STAIBSLLGSTAIBSLLG

Prodising ISIDProdising ISID

Artikel ini membahas rekonstruksi Khilafah sebagai alternatif kebangkitan peradaban Islam di abad ke-21. Berawal dari berbagai permasalahan dan krisis yang dialami oleh berbagai negara Islam memasuki abad ke-20 dan ke-21, beragam solusi telah ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut, termasuk tawaran untuk mengembalikan institusi politik Khilafah di tengah kehidupan Muslim. Rekonstruksi Khilafah didasarkan pada fakta empiris umat Islam di masa lalu, karena secara historis Khilafah memiliki rekam jejak sejak Khulafa al-Rashidin pertama tahun 11 Hijriyah / 622 Masehi hingga Khilafah Utsmaniyah terakhir di Istanbul pada 1342 Hijriyah/1924 Masehi. Sepanjang Era Khilafah pada waktu tertentu umat Islam telah mencapai peradaban yang sangat tinggi. Puncak peradaban ini akhirnya mengalami kemunduran dan runtuh pada tahun 1924. Sementara itu, hegemoni peradaban Barat yang berdiri di atas ideologi kapitalisme menyebabkan berbagai krisis di negara-negara Islam. Di tengah berbagai masalah yang melanda umat Muslim, rekonstruksi Khilafah diharapkan mampu membangkitkan kembali ketinggian peradaban Islam sebagaimana telah dicapai oleh umat Muslim di masa lalu. Metode sejarah analisis kontekstual dengan pendekatan politik dan administrasi negara Islam digunakan untuk mengkaji dan menganalisis masalah ini.

Khilafah didefinisikan sebagai kepemimpinan umum bagi umat Islam sedunia untuk menegakkan syariat dan menyebarkan dakwah, yang secara historis telah membawa peradaban Islam pada puncak kejayaan yang tak tertandingi hingga pembubarannya pada tahun 1924.Pasca-pembubaran tersebut, peradaban Barat dengan ideologi kapitalismenya mencapai puncak, sementara negara-negara Islam menghadapi berbagai krisis dan penjajahan.Oleh karena itu, rekonstruksi Khilafah di abad ke-21 diajukan sebagai alternatif kebangkitan peradaban Islam, didukung oleh bukti sejarah, kekuatan ideologi Islam, posisi geopolitik strategis, populasi besar, dan potensi integrasi Islam dengan sains untuk melampaui inovasi dan teknologi Barat.

Studi ini telah berhasil menunjukkan bahwa Khilafah memiliki sejarah panjang kejayaan peradaban Islam dan menawarkan potensi sebagai solusi atas krisis yang melanda negara-negara Muslim saat ini. Namun, penelitian lanjutan dapat memperdalam pemahaman kita mengenai aspek-aspek praktis dan tantangan kontemporer dari ide ini. Pertama, perlu ada studi yang mendalam tentang bagaimana model rekonstruksi Khilafah dapat diterapkan secara realistis di tengah keragaman negara-bangsa Muslim yang ada saat ini. Ini termasuk meneliti mekanisme transisi dari sistem pemerintahan yang beragam, mengidentifikasi cara untuk menghargai kedaulatan nasional yang ada, serta memitigasi potensi konflik yang mungkin timbul selama proses penyatuan, sehingga terwujud persatuan tanpa memicu perpecahan baru. Kedua, bagaimana sebuah Khilafah modern di abad ke-21 dapat merumuskan cetak biru ekonomi-sosial yang rinci dan inovatif? Penelitian ini harus secara spesifik menguraikan bagaimana Khilafah dapat mengatasi tantangan ekonomi kapitalis global, mengintegrasikan kemajuan teknologi, memastikan distribusi kekayaan yang adil, dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan, serta memberikan solusi konkret untuk masalah-masalah sosial dan lingkungan yang kompleks. Ketiga, bagaimana Khilafah dapat menjamin keberlangsungan pluralisme budaya dan intelektual serta melindungi hak-hak minoritas dalam struktur pemerintahannya? Hal ini penting untuk memastikan bahwa peradaban Islam yang bangkit kembali adalah peradaban yang inklusif, adaptif, dan mampu menarik beragam pemikiran serta komunitas, belajar dari pelajaran sejarah dan tuntutan zaman modern, demi menciptakan masyarakat yang adil dan beradab bagi semua warganya.

  1. #pola asuh#pola asuh
  2. #ekonomi syariah#ekonomi syariah
Read online
File size234.93 KB
Pages20
Short Linkhttps://juris.id/p-33l
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test