UNDIKSHAUNDIKSHA

Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education Journal

Perilaku menyontek merupakan tindakan yang dilakukan seorang pelajar berdasarkan ketidakjujuran untuk memperoleh keuntungan. Untuk mencegah tindakan buruk seperti perilaku menyontek, diperlukan tingkat disiplin belajar dan self-efficacy yang tinggi. Apabila merasa yakin dengan kemampuan yang ada di dalam dirinya, maka seseorang akan melakukan tindakan yang baik dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara disiplin belajar dan tingkat self-efficacy dengan perilaku menyontek pada siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Campurdarat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Campurdarat semester genap 2019/2020. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan 5 alternatif jawaban (SS, S, RG, TS, STS). Validitas skala diuji menggunakan validitas isi (Content Validity), dan reliabilitas diuji dengan teknik Alpha Cronbach menggunakan program SPSS 22.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara disiplin belajar dan self-efficacy dengan perilaku menyontek pada mata pelajaran PPKn dengan nilai signifikan 0,001 < 0,05.

Penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara disiplin belajar dan self-efficacy dengan perilaku menyontek pada mata pelajaran PPKn dengan nilai signifikan adalah 0,001 < 0,05.Hal ini mengindikasikan bahwa siswa yang memiliki disiplin belajar dan self-efficacy yang tinggi cenderung memiliki perilaku menyontek yang lebih rendah.Oleh karena itu, penting bagi sekolah dan guru untuk meningkatkan disiplin belajar dan self-efficacy siswa melalui berbagai program dan kegiatan yang relevan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain yang mempengaruhi perilaku menyontek, seperti lingkungan keluarga, pengaruh teman sebaya, atau motivasi belajar. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam alasan-alasan siswa melakukan perilaku menyontek dan bagaimana mereka memandang tindakan tersebut. Ketiga, penelitian dapat menguji efektivitas program intervensi yang dirancang untuk meningkatkan disiplin belajar dan self-efficacy siswa, serta mengurangi perilaku menyontek. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dan mengatasi masalah perilaku menyontek di kalangan siswa.

  1. PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN SELF-EFFICACY DENGAN PERILAKU MENYONTEK PADA MATA PELAJARAN PPKN SISWA... doi.org/10.23887/gancej.v5i2.4913PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN SELF EFFICACY DENGAN PERILAKU MENYONTEK PADA MATA PELAJARAN PPKN SISWA doi 10 23887 gancej v5i2 4913
Read online
File size329.01 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test