kasus di SDN 1 Ncera Bima. Student well-being merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan akademik maupun non-akademik peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi student well-being di SDN 1 Ncera Bima dilakukan melalui beberapa aspek, yaitu: (1) penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif, (2) penguatan hubungan positif antara guru dan siswa, (3) penerapan pembelajaran yang menyenangkan dan berpusat pada siswa, serta (4) dukungan terhadap kesehatan mental dan emosional siswa.
Berdasarkan hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan student well-being di sekolah dasar merupakan upaya yang penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan siswa secara holistik.Implementasi ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mencakup kesejahteraan psikologis, sosial, dan spiritual siswa.Di SDN 1 Ncera Bima, student well-being diwujudkan melalui penguatan motivasi belajar, penanaman nilai saling menghargai, serta pelaksanaan bimbingan keagamaan yang terintegrasi dalam kegiatan sekolah.Motivasi belajar yang baik mendorong siswa untuk lebih aktif dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.Nilai saling menghargai menciptakan interaksi sosial yang harmonis dan lingkungan belajar yang inklusif.Sementara itu, bimbingan keagamaan berperan dalam membentuk karakter dan moral siswa sehingga mereka memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, dan empati terhadap sesama.Ketiga aspek tersebut saling berkaitan dan menjadi fondasi utama dalam mendukung terciptanya kesejahteraan siswa di sekolah.Dengan adanya implementasi yang konsisten dan kolaboratif antara guru, sekolah, dan lingkungan sekitar, student well-being dapat meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membentuk siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan memiliki keseimbangan emosional serta spiritual.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara sekolah-sekolah yang telah menerapkan student well-being dengan sekolah-sekolah yang belum. Hal ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang dampak implementasi student well-being terhadap kualitas pembelajaran dan kesejahteraan siswa. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan model-model intervensi yang efektif dalam meningkatkan student well-being, terutama di sekolah-sekolah yang menghadapi tantangan sumber daya dan fasilitas terbatas. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran orang tua dan masyarakat dalam mendukung implementasi student well-being, serta bagaimana kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat memperkuat dampak positif dari program-program student well-being.
| File size | 299.86 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Penelitian ini adalah penelitian Hukum Normatif, yang dilakukan dengan cara menelaah dan menganalisis suatu peraturan hukum dengan isu hukum dalam konsistensinyaPenelitian ini adalah penelitian Hukum Normatif, yang dilakukan dengan cara menelaah dan menganalisis suatu peraturan hukum dengan isu hukum dalam konsistensinya
STAI TBHSTAI TBH Strategi yang dilaksanakan oleh Kepala madrasah dalam menanamkan nilai-nilai humanis religius kepada siswa telah membawa dampak atau hasil yang positif,Strategi yang dilaksanakan oleh Kepala madrasah dalam menanamkan nilai-nilai humanis religius kepada siswa telah membawa dampak atau hasil yang positif,
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Era digital menimbulkan degradasi moral terutama di kalangan remaja karena kemudahan akses dan ketergantungan terhadap teknologi. Faktor utama degradasiEra digital menimbulkan degradasi moral terutama di kalangan remaja karena kemudahan akses dan ketergantungan terhadap teknologi. Faktor utama degradasi
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Pendidikan Islam harus menyusun berbagai macam strategi dalam menghadapi tantangan globalisasi.memperluas wawasan mereka dan menanamkan sikap inklusifPendidikan Islam harus menyusun berbagai macam strategi dalam menghadapi tantangan globalisasi.memperluas wawasan mereka dan menanamkan sikap inklusif
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Islam memiliki pandangan bahwa ilmu adalah milik Allah Swt. dan bersumber Allah Swt. Sekuat apapun manusia berusaha untuk menggapai ilmu, jika tanpa adanyaIslam memiliki pandangan bahwa ilmu adalah milik Allah Swt. dan bersumber Allah Swt. Sekuat apapun manusia berusaha untuk menggapai ilmu, jika tanpa adanya
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Namun, pesantren tetap eksis karena kemampuan pengelola pesantren menyiasati segala kebijakan penguasa dari masa ke masa. Pesantren yang merupakan lembagaNamun, pesantren tetap eksis karena kemampuan pengelola pesantren menyiasati segala kebijakan penguasa dari masa ke masa. Pesantren yang merupakan lembaga
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan muslimat Nahdhatul Ulama Desa Papungan dalam pemberdayaan perempuan pada bidang sosial keagamaan. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan muslimat Nahdhatul Ulama Desa Papungan dalam pemberdayaan perempuan pada bidang sosial keagamaan. Penelitian
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Adapun model evaluasi yang sangat tepat dalam hal ini ialah model evaluasi pendidikan Atkinson. Model evaluasi ini memiliki objek penelitian yang fokusAdapun model evaluasi yang sangat tepat dalam hal ini ialah model evaluasi pendidikan Atkinson. Model evaluasi ini memiliki objek penelitian yang fokus
Useful /
BIMABERILMUBIMABERILMU Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wali kelas, dan guru mata pelajaranPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wali kelas, dan guru mata pelajaran
BIMABERILMUBIMABERILMU Namun, tantangan yang ditemukan termasuk kurangnya fleksibilitas dalam menyesuaikan kecepatan belajar siswa yang bervariasi. Implementasi pembelajaranNamun, tantangan yang ditemukan termasuk kurangnya fleksibilitas dalam menyesuaikan kecepatan belajar siswa yang bervariasi. Implementasi pembelajaran
BIMABERILMUBIMABERILMU Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan inisiatif pemerintah Indonesia untuk mendorong aksi iklim berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan menganalisisProgram Kampung Iklim (ProKlim) merupakan inisiatif pemerintah Indonesia untuk mendorong aksi iklim berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis
BIMABERILMUBIMABERILMU Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penggunaan media seperti diorama, peta interaktif, dan media digital (Canva/Quizizz) secara signifikan meningkatkanHasil pembahasan menunjukkan bahwa penggunaan media seperti diorama, peta interaktif, dan media digital (Canva/Quizizz) secara signifikan meningkatkan