DWCUDWCU
Aradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict StudiesAradha: Journal of Divinity, Peace and Conflict StudiesKekerasan terhadap perempuan terjadi karena adanya pandangan bahwa perempuan lebih rendah dan lebih lemah daripada laki-laki, yang kemudian memunculkan tindakan atau perlakuan sewenang-wenang terhadap perempuan. Berdasarkan Catatan Tahunan Komnas Perempuan tahun 2023, meskipun jumlah kasus menurun, namun jumlah keseluruhan kekerasan terhadap perempuan masih tergolong tinggi, terutama pada kasus-kasus yang tidak dilaporkan. Kekerasan terhadap perempuan di Indonesia, tidak hanya terjadi di kehidupan nyata, namun bisa juga terjadi di dalam media. Berbicara mengenai kekerasan terhadap perempuan, ada salah satu contoh kasus yang tergolong dalam kasus kekerasan perempuan di dalam media. Dalam kasus ini terdapat satu film yang rilis tahun 2024. Kisahnya diangkat dari kisah nyata seorang perempuan korban kekerasan bernama vina. Narasi dan adegan dalam film ini memicu berbagai tanggapan dari masyarakat Indonesia. Tidak hanya itu, dalam hal ini juga terlihat bahwa media seringkali masih memanfaatkan dan memperlakukan perempuan sebagai objek eksploitasi. Kisah tragis seperti itu ternyata tidak hanya terjadi di zaman ini, namun di dalam Perjanjian Lama juga ada kisah yang mirip, yaitu dalam kitab Hakim-Hakim 19, kisah tentang seorang gundik orang Lewi. Tinjauan dengan menggunakan perspektif sosio-naratif akan membantu menggambarkan dengan jelas akan adanya ketidakadilan sosial dan kemerosotan moral masyarakat, baik di zaman dahulu maupun di zaman sekarang.
Kisah tragis yang dialami oleh vina dan eky serta kisah tragis dari seorang gundik milik orang Lewi menunjukkan adanya beberapa persamaan.Persamaan yang pertama adalah tokoh perempuan di dalam kedua kisah tragis tersebut sama-sama mengalami pelecehan seksual dan tindakan tidak manusiawi dari sejumlah laki-laki.Mereka sama-sama menjadi objek pemuas laki-laki, mereka sama-sama dilihat bukan sebagai manusia yang memiliki martabat, mereka sama-sama tidak diberikan hak untuk berbicara, mereka sama-sama mendapatkan stigma yang buruk dari masyarakat, dan mereka sama-sama dieksploitasi untuk mencapai sebuah keadilan.Mereka menjadi korban dari tindakan keji oleh sekelompok laki-laki, yang memanifestasikan kekuasaan mereka melalui tindakan kekerasan.Lalu, persamaan yang kedua yaitu tentang kegagalan dari sistem sosial yang ada pada setiap masanya.Di masa itu, penduduk Gibea gagal melindungi gundik tersebut.Bahkan tidak ada hukum yang efektif atau perlindungan sosial untuk mencegah serta mengadili kekerasan tersebut.Sedangkan dalam sistem sosial dan hukum di Indonesia, meskipun memang sudah lebih maju, namun seringkali masih gagal memberikan perlindungan yang memadai kepada perempuan.Kasus Vina menunjukkan kelemahan dalam penegakan hukum dan perlindungan sosial, di mana tindakan preventif dan responsif seringkali tidak cukup untuk mencegah atau menindak pelaku kekerasan seksual dengan tegas.Bahkan pihak berwajib baru mau melanjutkan proses penyelidikannya ketika kasus ini kembali menjadi sorotan lagi oleh masyarakat karena diangkat menjadi sebuah film, yang mana ini kemudian membuka luka lama dari keluarga korban dan menimbulkan kontroversi baru yang berkepanjangan.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara kasus Vina Cirebon dan kisah gundik orang Lewi dalam Kitab Hakim-Hakim 19, dengan fokus pada analisis gender dan peran media dalam merepresentasikan kekerasan terhadap perempuan. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak sosial dan psikologis dari representasi kekerasan dalam media terhadap persepsi masyarakat tentang perempuan dan keadilan. Terakhir, penelitian dapat mengusulkan strategi intervensi dan kebijakan publik untuk mengatasi eksploitasi perempuan dalam media dan meningkatkan perlindungan sosial bagi korban kekerasan.
