JURNALGRAHAKIRANAJURNALGRAHAKIRANA

General Ledger : Jurnal Studi Ilmu Akuntansi dan KeuanganGeneral Ledger : Jurnal Studi Ilmu Akuntansi dan Keuangan

Dalam penelitian ini, peneliti mencoba mengungkap serta perencanaan keuangan di dalamnya. Penelitian ini mengkaji bagaimana responden menerapkan akuntansi rumah tangga dan mengelola keuangan mereka dalam empat aspek penting, yaitu penganggaran, pencatatan, pengambilan keputusan, dan perencanaan jangka panjang. Penelitian ini mengungkap praktik akuntansi pada 20 responden yang memiliki pekerjaan tetap, latar belakang pendidikan minimal S1, sudah berkeluarga, dan tinggal di Kota Medan. Metode kualitatif digunakan dengan pendekatan studi fenomenologi untuk memahami perilaku manusia dalam mengelola dan merencanakan keuangan keluarga, dengan data diperoleh dari wawancara mendalam. Perbedaan praktik akuntansi rumah tangga dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan pemahaman terhadap akuntansi, kondisi geografis, serta status pekerjaan. Meskipun hampir setengah responden tidak memiliki catatan keuangan, hampir seluruhnya memiliki tabungan sebagai bentuk perlindungan terhadap masa depan.

Akuntansi rumah tangga berperan penting dalam perencanaan anggaran, pencatatan, pengambilan keputusan, dan perencanaan jangka panjang untuk menghindari hutang dan penggunaan kartu kredit secara berlebihan, serta memperkuat komunikasi antara pasangan.Meskipun hampir setengah responden tidak mencatat keuangan secara tertulis, hampir semua memiliki tabungan sebagai bentuk antisipasi terhadap kebutuhan besar dan kejadian tak terduga di masa depan.Perbedaan praktik akuntansi dipengaruhi oleh pengetahuan, status pekerjaan, dan faktor emosional yang terkait dengan mental accounting, sehingga pendekatan akuntansi rumah tangga bersifat fleksibel dan penuh pertimbangan sosial-psikologis.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh tingkat literasi keuangan terhadap konsistensi dalam pencatatan keuangan rumah tangga, terutama pada keluarga dengan pendidikan tinggi namun tidak membiasakan pencatatan tertulis. Kedua, penting untuk mengkaji peran komunikasi antar pasangan dalam proses pengambilan keputusan keuangan, apakah ada dominasi salah satu pihak dan bagaimana hal itu memengaruhi keseimbangan keuangan keluarga. Ketiga, perlu dieksplorasi efektivitas penggunaan aplikasi keuangan digital sederhana dalam membantu keluarga mengelola anggaran dan tabungan, mengingat masih terbatasnya penggunaan teknologi dalam pencatatan meskipun latar belakang pendidikannya memadai. Penelitian lanjutan sebaiknya menggabungkan pendekatan kuantitatif untuk mengukur korelasi antara faktor-faktor tersebut dan keberhasilan manajemen keuangan rumah tangga. Dengan memahami hambatan non-teknis seperti kebiasaan dan dinamika keluarga, penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih utuh tentang penerapan akuntansi rumah tangga. Pendekatan campuran antara kualitatif dan kuantitatif akan memperkaya temuan dan memungkinkan pengembangan alat bantu yang lebih relevan. Selain itu, penelitian bisa merancang intervensi kecil berupa pelatihan pencatatan keuangan sederhana untuk melihat dampaknya terhadap perilaku menabung dan pengeluaran impulsif. Fokus pada konteks urban seperti Medan juga bisa diperluas ke daerah lain untuk melihat pengaruh budaya atau ekonomi lokal. Temuan dari studi-studi ini dapat menjadi dasar pengembangan program edukasi keuangan keluarga yang lebih personal dan efektif. Pada akhirnya, pendekatan penelitian yang holistik akan membantu membangun sistem manajemen keuangan rumah tangga yang lebih berkelanjutan dan adaptif.

  1. #rumah tangga#rumah tangga
  2. #literasi keuangan digital#literasi keuangan digital
Read online
File size349.96 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-3dy
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test