STITPEMALANGSTITPEMALANG
MadaniyahMadaniyahBanyaknya konsep dan rumus tekanan yang harus dikuasai siswa pada Mata Pelajaran IPA sangat memberatkan peserta didik bilamana proses pembelajaran hanya menerima materi, mencatat dan menghapalkan rumus – rumus beserta lambang besarannya. Metode penemuan terbimbing (Guided discovery) dipilih dalam penelitian ini dengan pertimbangan metode tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar konsep tekanan pada siswa Kelas VIII B SMP Negeri 2 Ampelgading.
Penggunaan metode penemuan terbimbing (Guided discovery) dapat meningkatkan hasil belajar konsep tekanan pada siswa kelas VIII B SMPN 2 Ampelgading tahun pelajaran 2013/2014 dan dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Perlu persiapan yang maksimal sebelum pembelajaran berlangsung karena metode ini menggali potensi siswa untuk menemukan konsep yang diopelajari. Alat praktek dipersiapkan dan dirancang seteliti mungkin untuk mengurangi variabel bebas yang mungkin terjadi pada waktu eksperimen. Waktu untuk pembelajaran yang dapat menjadi lebih lama jika tidak dipersiapkan secara matang. Disarankan kepada guru yang ingin berkreasi dengan menggunakan metode pembelajaran ini untuk memperhitungkan kemungkinan waktu yang akan terjadi akibat sebuah kegiatan.
| File size | 163.7 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Rumusan masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah mengenai perencanaan sinkronisasi pembelajaran mengekspresikan dialog tokoh dalam pementasan dramaRumusan masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah mengenai perencanaan sinkronisasi pembelajaran mengekspresikan dialog tokoh dalam pementasan drama
ABULYATAMAABULYATAMA Interaksi merupakan salah satu kegiatan penting dalam proses belajar mengajar bahasa. Guru memerlukan pendekatan dan teknik yang dapat membuat siswa kreatif,Interaksi merupakan salah satu kegiatan penting dalam proses belajar mengajar bahasa. Guru memerlukan pendekatan dan teknik yang dapat membuat siswa kreatif,
ABULYATAMAABULYATAMA Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-10 dan VIII-11 yang berjumlah 54 siswa berdasarkan hasil pertimbangan yang disampaikan kepala sekolahSampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-10 dan VIII-11 yang berjumlah 54 siswa berdasarkan hasil pertimbangan yang disampaikan kepala sekolah
ABULYATAMAABULYATAMA Hal ini juga terlihat dari nilai mean post-test dari kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol (79,13 dan 68,83). Dari pengolahan data kuesionerHal ini juga terlihat dari nilai mean post-test dari kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol (79,13 dan 68,83). Dari pengolahan data kuesioner
ABULYATAMAABULYATAMA Sehinggga diperoleh thitung = (-2,127) < ttabel = (-2,043). Hasil belajar siswa yang menggunakan media video lebih efektif dibandingkan dengan yang menggunakanSehinggga diperoleh thitung = (-2,127) < ttabel = (-2,043). Hasil belajar siswa yang menggunakan media video lebih efektif dibandingkan dengan yang menggunakan
ABULYATAMAABULYATAMA Hasil korelasi antara penilaian diri terhadap indikator kebiasaan berpikir produktif untuk kelas ekperimen dan kelas kontrol sama-sama menunjukkan terdapatHasil korelasi antara penilaian diri terhadap indikator kebiasaan berpikir produktif untuk kelas ekperimen dan kelas kontrol sama-sama menunjukkan terdapat
ABULYATAMAABULYATAMA Metode penelitian dalam penulisan ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian dalam penulisan ini adalah analisis corak pendidikanMetode penelitian dalam penulisan ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Hasil penelitian dalam penulisan ini adalah analisis corak pendidikan
ABULYATAMAABULYATAMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peer Coaching atau pelatihan teman sebaya yang dilaksanakan di SMP Negeri Kota Banda Aceh telah mampu meningkatkan kemampuanHasil penelitian menunjukkan bahwa Peer Coaching atau pelatihan teman sebaya yang dilaksanakan di SMP Negeri Kota Banda Aceh telah mampu meningkatkan kemampuan
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil penelitian ini memberikan pemahaman tentang kompleksitas penggunaan bahasa dalam konteks hiburan televisi dan bagaimana bahasa plesetan digunakanHasil penelitian ini memberikan pemahaman tentang kompleksitas penggunaan bahasa dalam konteks hiburan televisi dan bagaimana bahasa plesetan digunakan
ABULYATAMAABULYATAMA Pendekatan yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah berorientasi pada siswa dengan data kuantitatif yang diperoleh dari tes hasil belajar dan dataPendekatan yang digunakan dalam pembelajaran ini adalah berorientasi pada siswa dengan data kuantitatif yang diperoleh dari tes hasil belajar dan data
ABULYATAMAABULYATAMA Setiap sekolah sampel diambil dua kelas, yaitu satu kelas diajarkan dengan metode eksperimen (kelas eksperimen) dan satu kelas diajarkan dengan metodeSetiap sekolah sampel diambil dua kelas, yaitu satu kelas diajarkan dengan metode eksperimen (kelas eksperimen) dan satu kelas diajarkan dengan metode
ABULYATAMAABULYATAMA Instrumen dalam penelitian ini adalah IMT/U untuk status gizi, angket aktivitas olahraga, dan tes TKJI untuk mengukur kebugaran jasmani. Analisis dataInstrumen dalam penelitian ini adalah IMT/U untuk status gizi, angket aktivitas olahraga, dan tes TKJI untuk mengukur kebugaran jasmani. Analisis data