IJCISIJCIS
International Journal of Computer and Information System (IJCIS)International Journal of Computer and Information System (IJCIS)Transisi menuju sistem energi yang berkelanjutan adalah sebuah keharusan global dan nasional, terutama sejalan dengan target Net Zero Emissions (NZE) Indonesia pada tahun 2060. Dalam konteks ini, munculnya prosumer - individu yang baik mengonsumsi maupun memproduksi energi, khususnya melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (PLTS Atap) - mengubah dinamika sistem energi perkotaan. Studi ini menyelidiki peran strategis prosumer di Jakarta dengan menggunakan kerangka kerja techno-social yang mengintegrasikan dimensi teknis, ekonomi, kebijakan, dan perilaku. Fokus utama adalah pergeseran kebijakan regulasi dari Peraturan MEMR No. 26/2021, yang mendukung net-metering, ke MEMR No. 2/2024, yang menghilangkan kompensasi untuk energi yang diekspor. Perubahan ini mengubah peran prosumer dari kontributor grid menjadi optimizer konsumsi sendiri. Akibatnya, teknologi seperti Sistem Penyimpanan Energi Baterai (BESS) dan Sistem Manajemen Energi Rumah (HEMS) menjadi penting untuk mempertahankan kelayakan ekonomi. Temuan menunjukkan bahwa kesuksesan prosumer sebagai agen transisi energi tergantung pada lingkungan kebijakan yang stabil dan mendukung. Tanpa dukungan regulasi yang konsisten, potensi transformasi dari desentralisasi yang didorong prosumer mungkin tetap tidak dimanfaatkan.
Studi ini menekankan potensi prosumer untuk mempercepat transisi energi Indonesia, terutama dalam konteks perkotaan seperti Jakarta.Temuan menekankan interaksi kritis antara teknologi, kebijakan, dan perilaku sosial, menunjukkan bagaimana regulasi yang mendukung dan stabil dapat membuka potensi prosumer.Pergeseran dari net-metering ke kebijakan tanpa ekspor energi telah merombak insentif dan perilaku pengguna, mendorong transisi dari kontribusi grid ke optimasi konsumsi sendiri.Diskusi menawarkan wawasan berharga untuk desain kebijakan masa depan, menyarankan pentingnya kerangka kerja regulasi adaptif yang menyeimbangkan inovasi, kesetaraan, dan keandalan sistem.Dengan memosisikan prosumer sebagai agen sentral dalam desentralisasi energi, studi ini menekankan kebutuhan akan tata kelola energi partisipatif dan inklusif.Penelitian masa depan harus berfokus pada pemodelan techno-ekonomi jangka panjang sistem PV BESS, studi perilaku, dan analisis institusional tata kelola energi terdesentralisasi.
Untuk mendorong adopsi teknologi energi terbarukan, penting untuk mempertimbangkan insentif finansial yang inovatif, seperti skema harga waktu penggunaan (Time-of-Use Pricing) dan tarif umpan (Feed-in Tariff). Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang regulasi baru pada adopsi PV di daerah perkotaan Indonesia. Studi perilaku prosumer dapat membantu memahami bagaimana perubahan kebijakan mempengaruhi persepsi, sikap, dan strategi investasi energi rumah tangga. Selain itu, perlu dieksplorasi model prosumer kolektif, seperti sistem energi berbasis komunitas, khususnya untuk apartemen, blok komersial, dan kawasan industri.
| File size | 291.38 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRAMUNRAM Evaluasi usability yang diterapkan melalui metode System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 87,14. Skor ini termasuk dalam kategori acceptable, beradaEvaluasi usability yang diterapkan melalui metode System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 87,14. Skor ini termasuk dalam kategori acceptable, berada
MASOEMUNIVERSITYMASOEMUNIVERSITY Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi kurangnya pemahaman para pengusaha muda mengenai pemanfaatan AR 3D untuk menambah pengetahuan dan berinovasi agarInisiatif ini bertujuan untuk mengatasi kurangnya pemahaman para pengusaha muda mengenai pemanfaatan AR 3D untuk menambah pengetahuan dan berinovasi agar
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI The integration of semiotic principles—icons, indices, and symbols—into AR design enables the representation of mathematical meaning through visualThe integration of semiotic principles—icons, indices, and symbols—into AR design enables the representation of mathematical meaning through visual
IRPIIRPI 000 gambar yang mewakili enam class frasa BISINDO: “saya, “kamu, “senang, “bingung, “marah, dan “apa kabar, sebanyak 263 epoch. Hasil pengujian000 gambar yang mewakili enam class frasa BISINDO: “saya, “kamu, “senang, “bingung, “marah, dan “apa kabar, sebanyak 263 epoch. Hasil pengujian
IJCISIJCIS Namun, tantangan infrastruktur, privasi data, dan kesiapan guru tetap menghambat adopsi yang merata, terutama di negara berkembang. Untuk memaksimalkanNamun, tantangan infrastruktur, privasi data, dan kesiapan guru tetap menghambat adopsi yang merata, terutama di negara berkembang. Untuk memaksimalkan
ISI DPSISI DPS Topeng merupakan salah satu unsur kebudayaan di Bali yang memiliki ciri khas tersendiri, sehingga mudah dibedakan dari topeng daerah lain di Indonesia.Topeng merupakan salah satu unsur kebudayaan di Bali yang memiliki ciri khas tersendiri, sehingga mudah dibedakan dari topeng daerah lain di Indonesia.
UMMATUMMAT Selain itu, peran pendidik dalam mengintegrasikan AR ke dalam kurikulum masih menjadi tantangan yang perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian mendatangSelain itu, peran pendidik dalam mengintegrasikan AR ke dalam kurikulum masih menjadi tantangan yang perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian mendatang
UMBUMB Muhammadiyah Museum and its historical collection used as an example of applying AR and VR to the brochure as a promoting media. The Multimedia DevelopmentMuhammadiyah Museum and its historical collection used as an example of applying AR and VR to the brochure as a promoting media. The Multimedia Development
Useful /
UNRAMUNRAM Monitoring jaringan secara real-time memastikan gangguan dapat segera terdeteksi dan diatasi. Kombinasi backbone MPLS dan jalur cadangan GSM/LTE memberikanMonitoring jaringan secara real-time memastikan gangguan dapat segera terdeteksi dan diatasi. Kombinasi backbone MPLS dan jalur cadangan GSM/LTE memberikan
MASOEMUNIVERSITYMASOEMUNIVERSITY Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development), melalui beberapa tahapan diantaranya tahap observasi awal, pelaksanaanKegiatan pengabdian ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development), melalui beberapa tahapan diantaranya tahap observasi awal, pelaksanaan
MASOEMUNIVERSITYMASOEMUNIVERSITY Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah sesuai dengan yang diharapkan, terlihat dari antusiasme para peserta pada saat diskusi. BahkanHasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah sesuai dengan yang diharapkan, terlihat dari antusiasme para peserta pada saat diskusi. Bahkan
MASOEMUNIVERSITYMASOEMUNIVERSITY Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan sosialisasi interaktif, demonstrasi penggunaan teknologi digital yangMetode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan sosialisasi interaktif, demonstrasi penggunaan teknologi digital yang