UNDIPUNDIP

JURNAL ILMU SOSIALJURNAL ILMU SOSIAL

Dalam era globalisasi, internasionalisasi produk sangat penting bagi sebuah perusahaan untuk mencapai pasar global. Suksesnya usaha lokal dalam mencapai pasar internasional harus didukung oleh keterlibatan dan kolaborasi berbagai pihak. Penelitian ini menawarkan wawasan unik tentang kain lukis, inovasi kain batik sebagai identitas asli dan warisan budaya Solo (Jawa Tengah), yang merupakan komoditas baru yang berpotensi menembus pasar internasional. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan menganalisis upaya Nasrafais dalam melukis di Solo Jebres untuk menembus pasar global dengan menerapkan good governance dan mendorong hubungan kolaboratif di antara berbagai pihak dalam diplomasi multitrack. Sebagai salah satu produsen kain lukis, Nasrafa telah menerapkan nilai-nilai lokal dan sebagai hasilnya, meraih penghargaan nasional bergengsi dan memiliki pembeli asing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, mengumpulkan data primer melalui wawancara dan membahas upaya kolaboratif antara pemerintah, usaha lokal, dan masyarakat dalam hubungan internasional, terutama dalam penerapan Good Governance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesuksesan bisnis ekspor didorong oleh dukungan yang masif dan terstruktur dari pemerintah, korporasi, dan warga lokal. Sistem kolaboratif yang optimal dapat membantu menciptakan kondisi yang tepat bagi industri untuk membangun kerjasama domestik dan internasional. Sistem ini tercermin dalam produksi kain lukis Nasrafa, yang menunjukkan bahwa penerapan good governance dapat mendukung diplomasi multitrack untuk mempercepat pengembangan dan kerjasama di antara pihak-pihak di negara-negara berkembang.

Penelitian ini menemukan kontribusi signifikan dari partisipasi proaktif pemerintah dalam menerapkan inisiatif pengembangan bisnis, membangun koneksi baru, dan menyelenggarakan pameran internasional bersama dengan berbagai produsen lokal.Selain itu, ide ini menyarankan bahwa idealnya sektor swasta atau pebisnis lokal lainnya membantu Nasrafa dalam mempromosikan nilai-nilai lokal melalui produk kain lukis atau batik.Nasrafa telah berhasil memasuki pasar global karena telah menerapkan manajemen terintegrasi untuk meningkatkan proses internasionalisasi.Manajemen terintegrasi ini mempertahankan inovasi produk, jaringan, dan pengetahuan pasar asing melalui konsep good governance.Peran dari tiga aktor (pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil) mendorong proses internasionalisasi Nasrafa Painting Fabric.Pemerintah terlibat dalam membangun jaringan dengan pemerintah di seluruh dunia, menyelenggarakan pameran internasional, membantu inisiatif evaluasi dan evaluasi, dan bahkan berpartisipasi dalam promosi produk melalui media sosial.Sektor swasta terlibat dalam proses internasionalisasi untuk membangun jaringan, menarik pembeli, dan berkolaborasi dengan distributor dan konsumen asing.Akhirnya, masyarakat sipil membantu dalam perluasan produk dan pasar ke pasar asing.Kolaborasi antara aktor menunjukkan hubungan dinamis melalui tindakan yang bertujuan untuk menampilkan produk Nasrafa di pasar internasional.CSMEO juga menghubungkan Nasrafa dengan Diaspora Indonesia, yang merupakan pendekatan penting untuk memasuki pasar internasional.Fenomena internasionalisasi yang diamati dalam penelitian ini menunjukkan kesuksesan konsep good governance dan multitrack diplomacy.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang peran diaspora Indonesia dalam mempromosikan produk lokal di pasar internasional. Bagaimana diaspora dapat menjadi mediator yang efektif antara produsen dan konsumen di luar negeri? Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi inovasi produk yang diterapkan oleh Nasrafa dan bagaimana strategi ini dapat diterapkan oleh usaha kecil dan menengah (UKM) lainnya untuk meningkatkan daya saing di pasar global. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak kebijakan pemerintah dalam mendukung internasionalisasi UKM, terutama dalam hal pemberian informasi, insentif keuangan, dan bantuan teknis. Bagaimana kebijakan pemerintah dapat ditingkatkan untuk meningkatkan kemampuan dan daya saing UKM di pasar internasional?.

Read online
File size555.61 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test