UMKUUMKU

Jurnal Abdimas IndonesiaJurnal Abdimas Indonesia

Kanker merupakan penyebab utama kematian global dengan prevalensi yang terus meningkat, namun kesadaran remaja terhadap faktor risiko penyakit ini masih tergolong rendah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai bahaya kanker melalui pemberdayaan kader Unit Kesehatan Sekolah berbasis permainan edukatif Edugame Molecular. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 40 Surabaya dan Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Ustman Bin Affan pada bulan Juni hingga Oktober 2025. Partisipan melibatkan 50 kader kesehatan remaja yang dipilih menggunakan teknik total sampling dengan kriteria inklusi siswa aktif dalam kepengurusan kesehatan sekolah. Metode pelaksanaan menggunakan rancangan satu kelompok prates dan pascates yang terdiri dari lima sesi intervensi permainan Monocancer, Puzzle, dan Kartu Kilas. Variabel yang dievaluasi adalah tingkat pengetahuan peserta yang diukur menggunakan instrumen kuesioner pilihan ganda, kemudian data dianalisis secara deskriptif untuk melihat distribusi kategori pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan di mana persentase peserta dengan kategori pengetahuan tinggi meningkat drastis dari 10 persen pada saat prates menjadi 60 persen pada saat pascates. Sebaliknya, kategori pengetahuan rendah menurun dari 40 persen menjadi 10 persen. Disimpulkan bahwa metode permainan edukatif efektif dalam menyederhanakan informasi kesehatan yang kompleks sehingga mudah dipahami oleh remaja. Direkomendasikan agar program ini diintegrasikan ke dalam kurikulum ekstrakurikuler sekolah dan dikembangkan lebih lanjut ke dalam format aplikasi digital untuk keberlanjutan edukasi.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan kader remaja mengenai bahaya kanker melalui pemberdayaan berbasis Edugame Molecular.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kategori pengetahuan tinggi dari 10% menjadi 60%, sementara kategori pengetahuan rendah menurun dari 40% menjadi 10%.Metode pembelajaran partisipatif menggunakan media visual terbukti efektif menyederhanakan materi kesehatan yang kompleks.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang dari intervensi Edugame Molecular terhadap perilaku kesehatan remaja, seperti adopsi gaya hidup sehat dan peningkatan deteksi dini kanker. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi aplikasi digital Edugame Molecular ke dalam kurikulum sekolah untuk menjangkau lebih banyak siswa dan memastikan keberlanjutan program. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas Edugame Molecular dengan metode edukasi kesehatan lainnya, seperti ceramah atau diskusi kelompok, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang bahaya kanker. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan kanker dan peningkatan kesehatan remaja di Indonesia.

  1. Promoting Physical and Mental Health among Children and Adolescents via Gamification—A Conceptual... mdpi.com/2076-328X/14/2/102Promoting Physical and Mental Health among Children and Adolescents via GamificationAiA Conceptual mdpi 2076 328X 14 2 102
  2. Improving Pubertal Health Education for Adolescent Girls Through a Gamified Learning Approach - Journal... linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S1083318825000038Improving Pubertal Health Education for Adolescent Girls Through a Gamified Learning Approach Journal linkinghub elsevier retrieve pii S1083318825000038
  3. Gamification as a health education strategy of adolescents at school: Protocol for a systematic review... doi.org/10.1371/journal.pone.0294894Gamification as a health education strategy of adolescents at school Protocol for a systematic review doi 10 1371 journal pone 0294894
Read online
File size821.79 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test