UINMADURAUINMADURA
Jurnal Pendidikan Islam - TadrisJurnal Pendidikan Islam - TadrisIlmu pengetahuan dalam Islam memiliki karakteristik khas yang berbeda secara fundamental dengan ilmu-ilmu yang dikembangkan di Barat, baik landasan, sumber, sarana, dan metodologinya. Dalam Islam, ilmu pengetahuan memiliki landasan yang kokoh melalui al-Qurān dan Sunnah; bersumber dari alam fisik dan alam metafisik; diperoleh melalui indra, akal, dan hati/intuitif. Cakupan ilmunya sangat luas, tidak hanya menyangkut persoalan-persoalan duniawi, namun juga terkait dengan permasalahan ukhrāwi.
Ilmu dalam Islam merupakan pengetahuan mendalam hasil usaha yang sungguh-sungguh dari para ilmuwan muslim atas persoalan-persoalan duniawi dan ukhrawi dengan berlandaskan kepada wahyu Allah.Pengetahuan ilmiah diperoleh melalui indra, akal, dan hati/intuitif yang bersumber dari alam fisik dan alam metafisik.Perkembangan ilmu pengetahuan dalam Islam mengalami pasang surut, dengan era klasik sebagai masa keemasan dan kemajuan di Barat yang memunculkan banyak ekses negatif seperti sekularisme, materialisme, dan hedonisme.
Mengingat ilmu pengetahuan dalam Islam bersumber dari wahyu ilahi dan akal budi, penelitian lanjutan dapat berfokus pada penggalian nilai-nilai etika dan moral yang terkandung dalam Al-Quran dan Hadis, kemudian mengintegrasikannya ke dalam pengembangan teknologi modern. Studi komparatif tentang bagaimana prinsip-prinsip Islam dapat diterapkan dalam kecerdasan buatan, rekayasa genetika, atau energi terbarukan dapat memberikan perspektif baru untuk inovasi yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. Di samping itu, perlu adanya kajian mendalam mengenai bagaimana kurikulum pendidikan Islam dapat dirancang ulang untuk menyeimbangkan antara ilmu-ilmu agama tradisional dan ilmu pengetahuan modern, sehingga menghasilkan generasi muslim yang tidak hanya saleh secara spiritual, tetapi juga kompeten dalam menghadapi tantangan global. Penelitian mengenai peran lembaga-lembaga pendidikan Islam dalam mempromosikan literasi sains serta mendorong partisipasi perempuan dalam bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) juga menjadi penting untuk memastikan inklusivitas dan keberlanjutan pembangunan.
| File size | 188.34 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UMMUBAUMMUBA Persentase ketuntasan belajar siswa juga meningkat dari 31% pada pra tindakan menjadi 69% pada siklus I, dan mencapai 100% pada siklus II. Dengan demikian,Persentase ketuntasan belajar siswa juga meningkat dari 31% pada pra tindakan menjadi 69% pada siklus I, dan mencapai 100% pada siklus II. Dengan demikian,
UIDUID Model ini menekankan pentingnya keadilan epistemik dan legitimasi budaya dalam membangun kebijakan yang inklusif. Analisis membuka potensi aplikasi praktisModel ini menekankan pentingnya keadilan epistemik dan legitimasi budaya dalam membangun kebijakan yang inklusif. Analisis membuka potensi aplikasi praktis
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Oleh tokoh pendidikan Islam dan karenanya perlu mengkaji pemikiran para merevitalisasi pemikiran mereka ke konteks zaman kekinian. Ada banyak tokoh pendidikanOleh tokoh pendidikan Islam dan karenanya perlu mengkaji pemikiran para merevitalisasi pemikiran mereka ke konteks zaman kekinian. Ada banyak tokoh pendidikan
UMPRUMPR Temuan ini menunjukkan bahwa orang tua dari kalangan menengah tidak hanya mengejar prestasi akademik anak semata, tetapi lebih pada pembentukan pribadiTemuan ini menunjukkan bahwa orang tua dari kalangan menengah tidak hanya mengejar prestasi akademik anak semata, tetapi lebih pada pembentukan pribadi
ARSHMEDIAARSHMEDIA Metode pembelajaran online kembali pada metode offline. Namun dalam praktiknya, keadaan ini menuntut dosen untuk lebih kreatif dalam menyampaikan pembelajaranMetode pembelajaran online kembali pada metode offline. Namun dalam praktiknya, keadaan ini menuntut dosen untuk lebih kreatif dalam menyampaikan pembelajaran
LATANSAMASHIROLATANSAMASHIRO Pada proses pembelajaran di MTA Khat Al Istiwa, pemanfaatan sumber belajar cetak dan berbasis lingkungan diterapkan untuk mengembangkan pembelajaran aktifPada proses pembelajaran di MTA Khat Al Istiwa, pemanfaatan sumber belajar cetak dan berbasis lingkungan diterapkan untuk mengembangkan pembelajaran aktif
STAINUPASTAINUPA Subjek penelitian adalah guru MTs Maarif Al-bajuri yang dipilih berdasarkan kriteria pengalaman mengajar dan keterbukaan terhadap teknologi. Hasil penelitianSubjek penelitian adalah guru MTs Maarif Al-bajuri yang dipilih berdasarkan kriteria pengalaman mengajar dan keterbukaan terhadap teknologi. Hasil penelitian
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Nugget yang dikenal masyarakat biasanya terbuat dari daging sapi atau ayam dengan harga mahal. Namun, dengan menggunakan bahan dasar yang murah dan mudahNugget yang dikenal masyarakat biasanya terbuat dari daging sapi atau ayam dengan harga mahal. Namun, dengan menggunakan bahan dasar yang murah dan mudah
Useful /
UIDUID Regulasi terkait Immigratoir, Asylum Seeker, dan Refugee belum sepenuhnya mencerminkan asas Lex Superior Derogat Legi Inferior, karena Indonesia belumRegulasi terkait Immigratoir, Asylum Seeker, dan Refugee belum sepenuhnya mencerminkan asas Lex Superior Derogat Legi Inferior, karena Indonesia belum
UNSUDAUNSUDA Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitianMetode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Luaran yang didapatkan adalah berupa keterampilan dalam penatalaksanaan bencana seperti evakuasi korban dan kemampuan asesmen lapangan. Berdasarkan hasilLuaran yang didapatkan adalah berupa keterampilan dalam penatalaksanaan bencana seperti evakuasi korban dan kemampuan asesmen lapangan. Berdasarkan hasil
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Kegiatan pendampingan dilakukan pada Masjid Al-Mizan yang terletak di Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur. Masjid Al-MizanKegiatan pendampingan dilakukan pada Masjid Al-Mizan yang terletak di Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur. Masjid Al-Mizan