STIKESPANRITAHUSADASTIKESPANRITAHUSADA

Jurnal ABDIMAS PanritaJurnal ABDIMAS Panrita

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit infeksi virus yang ditularkan melalui nyamuk dan menjadi masalah kesehatan masyarakat global. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan survei, ceramah, diskusi, serta demonstrasi atau simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 20 rumah sampel, ditemukan jentik nyamuk pada 3 rumah, yaitu di penampungan air dispenser, tempat minum hewan peliharaan, dan bak mandi. Temuan lain meliputi kebiasaan masyarakat yang masih menggantung pakaian kotor, menyimpan barang bekas, serta belum menerapkan kawat kasa pada ventilasi. Disarankan agar petugas kesehatan di Puskesmas terus melaksanakan kegiatan lanjutan terkait pemantauan jentik berkala dan upaya pencegahan DBD di Kelurahan Tanah Tinggi.

Masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Tanah Tinggi telah menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui 3M Plus, namun pelaksanaannya belum konsisten.Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya jentik nyamuk pada tiga rumah serta masih banyaknya masyarakat yang menggantung pakaian kotor, menyimpan barang bekas, dan belum menggunakan kawat kasa pada ventilasi.Kegiatan monitoring dan pemantauan jentik berkala dapat menjadi alat efektif untuk meningkatkan kesadaran dan motivasi masyarakat dalam mencegah DBD secara berkelanjutan.

Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana pengaruh pemasangan kawat kasa pada ventilasi terhadap penurunan populasi jentik nyamuk di rumah tangga, dengan membandingkan rumah yang menggunakan kawat kasa secara konsisten dan yang tidak. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas model edukasi berbasis komunitas yang melibatkan kader jumantik dan mahasiswa kesehatan dalam meningkatkan kepatuhan terhadap 3M Plus secara berkelanjutan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi faktor sosial dan budaya yang menjadi hambatan konsistensi masyarakat dalam menerapkan PSN, termasuk kebiasaan menyimpan barang bekas dan menggantung pakaian kotor, agar dapat dirancang intervensi yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian ini dapat melengkapi saran dalam paper dengan pendekatan yang lebih mendalam dan sistematis. Studi tentang kawat kasa memberikan bukti ilmiah untuk promosi alat pencegahan fisik. Penelitian edukasi berbasis komunitas dapat mengoptimalkan keterlibatan tenaga kesehatan dan masyarakat. Pemahaman terhadap faktor sosial-budaya akan memperkuat strategi pencegahan yang lebih sesuai dengan konteks lokal. Gabungan ketiga penelitian ini dapat memperkuat sistem pencegahan DBD berbasis masyarakat. Penelitian harus dilakukan secara kolaboratif antara puskesmas, akademisi, dan kader lokal. Fokus pada aspek perilaku dan lingkungan sangat relevan mengingat temuan lapangan. Hasilnya dapat menjadi dasar kebijakan lokal yang lebih efektif. Pendekatan multidimensi ini akan memastikan upaya pencegahan DBD lebih berkelanjutan dan berdampak luas.

  1. Login. 0 doi.org/10.37362/jap.v4i1.1034Login 0 doi 10 37362 jap v4i1 1034
  2. Dengue viruses circulating in Indonesia: A systematic review and phylogenetic analysis of data from five... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/rmv.2037Dengue viruses circulating in Indonesia A systematic review and phylogenetic analysis of data from five onlinelibrary wiley doi 10 1002 rmv 2037
Read online
File size583.08 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1Az
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test