UINSAUINSA

Islamica: Jurnal Studi KeislamanIslamica: Jurnal Studi Keislaman

Artikel ini menyelidiki proses Islamisasi dan dampaknya terhadap transformasi sosial-ekonomi masyarakat di Onderafdeeling Manna, Bencoolen atau Bengkulu Residency, selama periode kolonial Belanda dari tahun 1824 hingga 1942. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tokoh-tokoh awal yang menyebarkan Islam di wilayah tersebut dan menganalisis bagaimana ajaran Islam mempengaruhi gaya hidup masyarakat setempat. Menggunakan metode historis melalui tahap heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, penelitian ini menemukan bahwa Islam memasuki wilayah Manna sekitar tahun 1880-an melalui dakwah Shaykh Muhammad Amin dari Pulau Nias. Kegiatan Islam berkembang melalui pendirian masjid-masjid besar seperti Al-Manar, pembentukan organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, serta pertumbuhan tarekat Sufi pada periode pasca-kemerdekaan. Proses ini juga mendorong perubahan dalam perilaku ekonomi masyarakat, terutama melalui pergeseran etika perdagangan, peningkatan kerja sama dalam pertanian, dan pengembangan inisiatif waqf dan zakat. Temuan ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya berfungsi sebagai agama, tetapi juga sebagai kekuatan sosial dan budaya yang mampu mengubah struktur masyarakat secara damai dan berkelanjutan.

Penelitian ini menekankan pentingnya membaca sejarah lokal, seperti wilayah Manna, sebagai bagian integral dari narasi Islamisasi yang lebih besar di Indonesia.Hingga saat ini, konstruksi historiografi Islam telah berpusat pada pusat-pusat kekuasaan politik, seperti kerajaan-kerajaan Islam di Jawa atau Sumatra Utara, sehingga mengabaikan wilayah pinggiran yang mengalami proses Islamisasi yang lebih kultural dan berbasis akar rumput.Seperti yang ditunjukkan dalam temuan penelitian ini, jejak-jejak Islamisasi di Manna sangat signifikan dalam membentuk perubahan struktur sosial, ekonomi, dan agama masyarakat setempat.Pendekatan Islam yang diperkenalkan oleh Shaykh Amin dan dilanjutkan oleh jaringan ulama serta institusi pasca-kolonial menunjukkan proses Islamisasi yang berakar dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari praktik spiritual dan tradisi pendidikan hingga pengelolaan sumber daya ekonomi.Model Islamisasi ini mencerminkan apa yang disebut Woodward sebagai Islamisasi lokal, yaitu proses integratif yang muncul melalui akomodasi nilai-nilai Islam ke dalam kerangka budaya lokal, bukan melalui paksaan simbolis dari atas.Dalam konteks historiografi, pendekatan lokal seperti yang dilakukan di Manna memberikan kontribusi penting terhadap reevaluasi yang lebih kontekstual terhadap sejarah Islam Indonesia.Seperti yang dijelaskan oleh Pohl, sejarah Islam di Indonesia tidak hanya ditentukan oleh hubungan kekuasaan formal, tetapi juga dibentuk oleh jaringan ulama regional, praktik-praktik Sufistik, dan sistem pendidikan pesantren yang memperkuat reproduksi nilai-nilai Islam melalui saluran non-hegemonik.Islam di Manna juga berfungsi sebagai instrumen rekayasa sosial dan ekonomi.Seperti yang ditunjukkan dalam wawancara dan dokumentasi lokal, Islam membentuk pola hubungan antara warga, memperkuat solidaritas sosial melalui wirid, kerja kolektif, dan ekonomi yang berbasis etika.Hal ini sejalan dengan temuan Hasan, yang menekankan bahwa Islamisasi di desa-desa Indonesia memiliki efek jangka panjang dalam menciptakan struktur sosial baru yang etis, partisipatif, dan damai.Nilai-nilai seperti kejujuran, kerja sama, dan kepedulian sosial menjadi fondasi moral baru bagi masyarakat yang sebelumnya hidup dalam struktur kolonial yang eksploitatif dan hierarkis.

Saran penelitian lanjutan yang diusulkan berdasarkan judul, abstrak, kesimpulan, dan bagian-bagian lain dari artikel ini adalah sebagai berikut:. . 1. Menganalisis lebih lanjut peran ulama lokal dalam proses Islamisasi dan transformasi sosial-ekonomi di wilayah pinggiran seperti Manna. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana ulama lokal menjadi agen perubahan dan bagaimana mereka mempengaruhi praktik-praktik keagamaan, sosial, dan ekonomi masyarakat setempat.. . 2. Melakukan studi komparatif antara wilayah pinggiran yang berbeda di Sumatra atau Sulawesi untuk memahami variasi dan kesamaan dalam proses Islamisasi dan transformasi sosial-ekonomi. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika Islamisasi di wilayah-wilayah tersebut.. . 3. Mempelajari lebih dalam tentang organisasi-organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama di wilayah pinggiran, dan bagaimana mereka berperan sebagai agen pemberdayaan masyarakat dan penyebar ajaran Islam. Penelitian ini dapat fokus pada strategi dan pendekatan organisasi-organisasi tersebut dalam mencapai tujuan-tujuan mereka di wilayah-wilayah yang berbeda.

  1. The History Of Islamization In Indonesia: Its Dynamics And Development | El-Ghiroh : Jurnal Studi Keislaman.... jurnal.staibsllg.ac.id/index.php/el-ghiroh/article/view/1092The History Of Islamization In Indonesia Its Dynamics And Development El Ghiroh Jurnal Studi Keislaman jurnal staibsllg ac index php el ghiroh article view 1092
  2. Portal Jurnal LP2M SASBABEL. portal jurnal lp2m sasbabel akses artikel silahkan kunjungi web disini ilmiah... jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/maw/article/view/2035Portal Jurnal LP2M SASBABEL portal jurnal lp2m sasbabel akses artikel silahkan kunjungi web disini ilmiah jurnal lp2msasbabel ac index php maw article view 2035
  3. The Location of Culture | Homi K. Bhabha | Taylor & Francis eBooks, Re. location culture homi bhabha... doi.org/10.4324/9780203820551The Location of Culture Homi K Bhabha Taylor Francis eBooks Re location culture homi bhabha doi 10 4324 9780203820551
  4. Religious and Cultural Embodiment in the Land of Osing: A Portrait of Hadrami Community in Banyuwangi,... islamica.uinsa.ac.id/index.php/islamica/article/view/1090Religious and Cultural Embodiment in the Land of Osing A Portrait of Hadrami Community in Banyuwangi islamica uinsa ac index php islamica article view 1090
Read online
File size420.69 KB
Pages24
DMCAReport

Related /

ads-block-test