UM SURABAYAUM SURABAYA
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan SastraStilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan SastraPermasalahan dalam penelitian ini adalah ragam bahasa dan bahasa plesetan yang digunakan pada acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa dan bahasa plesetan pada acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah acara Ini Talkshow di NET TV yang teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik simak bebas libat cakap dan teknik rekam. Teknik analisis data yang digunakan adalah pereduksian data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan ragam bahasa pada acara Ini Talkshow terdapat 72 tuturan ragam bahasa baku, 39 ragam bahasa tidak baku, 2 ragam bidang jurnalistik, 2 ragam bahasa bidang transportasi, 8 ragam bahasa bidang kesehatan, 6 ragam bahasa bidang psikologi, 4 ragam bahasa bidang kewirausahaan, 6 ragam bahasa bidang olahraga dan 64 ragam daerah. Ragam bahasa yang paling banyak digunakan adalah ragam bahasa baku. Pada penggunaan ragam bahasa tersebut, ditemukan jenis bahasa plesetan, yaitu 43 plesetan fonologis, 23 plesetan grafis, 31 plesetan morfemis, 5 plesetan frasa, 14 plesetan ekspresi, 13 plesetan ideologis, dan 2 plesetan diskursi. Pada penggunaan ragam bahasa tersebut, bahasa plesetan yang paling banyak ditemukan adalah jenis bahasa plesetan fonologis.
Penelitian ini mengidentifikasi sembilan jenis ragam bahasa yang digunakan dalam acara Ini Talkshow, dengan ragam baku menjadi yang paling dominan.Selain itu, ditemukan berbagai jenis bahasa plesetan, termasuk fonologis, grafis, morfemis, frasa, ekspresi, ideologis, dan diskursi, di mana plesetan fonologis menjadi yang paling sering muncul.Hasil penelitian ini memberikan pemahaman tentang kompleksitas penggunaan bahasa dalam konteks hiburan televisi dan bagaimana bahasa plesetan digunakan untuk menciptakan efek humor dan daya tarik bagi penonton.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana penggunaan ragam bahasa dan bahasa plesetan dalam acara Ini Talkshow memengaruhi persepsi dan pemahaman penonton terhadap isu-isu sosial dan budaya yang dibahas. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan penggunaan ragam bahasa dan bahasa plesetan dalam acara Ini Talkshow dengan acara talkshow lainnya di stasiun televisi yang berbeda untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam strategi komunikasi yang digunakan. Ketiga, penelitian mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan bahasa plesetan terhadap pembentukan identitas dan solidaritas kelompok di antara penonton, terutama dalam konteks keberagaman budaya dan bahasa di Indonesia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman kita tentang peran bahasa dalam media massa dan dampaknya terhadap masyarakat.
| File size | 177.94 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIPASBYUNIPASBY Penelitian ini menyimpulkan bahwa unsur totemik pada patung Loro Blonyo termanifestasi dalam pakaian adat (busana basahan dodot ageng) yang melambangkanPenelitian ini menyimpulkan bahwa unsur totemik pada patung Loro Blonyo termanifestasi dalam pakaian adat (busana basahan dodot ageng) yang melambangkan
UM SURABAYAUM SURABAYA Variasi sapaan tersebut diperlukan dalam setiap peristiwa tutur guna menunjukkan status sosial seperti menunjuk orang yang sudah berhaji dengan bentukVariasi sapaan tersebut diperlukan dalam setiap peristiwa tutur guna menunjukkan status sosial seperti menunjuk orang yang sudah berhaji dengan bentuk
UM SURABAYAUM SURABAYA Contoh deiksis tersebut adalah kata kami, kalian, kamu, ku, mereka, kau, mu. Para suporter Persebaya masih menggunakan kata-kata yang baik untuk diungkapkanContoh deiksis tersebut adalah kata kami, kalian, kamu, ku, mereka, kau, mu. Para suporter Persebaya masih menggunakan kata-kata yang baik untuk diungkapkan
UIN SUKAUIN SUKA Artikel ini mengkaji sejauh mana faktor sosial dan budaya memengaruhi dua karya tafsir utama: Al-Ibrīz li Marifat Tafsīr al-Qurān al-Azīz karya BisriArtikel ini mengkaji sejauh mana faktor sosial dan budaya memengaruhi dua karya tafsir utama: Al-Ibrīz li Marifat Tafsīr al-Qurān al-Azīz karya Bisri
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Di era modern saat ini, penggunaan bahasa asing kian dominan sehingga bahasa daerah, termasuk bahasa Jawa, mulai terpinggirkan. Padahal, bahasa daerahDi era modern saat ini, penggunaan bahasa asing kian dominan sehingga bahasa daerah, termasuk bahasa Jawa, mulai terpinggirkan. Padahal, bahasa daerah
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING PT Pertamina Patra Niaga DPPU Adi Sucipto melaksanakan Program CSR Dangau Minahorti yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat lingkungan, pengembanganPT Pertamina Patra Niaga DPPU Adi Sucipto melaksanakan Program CSR Dangau Minahorti yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat lingkungan, pengembangan
UINKHASUINKHAS Rendahnya minat belajar ini disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Bahasa Jawa, guru sebaiknya menggunakanRendahnya minat belajar ini disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Bahasa Jawa, guru sebaiknya menggunakan
UQGRESIKUQGRESIK Rekomendasi buku ini tidak terbatas pada calon penulis saja tetapi juga kepada siapa saja yang merasa terbelenggu oleh kesibukan namun ingin mengejar kegiatanRekomendasi buku ini tidak terbatas pada calon penulis saja tetapi juga kepada siapa saja yang merasa terbelenggu oleh kesibukan namun ingin mengejar kegiatan
Useful /
STKIPPACITANSTKIPPACITAN Pengembangan kapasitas belajar anak harus dilakukan secara serius oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui sinergi. Lingkungan keluarga dan masyarakatPengembangan kapasitas belajar anak harus dilakukan secara serius oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui sinergi. Lingkungan keluarga dan masyarakat
UINKHASUINKHAS Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang memberikan fleksibilitas dan berfokus pada materi esensial untuk mengembangkan kompetensi peserta didik sebagaiKurikulum Merdeka adalah kurikulum yang memberikan fleksibilitas dan berfokus pada materi esensial untuk mengembangkan kompetensi peserta didik sebagai
UINKHASUINKHAS Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi minimnya media pembelajaran pada pembelajaran tematik di kelas III MI Mutiara Hati Jembrana Bali dengan mengembangkanPenelitian ini bertujuan untuk mengatasi minimnya media pembelajaran pada pembelajaran tematik di kelas III MI Mutiara Hati Jembrana Bali dengan mengembangkan
JBE UPIYPTKJBE UPIYPTK Finally, the author suggests that state civil servants at the Regional Secretariat of Sawahlunto City should further improve competence, work environment,Finally, the author suggests that state civil servants at the Regional Secretariat of Sawahlunto City should further improve competence, work environment,