STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA
Media MahardhikaMedia MahardhikaUntuk memaksimalkan hasil bisnis dan memastikan kepuasan pelanggan, penting untuk meningkatkan kinerja karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model kepemimpinan yang diterapkan oleh PT Graha Seribu Satu Jaya serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kinerja karyawan di perusahaan tersebut. Metodologi pengumpulan data, analisis hasil, dan penarikan kesimpulan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Sumber data meliputi studi literatur, observasi mendalam, serta wawancara mendalam dengan empat karyawan dan penyelia produksi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perusahaan menerapkan pendekatan manajemen demokratis. Penyelia produksi menghargai potensi satu sama lain melalui kegiatan yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kinerja karyawan, pelatihan, kapabilitas karyawan, serta ketergantungan karyawan terhadap bantuan orang lain. Namun, karyawan merasa kurang termotivasi, sehingga menimbulkan kurangnya inisiatif dalam bekerja.
Gaya kepemimpinan di PT Graha Seribu Satu Jaya bersifat demokratis, ditandai dengan pengambilan keputusan melalui musyawarah untuk mufakat dan komunikasi yang baik antara atasan dan bawahan.Gaya kepemimpinan demokratis ini terbukti mampu meningkatkan efektivitas kinerja karyawan dari segi pelibatan dalam pelatihan, kuantitas, kualitas, dan kepercayaan diri.Namun, gaya kepemimpinan demokratis belum berhasil meningkatkan inisiatif karyawan dalam melaksanakan tugas secara mandiri.
Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai kombinasi gaya kepemimpinan demokratis dan otoriter dalam konteks manajemen kinerja karyawan, untuk mengetahui apakah gaya hybrid dapat lebih efektif dalam mendorong inisiatif tanpa mengurangi keterlibatan. Kedua, sebaiknya diteliti pengaruh penerapan pelatihan problem solving berbasis Creative Problem Solving (CPS) terhadap peningkatan inisiatif dan kreativitas karyawan di lingkungan kerja yang menerapkan kepemimpinan demokratis. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi bagaimana sistem umpan balik reguler antara atasan dan bawahan dapat memperkuat akuntabilitas dan rasa tanggung jawab individu dalam budaya kerja yang egaliter, serta apakah hal ini dapat menjadi jembatan antara partisipasi dan inisiatif pribadi. Penelitian-penelitian ini dapat membantu memahami keseimbangan antara keterlibatan kolektif dan dorongan individual dalam organisasi modern.
| File size | 312.99 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPRUMPR Faktor budaya, ekonomi, dan pemahaman agama menjadi variabel penghambat implementasi undang-undang secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan sinkronisasiFaktor budaya, ekonomi, dan pemahaman agama menjadi variabel penghambat implementasi undang-undang secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan sinkronisasi
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SD Negeri Rancaekek 05 Kabupaten Bandung. Teknik pengumpulan data dilakukanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SD Negeri Rancaekek 05 Kabupaten Bandung. Teknik pengumpulan data dilakukan
IITSSIITSS Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran implementasi kurikulum prototipe dalam membentuk profil guru unggul yang adaptif, inovatif, dan berorientasiArtikel ini bertujuan untuk menganalisis peran implementasi kurikulum prototipe dalam membentuk profil guru unggul yang adaptif, inovatif, dan berorientasi
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Namun, rendahnya motivasi kerja masih ditemukan di beberapa sekolah, ditandai dengan kurangnya antusiasme mengajar dan partisipasi dalam kegiatan profesional.Namun, rendahnya motivasi kerja masih ditemukan di beberapa sekolah, ditandai dengan kurangnya antusiasme mengajar dan partisipasi dalam kegiatan profesional.
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Partisipan menyoroti coaching yang membantu dalam aspek mindfulness, pemahaman proses persiapan pembelajaran yang diobservasi, serta elemen-elemen kunciPartisipan menyoroti coaching yang membantu dalam aspek mindfulness, pemahaman proses persiapan pembelajaran yang diobservasi, serta elemen-elemen kunci
STAIMUTTAQIENSTAIMUTTAQIEN Nilai-nilai Islam memiliki relevansi yang signifikan dalam membimbing individu Muslim dalam menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. PenelitianNilai-nilai Islam memiliki relevansi yang signifikan dalam membimbing individu Muslim dalam menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Penelitian
UNUBLITARUNUBLITAR Populasi penelitian ini adalah 51.571 penyintas Covid-19 di Surabaya. Sampel penelitian sebanyak 144 penyintas. Teknik pengambilan sampel menggunakan samplingPopulasi penelitian ini adalah 51.571 penyintas Covid-19 di Surabaya. Sampel penelitian sebanyak 144 penyintas. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling
UNUBLITARUNUBLITAR Riset yang dilakukan menggunakan mix method dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan fenomena yang sedang terjadi. Populasi penelitian ini adalahRiset yang dilakukan menggunakan mix method dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan fenomena yang sedang terjadi. Populasi penelitian ini adalah
Useful /
UMPRUMPR Kompetensi mahasiswa PGSD dalam merancang model pembelajaran inkuiri meliputi kemampuan merancang rencana pembelajaran, menyusun buku guru, dan buku siswaKompetensi mahasiswa PGSD dalam merancang model pembelajaran inkuiri meliputi kemampuan merancang rencana pembelajaran, menyusun buku guru, dan buku siswa
UMPRUMPR Penelitian ini berkontribusi pada integrasi kearifan lokal dalam teori manajemen modern serta menawarkan implikasi praktis bagi program kesejahteraan keluargaPenelitian ini berkontribusi pada integrasi kearifan lokal dalam teori manajemen modern serta menawarkan implikasi praktis bagi program kesejahteraan keluarga
UMPRUMPR Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh pengetahuan dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha di SMA Negeri 3 Palangka Raya.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh pengetahuan dan lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha di SMA Negeri 3 Palangka Raya.
UNTAG SMDUNTAG SMD Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3 x 2 x 3 yang diulang 2 kali. Faktor 1 yaituMetode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3 x 2 x 3 yang diulang 2 kali. Faktor 1 yaitu