UINSAUINSA

Islamica: Jurnal Studi KeislamanIslamica: Jurnal Studi Keislaman

Artikel ini membahas eksplorasi bagaimana Islam diterjemahkan menjadi etika Kalvinisme ke dalam kebijakan negara guna meningkatkan kualitas kehidupan publik di Indonesia dengan meninjau kembali dasar secularisme lembut yang diadopsi oleh para pendiri negara ini. Dalam argumen ini, etika keagamaan dapat dimanfaatkan dalam memperbaiki kualitas kehidupan publik dengan merevitalisasi doktrin keagamaan untuk mendukung peningkatan kualitas kehidupan publik. Dalam melakukan hal tersebut, mengaktifkan mekanisme pemikiran rasional induktif seperti ijtihad atau tajdid sangat diperlukan untuk mendekonstruksi pemahaman lama mengenai ajaran agama yang berlawanan dengan peningkatan kualitas kehidupan publik, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), indeks harapan hidup, masalah kesehatan, dan seterusnya. Namun, usaha besar ini hanya mungkin dilakukan dengan kolaborasi terkoordinasi lintas lembaga, baik di dalam struktur negara maupun di luar.

Artikel ini berargumen bahwa Indonesia memiliki potensi besar mengekstrak etika Kalvinisme dari ajaran agama, tidak hanya Islam, untuk mendukung upaya pemberdayaan di berbagai bidang.Potensi luar biasa ini terlembas, meskipun Indonesia memiliki sumber daya berupa jumlah pengikut beriman yang signifikan.Untuk merealisasikan potensi tersebut, perlu dirancang peta jalan sistematis yang memandu seluruh warga menuju kondisi kolektif yang diinginkan.membuat teologi kehidupan publik berkualitas tinggi melalui penggalian etika Kalvinisme dari tradisi religius yang ada dan menerjemahkannya ke dalam program pemberdayaan lintas lembaga, kementerian, organisasi massa, dan pemerintah.

Pertanyaan penelitian baru dapat difokuskan pada bagaimana mekanisme ijtihad terus aktif dapat mengadaptasi nilai-nilai etika Kalvinisme ke dalam kebijakan publik yang relevan, seperti rencana pembangunan berkelanjutan, serta bagaimana menciptakan platform kolaboratif antara lembaga agama dan pemerintah untuk merumuskan narasi keagamaan yang produktif terkait kesehatan masyarakat. Selanjutnya, perlu dieksplorasi bagaimana narasi keagamaan yang terintegrasi dapat mempengaruhi perilaku warga dalam mendukung kebijakan anti-korupsi dan transparansi, serta dampaknya terhadap indeks pembangunan manusia. Terakhir, investigasi mengenai penerapan etika Kalvinisme dalam pengelolaan risiko bencana dapat membuka pemahaman baru tentang sinergi antara nilai-nilai keagamaan dan penanggulangan bencana, sehingga dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan efektivitas respon kebijakan.

  1. Indonesia: Legitimacy, Secular Democracy, and Islam - BARTON - 2010 - Politics & Policy - Wiley Online... doi.org/10.1111/j.1747-1346.2010.00244.xIndonesia Legitimacy Secular Democracy and Islam BARTON 2010 Politics Policy Wiley Online doi 10 1111 j 1747 1346 2010 00244 x
  2. Religion and Peacebuilding. religion record type monograph published doi https book4749 editors harold... chooser.crossref.org/?doi=10.1353/book4749Religion and Peacebuilding religion record type monograph published doi https book4749 editors harold chooser crossref doi 10 1353 book4749
  3. Modern Trends in Islamic Theological Discourse in 20th Century Indonesia –... brill.com/view/title/7455Modern Trends in Islamic Theological Discourse in 20th Century Indonesia yEAyCAAyCAe brill view title 7455
  4. The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism | Max Weber | Taylor. protestant ethic spirit capitalism... doi.org/10.4324/9780203995808The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism Max Weber Taylor protestant ethic spirit capitalism doi 10 4324 9780203995808
Read online
File size354.43 KB
Pages26
DMCAReport

Related /

ads-block-test