UINSAUINSA

Islamica: Jurnal Studi KeislamanIslamica: Jurnal Studi Keislaman

Penelitian ini menyelidiki bagaimana unsur-unsur sastra dan budaya Minangkabau membentuk Tafsīr al‑Azhar Haji Abdul Malik Karim Amrullah, khususnya dalam penafsiran al‑Baqarah. Metodologi yang digunakan adalah analisis konten kualitatif yang dilengkapi dengan kerangka kritis diskursus Norman Fairclough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat sastra—seperti pantun, pepatah, metafora, dan pepatah—berfungsi sebagai alat interpretasi kunci, sekaligus memperkaya resonansi estetika dan budaya teks. Pengaruh Minangkabau, termasuk bahasa daerah, tradisi sosial, dan referensi politik, mengakar penafsiran Alquran dalam pengalaman nyata. Sintesis ini menegaskan kemampuan Hamka untuk mengintegrasikan wahyu Islam dengan warisan lisan dan budaya Melayu‑Indonesia, serta memposisikan Tafsīr al‑Azhar sebagai contoh hermeneutika kontekstual yang dapat diakses oleh berbagai komunitas.

Analisis menunjukkan peran dasar unsur sastra dan budaya Minangkabau dalam penciptaan Tafsīr al‑Azhar.Hamka mengintegrasikan elemen litera‑tulisan dan budaya lokal secara sistematis, sehingga karya ini menjadi produk intelektual Nusantara.Penelitian menyarankan pengembangan eksplorasi lebih lanjut tentang interaksi bahasa dan budaya dalam interpretasi Alquran.

Berdasarkan latar belakang metodologi kritis diskursus, penelitian berikutnya dapat bertanya bagaimana peran bahasa Minangkabau memengaruhi persepsi pemahaman Al‑Quran di kalangan generasi muda. Selanjutnya, dapat diteliti seberapa jauh pendekatan kontekstual ini dapat diadaptasi dalam karya tafsīr kontemporer di daerah lain di Indonesia, memperhatikan warisan sastra lokal yang beragam. Terakhir, studi lanjutan dapat menilai dampak penggunaan perangkat sastra tradisional terhadap efektivitas penyampaian pesan moral Al‑Quran, dengan menggunakan pendekatan eksperimental atau survei audiens untuk mengevaluasi pemahaman dan penerimaan tema-tema kultural.

  1. Local Wisdom in Malay Natural Interpretation “Turjuman Al-Mustafid”:... doi.org/10.1163/22321969-20240151Local Wisdom in Malay Natural Interpretation yEAyCAAyCAuTurjuman Al MustafidyEAyCAAyCAy doi 10 1163 22321969 20240151
  2. Beberapa Isu Teologi dan Syari’ah dalam Perspektif Islam dan Agama Samawi Lainnya: Studi Kasus... doi.org/10.15408/quhas.v9i2.16951Beberapa Isu Teologi dan SyariAoah dalam Perspektif Islam dan Agama Samawi Lainnya Studi Kasus doi 10 15408 quhas v9i2 16951
  3. Vol. 19 No. 2 (2025): March | Islamica: Jurnal Studi Keislaman. vol march islamica jurnal studi keislaman... islamica.uinsa.ac.id/index.php/islamica/issue/view/45Vol 19 No 2 2025 March Islamica Jurnal Studi Keislaman vol march islamica jurnal studi keislaman islamica uinsa ac index php islamica issue view 45
  4. Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
Read online
File size362.18 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test