AMIKOM PURWOKERTOAMIKOM PURWOKERTO
ProbisnisProbisnisStudi ini menyelidiki tantangan dan IMC dalam bidang e-Business di Indonesia melalui pendekatan studi kualitatif deskriptif dan pemeriksaan artefak publik lintas saluran, seperti media sosial, situs web, email, dan iklan berbayar, menggunakan kerangka Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi, tampilan, dan verifikasi data, bersama dengan triangulasi lintas saluran dan rentang waktu. Temuan ini berfokus pada lima tema utama. Pertama, konsistensi pesan lintas saluran memperjelas asosiasi merek dan mengurangi gesekan kognitif. Kedua, orkestrasi dan urutan AIDA menunjukkan bagaimana pengguna dapat dipandu langkah demi langkah dari perhatian ke tindakan. Ketiga, komunikasi dua arah yang autentik memperkaya wawasan pasar, membangun kepercayaan, dan mencegah eskalasi masalah. Keempat, penggunaan data dan algoritma meningkatkan relevansi tetapi juga dapat memicu kelelahan ketika frekuensi aplikasi rendah, kontrol inhibisi lemah, dan rotasi kreatif terbatas. Kelima, paradoks kelebihan informasi dalam tumpang tindih pesan, karusel kompak, dan multi-banner yang paradoksnya memiliki memori rendah dan kecenderungan klik rendah. Sebagai kontribusi, penelitian ini mengembangkan kerangka operasional IMC: AIDA × Simetri × Beban yang menerjemahkan teori ke dalam keputusan kampanye sehari-hari: menetapkan satu sumber kebenaran pesan dan kalender promosi, pemetaan KPI mikro per fase AIDA, siklus wawasan-ke-konten yang menutup umpan balik, kepatuhan terhadap batas frekuensi global dengan rotasi kreatif berbasis kinerja, dan audit beban informasi per titik kontak. Keterbatasan penelitian ini terkait dengan tidak adanya data mengenai perilaku pribadi; penelitian di masa depan direkomendasikan untuk menguji hubungan kausal kualitas integrasi pesan dengan kinerja setiap tahap AIDA dan untuk menilai model kreatif yang dibantu oleh bandit multi-lengan adaptif. Implikasi praktisnya melibatkan penyelarasan taksonomi pesan, penataan ritme kontak lintas platform, dan pelaporan terintegrasi untuk pengambilan keputusan manajerial.
Studi ini menunjukkan bahwa keberhasilan Integrated Marketing Communication pada e-Business sangat ditentukan oleh konsistensi pesan lintas kanal, orkestrasi perjalanan AIDA yang terstruktur, kualitas dialog dua arah yang autentik, pemanfaatan data yang etis dan terukur, serta pengendalian beban informasi agar tetap dalam ambang pemrosesan kognitif pengguna.Lima temuan utama tersebut muncul konsisten pada artefak konten yang diamati dan terverifikasi melalui pendekatan Miles dan Huberman, sehingga memberi dasar empirik yang kuat untuk perbaikan operasional IMC di ranah digital.Konsistensi pesan terbukti memperjelas asosiasi merek dan menurunkan friksi kognitif, sementara orkestrasi AIDA yang rapi mengarahkan perjalanan pengguna dari atensi hingga aksi secara lebih mulus.Dialog dua arah yang responsif memperkaya wawasan pasar sekaligus memperkuat kepercayaan, sedangkan pengelolaan personalisasi melalui pembatasan frekuensi dan rotasi kreatif menahan kejenuhan paparan tanpa mengorbankan relevansi.Pengurangan tumpang tindih pesan dan penataan hierarki visual meningkatkan processing fluency yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan keterlibatan dan konversi.Kontribusi praktis penelitian ini hadir dalam bentuk kerangka operasional IMC-AIDA × Symmetry × Load yang mengubah konsep teoretik menjadi keputusan harian kampanye.Organisasi dapat menyiapkan satu sumber kebenaran untuk pesan dan kalender promosi, memetakan kanal per fase AIDA beserta indikator kinerja mikro, menutup siklus umpan balik menjadi backlog konten dan penawaran, menerapkan pembatasan frekuensi lintas kanal dengan rotasi kreatif berbasis performa, serta melakukan audit beban informasi secara berkala pada setiap touchpoint.Implementasi terkoordinasi dari langkah-langkah tersebut memperkecil risiko brand dilution, ad fatigue, dan banner blindness sekaligus memperbesar peluang tercapainya tujuan komunikasi.
Untuk meningkatkan efektivitas IMC dalam e-Business, penelitian ini merekomendasikan pengembangan kerangka operasional IMC-AIDA × Symmetry × Load. Kerangka ini dapat membantu organisasi dalam menetapkan satu sumber kebenaran untuk pesan dan kalender promosi, serta memetakan kanal per fase AIDA dengan indikator kinerja mikro. Selain itu, penting untuk menutup siklus umpan balik menjadi backlog konten dan penawaran, serta menerapkan pembatasan frekuensi lintas kanal dengan rotasi kreatif berbasis performa. Audit beban informasi secara berkala pada setiap touchpoint juga dapat membantu mengurangi risiko kelelahan informasi dan meningkatkan keterlibatan pengguna. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengujian hubungan kausal kualitas integrasi pesan dengan kinerja setiap tahap AIDA, serta mengeksplorasi model kreatif yang dibantu oleh bandit multi-lengan adaptif. Implikasi praktisnya melibatkan penyelarasan taksonomi pesan, penataan ritme kontak lintas platform, dan pelaporan terintegrasi untuk pengambilan keputusan manajerial. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam mengembangkan pendekatan IMC yang lebih efektif dan relevan di era digital.
