STIAMISTIAMI

Majalah Ilmiah BijakMajalah Ilmiah Bijak

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan yang tersedia di Cafe Kofi Sawangan Depok, menentukan nilai indeks kepuasan konsumen di Cafe Kofi Sawangan Depok, dan mengidentifikasi indikator yang perlu ditingkatkan agar kepuasan pelanggan dapat terpenuhi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data kuantitatif, karena data dikumpulkan dalam bentuk angka atau kalimat dan kemudian dianalisis untuk memperoleh informasi. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung Cafe Kofi Sawangan Depok dengan sampel total 100 responden yang ditentukan berdasarkan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan survei dan kuesioner, sedangkan untuk analisis data menggunakan Microsoft Excel 2010 dan perangkat lunak SPSS versi 22 untuk menguji validitas, reliabilitas, Service Quality (SQ), Customer Satisfaction Index (CSI), dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan secara keseluruhan (SQ) memiliki celah negatif sebesar 0,23 yang berarti layanan yang diberikan oleh Cafe Kofi Sawangan Depok belum cukup baik. Kemudian untuk nilai indeks kepuasan konsumen di Cafe Kofi Sawangan Depok saat ini berada pada 83,63%, yang berarti konsumen merasa cukup puas tetapi belum dianggap maksimal secara keseluruhan, dan dalam analisis Importance Performance Analysis (IPA), tidak ada atribut layanan yang harus dipertimbangkan. Namun, kafe perlu meningkatkan setiap atribut yang ada agar dapat memenuhi keinginan konsumen.

Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini setelah memproses data menggunakan Service Quality (SQ), Customer Satisfaction Index (CSI), dan Importance Performance Analysis (IPA) adalah sebagai berikut.Metode yang digunakan dalam penelitian kualitas layanan (SQ) menunjukkan adanya celah antara setiap layanan.Dalam penelitian ini, kualitas layanan untuk setiap atribut mendapatkan celah negatif.Kualitas layanan secara keseluruhan (SQ) memiliki celah negatif sebesar 0,23 yang berarti kualitas layanan (SQ) yang disediakan oleh Cafe Kofi Sawangan Depok belum cukup baik.Untuk nilai Customer Satisfaction Index (CSI) diperoleh nilai sebesar 83,63%.Hal ini menunjukkan bahwa pelanggan cukup puas dengan layanan dan kinerja yang diberikan, tetapi secara keseluruhan masih belum optimal.Untuk metode Importance Performance Analysis (IPA), tidak ada prioritas utama yang perlu dipertimbangkan, tetapi dalam metode ini kafe perlu meningkatkan setiap atribut yang ada agar dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan kualitas layanan di Cafe Kofi Sawangan Depok.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Melakukan penelitian lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas layanan di kafe, seperti pelatihan karyawan, manajemen operasional, dan strategi pemasaran. 2. Menganalisis dampak peningkatan kualitas layanan terhadap loyalitas pelanggan dan perilaku pembelian mereka. 3. Mengembangkan model atau strategi untuk meningkatkan kepuasan pelanggan secara berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti personalisasi layanan, inovasi produk, dan pengalaman pelanggan yang unik. 4. Meneliti pengaruh kualitas layanan pada kafe terhadap citra merek dan reputasi bisnis secara keseluruhan. 5. Mengkaji peran teknologi dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan di kafe, seperti penggunaan aplikasi pemesanan, sistem manajemen antrian, atau teknologi pembayaran nirkontak. 6. Menganalisis pengaruh budaya dan preferensi lokal terhadap persepsi kualitas layanan dan kepuasan pelanggan di kafe. 7. Mengembangkan strategi pemasaran yang terintegrasi dengan kualitas layanan, seperti kampanye promosi yang menekankan nilai-nilai layanan unggulan kafe. 8. Meneliti dampak sosial dan ekonomi dari kualitas layanan yang baik di kafe terhadap komunitas setempat dan pengembangan bisnis lokal. 9. Mengkaji peran kafe sebagai tempat berkumpul dan interaksi sosial, serta pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan dan loyalitas merek. 10. Menganalisis tren dan perkembangan terbaru dalam industri kafe, seperti tren makanan dan minuman, desain interior, atau teknologi, dan bagaimana hal-hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas layanan dan pengalaman pelanggan.

  1. #kepuasan pelanggan#kepuasan pelanggan
  2. #kualitas layanan#kualitas layanan
Read online
File size665.82 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2uc
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test