UINSAUINSA

Islamica: Jurnal Studi KeislamanIslamica: Jurnal Studi Keislaman

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah Indonesia terhadap pengungsi Rohingya berdasarkan perspektif maslahah mursalah. Berbagai polemik yang terjadi akibat terus berdatangannya pengungsi, menimbulkan stigma negatif di masyarakat. Hasilnya menunjukkan, upaya yang dapat dilakukan Indonesia adalah memenuhi hak-hak orang Rohingya hanya ketika mereka menjadi pengungsi atau pencari suaka di Indonesia. Hak-hak yang dapat dipenuhi sebagai maslahah meliputi: 1) kebebasan beragama, hak untuk hidup dan bebas dari rasa takut (pemeliharaan jiwa) di mana Indonesia telah membangun Shelter Komunitas Terpadu sebagai tempat tinggal bagi pengungsi Rohingya dan membangun masjid atau tempat ibadah untuk etnis Muslim Rohingya bernama Masjid Arakan; 2) Penuhi jaminan keselamatan, menjamin kehormatan manusia; 3) Hak untuk mempertahankan suku atau etnis, hak untuk menikah dan memiliki keturunan; 4) Hak untuk memperoleh pendidikan (pemeliharaan pikiran); 5) Hak untuk memperoleh kehidupan yang layak dengan diberi kesempatan untuk mencari nafkah (pemeliharaan harta).

Penelitian sebelumnya mengenai kebijakan pemerintah mengenai pengungsi Rohingya di Indonesia menyatakan bahwa pemerintah Indonesia menerima kedatangan mereka hanya sementara, terkait dengan memenuhi kebutuhan hidup mereka dengan bantuan dari UNHCR dan IOM.Namun, seiring berjalannya waktu, pengungsi terus berdatangan hingga tahun ini.Sesuai dengan Perpres Nomor 125 Tahun 2016 dan dari perspektif maslahah mursalah, apa yang telah dilakukan pemerintah dan masyarakat sekitar adalah benar-benar sejalan dengan kemanusiaan.tetapi tentu saja, ada rasa khawatir, kapan ini akan berakhir.Kemudian muncul pendapat bahwa para aktivis sosial yang menampung dana yang disumbangkan oleh rakyat Indonesia untuk membantu pengungsi Rohingya, apakah telah digunakan dengan baik atau apakah rakyat Indonesia akan menerima hidup berdampingan dengan pengungsi Rohingya.Hal ini dapat diteliti lebih lanjut di penelitian mendatang.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak sosial dan ekonomi dari kedatangan pengungsi Rohingya di Indonesia, serta bagaimana masyarakat lokal dan pengungsi dapat saling berinteraksi dan bekerja sama secara harmonis. Kedua, penelitian tentang bagaimana kebijakan pemerintah Indonesia dalam menangani pengungsi Rohingya dapat diterapkan secara efektif dan efisien, serta bagaimana kebijakan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi di lapangan. Ketiga, penelitian tentang bagaimana peran media sosial dan narasi negatif yang beredar di masyarakat dapat mempengaruhi persepsi dan sikap masyarakat terhadap pengungsi Rohingya, serta bagaimana cara mengatasi stigma dan diskriminasi yang mungkin timbul.

  1. DOI Name 10.2419 Values. doi name values index type timestamp data hs admin 41z handle na create hdl... doi.org/10.2419DOI Name 10 2419 Values doi name values index type timestamp data hs admin 41z handle na create hdl doi 10 2419
  2. Rohingya Refugee Crisis in Bangladesh: The Case of UNHCR’s Response | Jurnal Hubungan Internasional.... doi.org/10.18196/hi.91160Rohingya Refugee Crisis in Bangladesh The Case of UNHCRAos Response Jurnal Hubungan Internasional doi 10 18196 hi 91160
Read online
File size374.84 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test