UMUM

Just a moment...Just a moment...

Sel bahan bakar alkali (AFC) adalah alat konversi energi hijau yang mengubah energi kimia menjadi energi listrik melalui reaksi elektrokimia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek variasi konsentrasi kalium hidroksida (KOH) dalam larutan elektrolit terhadap kinerja AFC, menggunakan katalis nikel dan mangan. Metode penelitian meliputi eksperimen dengan berbagai konsentrasi KOH untuk menentukan konsentrasi optimal yang menghasilkan kinerja AFC terbaik. Tegangan dan arus yang dihasilkan diukur, serta dihitung daya listrik dan efisiensi AFC. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi KOH memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja AFC. Ditemukan bahwa konsentrasi KOH optimal menghasilkan daya listrik maksimum dan efisiensi konversi energi. Kinerja sel bahan bakar alkali tertinggi ditemukan pada konsentrasi 70% KOH. Selain itu, penggunaan katalis nikel dan mangan terbukti meningkatkan stabilitas dan efisiensi AFC. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teknologi AFC, mendukung upaya global menuju penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Temuan juga memberikan dasar untuk inovasi lebih lanjut dalam desain dan bahan AFC, serta potensinya dalam aplikasi praktis seperti kendaraan listrik dan pembangkit listrik portabel.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Sel Bahan Bakar Alkali (AFC) dengan berbagai konsentrasi Kalium Hidroksida (KOH) dalam larutan elektrolit.Dari hasil pengujian dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa.(1) Peningkatan konsentrasi KOH dalam larutan elektrolit secara signifikan meningkatkan daya listrik yang dihasilkan oleh sel bahan bakar alkali.Hal ini disebabkan oleh konsentrasi elektrolit KOH yang optimal dapat meningkatkan konduktivitas ion dan kinerja sel.Kinerja sel bahan bakar alkali tertinggi ditemukan pada konsentrasi 70% KOH.(2) Efisiensi sel bahan bakar alkali meningkat dengan peningkatan konsentrasi KOH, disebabkan oleh konduktivitas ion yang lebih tinggi pada konsentrasi KOH yang lebih besar, sehingga reaksi elektrokimia dapat berlangsung lebih efisien.Hasil analisis data menggunakan ANOVA menunjukkan bahwa nilai F lebih besar dari F-table dan nilai p lebih kecil dari 0,05, yang menunjukkan perbedaan yang signifikan pada efisiensi yang dihasilkan pada berbagai konsentrasi KOH.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menentukan batas konsentrasi tertinggi KOH untuk meningkatkan kinerja sel bahan bakar alkali. Penelitian ini dapat fokus pada pengujian berbagai konsentrasi KOH yang lebih tinggi untuk menentukan batas optimalnya. (2) Menggunakan pendekatan simulasi dinamika molekular berbasis untuk memahami mekanisme transportasi ion dalam larutan KOH yang terkonsentrasi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi keseluruhan sistem sel bahan bakar alkali. (3) Menganalisis pengaruh jenis KOH yang digunakan, yaitu KOH teknis dan KOH analitik, terhadap konduktivitas dan kinerja sel bahan bakar alkali. Penelitian ini dapat mengeksplorasi perbedaan antara kedua jenis KOH dan implikasinya terhadap kinerja sel.

  1. Catalytic Advantages, Challenges, and Priorities in Alkaline Membrane Fuel Cells | ACS Catalysis. catalytic... pubs.acs.org/doi/10.1021/acscatal.9b03892Catalytic Advantages Challenges and Priorities in Alkaline Membrane Fuel Cells ACS Catalysis catalytic pubs acs doi 10 1021 acscatal 9b03892
  2. Renewable Green hydrogen energy impact on sustainability performance | International Journal of Computations,... doi.org/10.54489/ijcim.v1i1.46Renewable Green hydrogen energy impact on sustainability performance International Journal of Computations doi 10 54489 ijcim v1i1 46
Read online
File size618.17 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test