UBTUBT

Elektrika BorneoElektrika Borneo

Peningkatan kebutuhan energi mendorong pemanfaatan energi terbarukan, salah satunya adalah energi surya. Penelitian ini membahas perancangan sistem PLTS atap pada Gedung Laboratorium Sentral Ilmu Hayati (LSIH) Universitas Borneo Tarakan. Dengan menggunakan perangkat lunak PVsyst, desain teknis sistem disimulasikan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan beban aktual gedung. Hasil perancangan menunjukkan penggunaan 32 modul surya 250Wp dan 2 inverter dengan total daya keluaran mencapai 8,2 kWh. Sistem ini mampu menyuplai daya sebesar 8 kWh dan menghasilkan energi hingga 11.958 kWh/tahun.

Sistem PLTS atap dengan konfigurasi 32 panel surya 250 Wp dan 2 inverter 4,2 kW pada Gedung LSIH UBT mampu menghasilkan energi hingga 11.Dengan sistem on-grid, sebagian kebutuhan energi gedung dapat terpenuhi secara langsung, serta mendukung inisiatif energi bersih pada sektor pendidikan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi optimasi orientasi panel surya untuk meningkatkan efisiensi sistem. Selain itu, analisis kinerja inverter berbeda dalam sistem on-grid dapat menjadi fokus untuk meminimalkan kerugian daya. Terakhir, studi tentang dampak jangka panjang perubahan iklim terhadap produksi energi PLTS di daerah tropis dapat memberikan wawasan baru untuk perencanaan sistem yang lebih berkelanjutan.

Read online
File size871.7 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test