| File size | 290.52 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
DWCUDWCU dan [4] validitas pengetahuan diperoleh melalui correspondence theory of truth (kebenaran korespondensi), coherence theory of truth (kebenaran koherensi)dan [4] validitas pengetahuan diperoleh melalui correspondence theory of truth (kebenaran korespondensi), coherence theory of truth (kebenaran koherensi)
FORMOSAPUBLISHERFORMOSAPUBLISHER Padahal gereja merupakan persekutuan mereka yang telah menerima anugerah Allah di dalam iman kepada Kristus. Dalam rangka menyatakan terang Kerajaan AllahPadahal gereja merupakan persekutuan mereka yang telah menerima anugerah Allah di dalam iman kepada Kristus. Dalam rangka menyatakan terang Kerajaan Allah
STTREALBATAMSTTREALBATAM Perkembangan kecerdasan buatan telah membawa transformasi paradigmatis dalam dunia pendidikan, termasuk dalam konteks Pendidikan Agama Kristen (PAK) yangPerkembangan kecerdasan buatan telah membawa transformasi paradigmatis dalam dunia pendidikan, termasuk dalam konteks Pendidikan Agama Kristen (PAK) yang
DWCUDWCU Penelitian ini menunjukkan bahwa lagu “Terima Kasih Sudah Bertahan mengandung unsur spiritualitas mistik yang menghubungkan pengalaman pribadi artisPenelitian ini menunjukkan bahwa lagu “Terima Kasih Sudah Bertahan mengandung unsur spiritualitas mistik yang menghubungkan pengalaman pribadi artis
DWCUDWCU Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana narasi kuno dapat memberikan perspektif kritis terhadap isu-isu keadilan kontemporer, khususnya terkait denganTujuannya adalah untuk memahami bagaimana narasi kuno dapat memberikan perspektif kritis terhadap isu-isu keadilan kontemporer, khususnya terkait dengan
IAIN PALOPOIAIN PALOPO Data yang diperlukan dikumpulkan melalui penelitian teks dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Berdasarkan studi literature menunjukkan bahwaData yang diperlukan dikumpulkan melalui penelitian teks dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Berdasarkan studi literature menunjukkan bahwa
STTPDSTTPD Demikianlah yang seharusnya diterapkan oleh setiap hamba Tuhan. Berikut ini akan diuraikan beberapa kesimpulan penelitian ini. Makna ungkapan “kamu adalahDemikianlah yang seharusnya diterapkan oleh setiap hamba Tuhan. Berikut ini akan diuraikan beberapa kesimpulan penelitian ini. Makna ungkapan “kamu adalah
UKSWUKSW Kuesioner yang kembali berjumlah 283, yang mana ada 54 kuesioner tidak dapat digunakan. Penelitian ini menggunakan 229 sampel. Setiap indikator terbuktiKuesioner yang kembali berjumlah 283, yang mana ada 54 kuesioner tidak dapat digunakan. Penelitian ini menggunakan 229 sampel. Setiap indikator terbukti
Useful /
IJCIEDIJCIED Berdasarkan hasil diskusi, bentuk mental dan spiritual anak korban gempa 2018 di Desa Lompio, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala terdiri atas dua bentuk.Berdasarkan hasil diskusi, bentuk mental dan spiritual anak korban gempa 2018 di Desa Lompio, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala terdiri atas dua bentuk.
PPLPPL Berdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan di Liwa Kabupaten Lampung Barat yang melibatkan 20 homestay dengan total peserta 40 orang, dapat disimpulkanBerdasarkan hasil kegiatan yang dilakukan di Liwa Kabupaten Lampung Barat yang melibatkan 20 homestay dengan total peserta 40 orang, dapat disimpulkan
DWCUDWCU Fenomena “apapun demi konten dalam kasus tren mengemis online & eksploitasi anak mencerminkan ketergantungan berlebihan pada teknologi digital untukFenomena “apapun demi konten dalam kasus tren mengemis online & eksploitasi anak mencerminkan ketergantungan berlebihan pada teknologi digital untuk
IJCIEDIJCIED Budaya belajar memberikan kontribusi signifikan dalam menyambut era milenium baru karena kemampuan yang dikembangkan melalui budaya belajar meliputi kemampuanBudaya belajar memberikan kontribusi signifikan dalam menyambut era milenium baru karena kemampuan yang dikembangkan melalui budaya belajar meliputi kemampuan