UMIUMI

Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDIJurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) adalah radang akut saluran pernapasan atas maupun bawah yang disebabkan oleh agen infeksius yaitu infeksi jasad renik atau bakteri, virus, tanpa atau disertai parenkim paru. Penyakit ISPA di Indonesia berada pada 10 daftar penyakit terbanyak di rumah sakit. Tujuan dari PKM FK-UMI adalah untuk membawa program SPA (Sekolah Bebas ISPA), meningkatkan pengetahuan mengenai ISPA, mencegah dan mengurangi terjadinya ISPA kepada SD Galilea Hosana Kids School. Metode yang digunakan adalah dengan menyampaikan materi tentang definisi, gejala, bagaimana bisa terkena ISPA dan cara pencegahan ISPA. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak sekolah SD Galilea Hosana masih belum mengerti mengenai pengertian ISPA, tanda dan gejala penurunan imunitas tubuh, cara meningkatkan imunitas tubuh dan cara mencegah penyebaran ISPA. Penyuluhan pada para siswa/siswi SD Galilea Hosana Kids School sangat efektif dengan mengedukasi para murid tentang ISPA.

Penyuluhan pada para siswa/siswi SD Galilea Hosana Kids School sangat efektif dengan mengedukasi para murid tentang ISPA karena pengetahuan murid ISPA dengan ISPA bisa menyebar dan cara bagaimana pencegahan masih kurang.Melalui program penyuluhan yang diberikan oleh kelompok A1, para murid SD Galilea Hosana Kids School akan lebih waspada dengan penyakit ISPA sehingga mengurangi pada lingkungan sekolah.Setelah dilakukan evaluasi, pengetahuan para murid tentang ISPA telah meningkat yang terbukti dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan dengan benar pada sesi tanya jawab.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas program SPA secara longitudinal dengan memantau perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa terhadap ISPA selama setahun setelah penyuluhan, sehingga dapat menilai dampak jangka panjang intervensi. Selanjutnya, diperlukan studi komparatif antara metode penyuluhan tradisional yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan berbasis teknologi digital, misalnya aplikasi mobile edukasi, untuk mengetahui mana yang lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman ISPA pada anak sekolah dasar. Selain itu, penelitian yang melibatkan peran orang tua dan guru sebagai pendukung utama dapat mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan rumah dan sekolah yang berkontribusi pada pencegahan ISPA, sehingga program dapat dirancang secara holistik. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memperkaya bukti ilmiah mengenai strategi edukasi kesehatan yang optimal bagi anak-anak, khususnya dalam konteks pencegahan infeksi saluran pernapasan akut. Dengan demikian, hasilnya dapat menjadi dasar kebijakan publik untuk meningkatkan kualitas program kesehatan sekolah di wilayah yang memiliki prevalensi ISPA tinggi. Penelitian-penelitian tersebut juga dapat menguji apakah peningkatan pengetahuan berhubungan langsung dengan penurunan insiden ISPA secara signifikan. Akhirnya, temuan dari studi lanjutan ini dapat membantu mengoptimalkan alokasi sumber daya serta meningkatkan keberlanjutan intervensi kesehatan di lingkungan pendidikan.

  1. Penyuluhan Program SPA (Sekolah Bebas Ispa) Kepada Siswa SD Galilea Hosana Kids School | Jurnal Pengabdian... ejurnal.methodist.ac.id/index.php/methabdi/article/view/2516Penyuluhan Program SPA Sekolah Bebas Ispa Kepada Siswa SD Galilea Hosana Kids School Jurnal Pengabdian ejurnal methodist ac index php methabdi article view 2516
Read online
File size244.15 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test