- Developing the Integrated Marketing Communication (IMC) through Social Media (SM): The Modern Marketing... journals.sagepub.com/doi/10.1177/21582440221099936Developing the Integrated Marketing Communication IMC through Social Media SM The Modern Marketing journals sagepub doi 10 1177 21582440221099936
- Social Commerce as a Media to Create Brand Equity of Higher Education | IEEE Conference Publication |... ieeexplore.ieee.org/document/8721024Social Commerce as a Media to Create Brand Equity of Higher Education IEEE Conference Publication ieeexplore ieee document 8721024
| File size | 480.03 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
STIAMISTIAMI Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, dan evaluasi anggaran terhadap penyerapan anggaran pada PemerintahPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perencanaan anggaran, pelaksanaan anggaran, dan evaluasi anggaran terhadap penyerapan anggaran pada Pemerintah
STIAMISTIAMI Kualitas sistem berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna sistem e-Harga, dengan persentase pengaruh sebesar 37,2%. Penggunaan sistemKualitas sistem berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna sistem e-Harga, dengan persentase pengaruh sebesar 37,2%. Penggunaan sistem
STIAMISTIAMI Sejalan dengan meningkatnya tuntutan atas pelayanan publik yang semakin baik dengan mewujudkan transparansi, akuntabilitas dan profesionalitas dalam pengelolaanSejalan dengan meningkatnya tuntutan atas pelayanan publik yang semakin baik dengan mewujudkan transparansi, akuntabilitas dan profesionalitas dalam pengelolaan
STIAMISTIAMI Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelanggaran etik dan sanksi pidana suap serta pemerasan secara signifikan mempengaruhi profesionalisme pegawai pada KomisiPenelitian ini menyimpulkan bahwa pelanggaran etik dan sanksi pidana suap serta pemerasan secara signifikan mempengaruhi profesionalisme pegawai pada Komisi
STIAMISTIAMI Secara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan pengaruh sebesar 75,6% terhadap kinerja ASN KPK. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinanSecara simultan, ketiga variabel tersebut memberikan pengaruh sebesar 75,6% terhadap kinerja ASN KPK. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan
STIAMISTIAMI Secara simultan ketiga variabel tersebut menjelaskan sebesar 88,8 % variasi kepatuhan wajib pajak. Faktor lain seperti persepsi dan pemahaman perpajakanSecara simultan ketiga variabel tersebut menjelaskan sebesar 88,8 % variasi kepatuhan wajib pajak. Faktor lain seperti persepsi dan pemahaman perpajakan
STIAMISTIAMI Solusi yang diusulkan meliputi pembangunan dashboard pengawasan bersama, pembentukan forum koordinasi triwulan, peningkatan partisipasi publik melaluiSolusi yang diusulkan meliputi pembangunan dashboard pengawasan bersama, pembentukan forum koordinasi triwulan, peningkatan partisipasi publik melalui
ESC IDESC ID Latar belakang penelitian ini adalah menurunnya kualitas pelayanan publik yang disebabkan oleh motivasi kerja yang kurang, sistem penghargaan yang tidakLatar belakang penelitian ini adalah menurunnya kualitas pelayanan publik yang disebabkan oleh motivasi kerja yang kurang, sistem penghargaan yang tidak
Useful /
STKIPSILIWANGISTKIPSILIWANGI Meskipun ada tantangan dalam kosakata dan pengucapan, temuan menunjukkan bahwa mengintegrasikan instruksi eksplisit dengan mediasi digital dapat mengatasiMeskipun ada tantangan dalam kosakata dan pengucapan, temuan menunjukkan bahwa mengintegrasikan instruksi eksplisit dengan mediasi digital dapat mengatasi
IJBS UDAYANAIJBS UDAYANA Latar belakang: Sindrom nevus melanositik kongenital adalah gangguan neurokutan langka yang ditandai dengan nevus melanositik kongenital dengan keterlibatanLatar belakang: Sindrom nevus melanositik kongenital adalah gangguan neurokutan langka yang ditandai dengan nevus melanositik kongenital dengan keterlibatan
ESC IDESC ID Pengembangan selanjutnya meliputi integrasi dengan modul akuntansi lain seperti persediaan dan penggajian, serta migrasi ke platform berbasis web atauPengembangan selanjutnya meliputi integrasi dengan modul akuntansi lain seperti persediaan dan penggajian, serta migrasi ke platform berbasis web atau
UNPADUNPAD Namun, kekurangan utama adalah keterbatasan jumlah pekerja sosial yang hanya satu orang, sehingga memengaruhi kualitas pelayanan. Model pelayanan ini perluNamun, kekurangan utama adalah keterbatasan jumlah pekerja sosial yang hanya satu orang, sehingga memengaruhi kualitas pelayanan. Model pelayanan ini perlu