DCCKOTABUMIDCCKOTABUMI

Jurnal Informasi dan KomputerJurnal Informasi dan Komputer

Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut perusahaan untuk memiliki sistem jaringan yang andal, fleksibel, dan efisien guna mendukung operasional bisnis yang dinamis. Jaringan WAN tradisional yang menggunakan teknologi MPLS semakin dirasa kurang sesuai dengan kebutuhan saat ini. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, teknologi Software Defined Wide Area Network (SD-WAN) hadir sebagai solusi modern, memungkinkan penggunaan berbagai jenis koneksi jaringan secara cerdas dan terpusat. Penelitian ini membahas implementasi koneksi cadangan berbasis LTE menggunakan metode Last Resort Circuit pada teknologi Cisco SD-WAN. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas metode Last Resort Circuit dalam mengurangi waktu downtime, meningkatkan efisiensi pengelolaan jaringan, serta memastikan kontinuitas layanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan implementatif dan analisis kinerja jaringan sebelum dan sesudah penerapan solusi LTE Backup Failover. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Last Resort Circuit mampu meningkatkan ketersediaan jaringan, mengoptimalkan manajemen lalu lintas data, serta memberikan efisiensi biaya operasional dibandingkan dengan metode failover tradisional. Solusi ini juga memperkuat aspek keamanan dan redundansi sistem jaringan. Implementasi LTE Backup Failover menggunakan metode Last Resort Circuit pada Cisco SD-WAN terbukti sebagai pendekatan yang efektif, dapat direkomendasikan untuk diterapkan dalam lingkungan perusahaan yang membutuhkan keandalan jaringan tinggi dengan biaya yang efisien.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode Last Resort Circuit efektif dalam meningkatkan keandalan jaringan dengan mekanisme failover otomatis yang cepat.Meskipun terjadi peningkatan delay dan packet loss pada jalur LTE, performa jaringan tetap terjaga dan mampu mendukung kontinuitas layanan bisnis.Penggunaan LTE hanya pada kondisi darurat menjadikan solusi ini lebih efisien secara biaya dibandingkan metode failover tradisional berbasis MPLS tambahan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar perusahaan secara berkala mengevaluasi kualitas sinyal LTE untuk memastikan performa tetap optimal, serta mempertimbangkan integrasi dengan jaringan 5G guna mendukung kebutuhan bandwidth yang lebih tinggi di masa depan. Penerapan metode ini juga berpotensi diperluas pada cabang perusahaan dengan infrastruktur terbatas, dan didukung dengan sistem monitoring proaktif untuk menjaga stabilitas jaringan. Lebih lanjut, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis komparatif antara Last Resort Circuit dengan metode failover berbasis SD-WAN lainnya, seperti dynamic path selection, untuk mengidentifikasi solusi yang paling optimal sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan. Selain itu, studi tentang optimasi konfigurasi LTE Backup Failover, termasuk penyesuaian parameter BFD dan pengaturan QoS, dapat dilakukan untuk meningkatkan performa failover dan meminimalkan dampak terhadap kualitas layanan. Terakhir, penelitian mengenai integrasi LTE Backup Failover dengan sistem manajemen keamanan jaringan dapat dilakukan untuk memastikan keamanan data dan aplikasi selama proses failover.

  1. #journal systems ojs#journal systems ojs
  2. #marketing mix#marketing mix
Read online
File size208.2 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-3nr
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test