UMNUMN

Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAmaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Program pengabdian kepada msayarakat ini merupakan kolaborasi antara Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah dengan Universiti Sains Malaysia (USM) yang mengeksplorasi makna budaya dan linguistic dari kuliner tradisional di Medan dan Penang. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah melestarikan warisan memalui pendokumentasian, analisis, dan perbandingan istilah kuliner, akar sejarah, serta makna simbolis ditengah tantangan globalisasi. Dengan pendekatan campuran-gabungan antara etnografi lapangan, linguistic komputasional (pemetaan leksikal berbasis AI), dan analisis semiotik- tim mengumpulkan data dari sejarah lisan, resep kuno dan etnogradi digital. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini menonjolkan variasi regional terkait migrasi dan pengaruh colonial dan terdatanya istilah seperti rendang (Minang) dan nasi kandar (Melayu-India), dilengkapi etimologi dan narasi budaya.

Globalisasi mengancam keberlangsungan warisan kuliner tradisional melalui homogenisasi rasa dan hilangnya pengetahuan lokal, sehingga dokumentasi linguistik dan budaya menjadi langkah krusial untuk mencegah erosi budaya.Program pengabdian masyarakat yang melibatkan kolaborasi antara Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah dan Universiti Sains Malaysia berhasil mengumpulkan, menganalisis, dan memetakan istilah kuliner tradisional di Medan dan Penang, memperkaya pemahaman tentang variasi regional serta akar sejarahnya.Dengan hasil tersebut, studi ini memberikan dasar referensi edukatif untuk melestarikan identitas kuliner sebagai bagian penting dari warisan budaya bersama Indonesia‑Malaysia.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan geografis dengan melakukan studi komparatif istilah kuliner tradisional di beberapa kota utama Asia Tenggara, menggunakan teknik pemetaan leksikal berbasis AI yang lebih canggih untuk mengidentifikasi pola penyebaran dan transformasi istilah. Selain itu, penelitian longitudinal diperlukan untuk memantau perubahan penggunaan istilah kuliner tradisional di kalangan generasi muda, khususnya melalui media digital, guna memahami dampak modernisasi terhadap pelestarian pengetahuan budaya. Terakhir, sebuah intervensi edukatif yang mengintegrasikan pembelajaran leksikal kuliner tradisional ke dalam kurikulum sekolah dapat dievaluasi untuk menilai efektivitasnya dalam memperkuat identitas budaya dan menjaga keberlanjutan warisan kuliner di masyarakat.

  1. Food and Memory | Annual Reviews. food memory annual reviews review anthropology volume article jon holtzman... doi.org/10.1146/annurev.anthro.35.081705.123220Food and Memory Annual Reviews food memory annual reviews review anthropology volume article jon holtzman doi 10 1146 annurev anthro 35 081705 123220
Read online
File size401.04 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test