BSIBSI

Bianglala InformatikaBianglala Informatika

Penelitian ini bertujuan untuk merancang model sistem informasi pengaduan masyarakat berbasis mobile di Kantor Desa Tuntungan I guna mengatasi masalah pengelolaan pengaduan yang masih bersifat tradisional, yang menyebabkan ketidakefisienan dan kurangnya transparansi. Pendekatan yang digunakan adalah metode prototipe, dimulai dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara untuk memahami kebutuhan pengguna. Prototipe awal dikembangkan dan diuji secara bertahap berdasarkan umpan balik pengguna, sehingga menghasilkan sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Evaluasi kelayakan dilakukan untuk memastikan efektivitas dan kepuasan pengguna selama proses pengembangan. Model yang dihasilkan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan pengaduan masyarakat. Sistem ini memberikan gambaran komprehensif tentang proses pengajuan, pemrosesan, dan pemantauan status pengaduan secara real-time. Berdasarkan hasil evaluasi, kelayakan model sistem mencapai 88%, menunjukkan bahwa sistem ini dapat diimplementasikan dengan baik di Kantor Desa Tuntungan I. Selain itu, sistem ini diharapkan mampu memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat dalam menyampaikan keluhan dan mendapatkan tanggapan yang cepat serta tepat waktu.

Penelitian ini berhasil merancang model sistem informasi pengaduan masyarakat berbasis mobile dengan menggunakan metode prototipe, yang dimulai dari pengumpulan data melalui observasi dan wawancara untuk memahami kebutuhan pengguna.Model sistem yang dihasilkan menunjukkan tingkat kelayakan mencapai 88%, menandakan bahwa sistem siap untuk diimplementasikan di Kantor Desa Tuntungan I.Dengan adanya sistem informasi pengaduan masyarakat berbasis mobile ini, diharapkan masyarakat dapat lebih aktif berpartisipasi dalam menyampaikan keluhan dan saran mereka, serta pemerintah dapat memberikan respons yang lebih cepat dan efektif terhadap kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji implementasi sistem ini pada desa-desa lain dengan karakteristik yang berbeda untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi. Kedua, pengembangan fitur analisis sentimen pada pengaduan masyarakat dapat memberikan informasi berharga bagi pemerintah desa dalam memahami isu-isu yang paling sering dikeluhkan dan mengambil tindakan yang tepat. Ketiga, integrasi sistem ini dengan platform media sosial dapat meningkatkan jangkauan dan partisipasi masyarakat dalam menyampaikan pengaduan, serta mempercepat proses penyelesaian masalah.

Read online
File size412.61 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test