UINSAUINSA

Islamica: Jurnal Studi KeislamanIslamica: Jurnal Studi Keislaman

Literatur sekunder meninjau legitimasi Islam Nusantara dengan mempertimbangkan maksud hukum Islam dan penolakan institusional, seringkali berasal dari alasan religius. Penelitian ini bertujuan memahami sikap partisipan terhadap Islam Nusantara (IN) serta pembenaran religius mereka, termasuk pemahaman tentang otoritas religius dan penerapan Hukum Islam. Hal ini penting untuk menguraikan faktor utama di balik sikap IN yang bervariasi, baik yang didorong oleh pertimbangan religius maupun faktor lain. Kami berpendapat bahwa perbedaan religius bukanlah penentu utama sikap IN, sebagaimana dibuktikan oleh diskusi partisipan tentang otoritas religius dan penerapan Hukum Islam. Meskipun minoritas partisipan konservatif mendukung formalitas Syariah berdasarkan otoritas religius tekstual, mayoritas—termasuk beberapa yang meragukan IN—melihat Syariah sebagai sekumpulan nilai. Mereka mendorong interpretasi kontekstual yang selaras dengan nilai IN namun tidak sepenuhnya mendukung formalitas. Secara lebih luas, studi ini mengungkap interaksi rumit antara ideologi religius dan sikap sosial-politik dalam kelompok Muslim yang beragam, memperkaya pemahaman tentang hubungan dinamis antara agama, masyarakat, dan interpretasi yang beragam.

Kesimpulannya, diskursus di sekitar Islam Nusantara (IN) menunjukkan berbagai sikap partisipan, mulai dari mendukung hingga netral dan kritis.Pendekatan mayoritas baik pendukung maupun kritis terhadap IN didasarkan pada pandangan mereka tentang IN dan ideologi religius, sementara kelompok netral mengambil posisi tegas karena perspektif unik mereka mengenai IN, yang berakar pada ilmu sosial.Mereka memandang IN sebagai fenomena dalam masyarakat Muslim, memperhatikan keterkaitan kompleks antara asimilasi agama dan budaya serta dinamika politik.Pemahaman tersebut menegaskan kerumitan IN dan kebutuhan akan keterlibatan komprehensif dari berbagai sudut pandang.

Bagaimana peran pendidikan agama formal dapat memfasilitasi pemahaman konteksual Syariah bagi generasi muda? Bagaimana konflik nilai antara supremasi budaya lokal dan prinsip universal Islam mempengaruhi penerapan nilai keadilan dalam kebijakan publik Indonesia? Bagaimana perspektif multi disipliner dari ilmu sosial dapat memperkaya dialog antara kelompok pendukung dan kritikus Islam Nusantara di era digital?.

  1. What Is Religious Authority?. religious authority record type edited book published june authors ismail... chooser.crossref.org/?doi=10.23943/princeton/9780691204314.001.0001What Is Religious Authority religious authority record type edited book published june authors ismail chooser crossref doi 10 23943 princeton 9780691204314 001 0001
  2. Anatomy of the Islam Nusantara Program and the Necessity for a “Critical” Islam Nusantara... journal.unusia.ac.id/ISLAMNUSANTARA/article/view/44Anatomy of the Islam Nusantara Program and the Necessity for a AuCriticalAy Islam Nusantara journal unusia ac ISLAMNUSANTARA article view 44
  3. Islamic Studies or Asian Studies? Islam in Southeast Asia - Formichi - 2016 - The Muslim World - Wiley... doi.org/10.1111/muwo.12166Islamic Studies or Asian Studies Islam in Southeast Asia Formichi 2016 The Muslim World Wiley doi 10 1111 muwo 12166
  4. Kementerian Agama Republik Indonesia. kementerian agama republik maaf situsweb perbaikan prepair.kemenag.go.idKementerian Agama Republik Indonesia kementerian agama republik maaf situsweb perbaikan prepair kemenag go
Read online
File size387.12 KB
Pages24
DMCAReport

Related /

ads-block-test