HK PUBLISHINGHK PUBLISHING

Journal of CitizenshipJournal of Citizenship

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional mengharuskan mahasiswa untuk menjalani rutinitas keagamaan yang disiplin, mandiri, dan intens. Kondisi ini berpotensi menimbulkan tekanan psikologis yang membutuhkan ketahanan. Spiritualitas diyakini sebagai salah satu faktor internal penting yang dapat memperkuat ketahanan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh spiritualitas terhadap ketahanan siswa di pondok pesantren di wilayah Sulawesi Selatan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain survei korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 416 siswa SMA yang diseleksi melalui teknik multistage cluster random sampling dari 12 pondok pesantren. Instrumen yang digunakan adalah Skala Spiritualitas (diadaptasi dari Inventarisasi Orientasi Spiritual/Elkins, dengan reliabilitas α = 0,93) dan Skala Ketahanan (berdasarkan teori Reivich & Shatté, dengan reliabilitas α = 0,79). Analisis data dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan software Mplus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas memiliki efek positif yang signifikan terhadap ketahanan siswa (β = 0,341, z = 6,718, p < 0,001). Temuan ini menegaskan bahwa semakin tinggi tingkat spiritualitas, semakin kuat ketahanan psikologis mahasiswa dalam menghadapi tekanan kehidupan pesantren. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program pengembangan rohani di pesantren memiliki kontribusi penting dalam penguatan ketahanan siswa. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk memperluas wilayah penelitian dan menambah faktor eksternal seperti dukungan keluarga dan iklim pesantren.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa spiritualitas berpengaruh positif signifikan terhadap resiliensi santri pesantren di Sulawesi Selatan.Implikasi praktis adalah pentingnya program pembinaan spiritual yang terintegrasi dalam kurikulum pesantren untuk meningkatkan resiliensi santri.Penelitian lanjutan disarankan memperluas cakupan wilayah dan melibatkan faktor eksternal seperti dukungan keluarga serta iklim pesantren.

Penelitian lanjutan bisa dilakukan untuk bertanya bagaimana dimensi spiritualitas seperti makna hidup dan transendensi berinteraksi dengan dukungan keluarga dalam membangun resiliensi santri di pesantren di luar Sulawesi Selatan, menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam untuk memahami pengalaman pribadi para santri agar mendapatkan gambaran lebih mendalam tentang bagaimana praktik sufistik seperti dzikir dan tahajud meningkatkan kemampuan mereka menghadapi stres, sehingga dapat dikembangkan model intervensi baru yang menggabungkan unsur teknologi digital sebagai alat pembelajaran spiritual virtual yang dapat diakses santri dari berbagai daerah untuk mendukung ketahanan psikologis mereka. Studi longitudinal juga bisa menjelajahi perubahan resiliensi santri dari waktu ke waktu seiring dengan peningkatan spiritualitas melalui program pesantren, dengan melibatkan sampel dari pesantren modern dan tradisional di seluruh Indonesia untuk melihat apakah iklim pesantren seperti hubungan dengan kiai atau nyai memediasi pengaruh tersebut, sehingga memberikan rekomendasi bagi kebijakan pendidikan pesantren dalam membina santri yang lebih tangguh. Pertanyaan penelitian lain yang menarik adalah apakah faktor budaya lokal Sulawesi Selatan, seperti tradisi Sufistik Nusantara, memperkuat hubungan antara spiritualitas dan resiliensi secara spesifik di wilayah tersebut, dengan menggunakan pendekatan campuran metode survei kuantitatif dan analisis dokumen tradisional untuk mengidentifikasi elemen budaya yang bisa dikembangkan menjadi standar nasional dalam kurikulum pelatihan spiritual bagi santri di pesantren secara keseluruhan, karena hal ini bisa mengatasi keterbatasan wilayah sempit dalam penelitian asli.

  1. Online First – Eurasian Journal of Educational Research. first eurasian journal educational research... ejer.com.tr/online-firstOnline First Ae Eurasian Journal of Educational Research first eurasian journal educational research ejer tr online first
  2. The History of Pesantren: An Overview of Civilizational Discourse and the Religious Moderation Among... ejournal.umm.ac.id/index.php/progresiva/article/view/24473The History of Pesantren An Overview of Civilizational Discourse and the Religious Moderation Among ejournal umm ac index php progresiva article view 24473
  3. PESANTREN AS A PILLAR OF ISLAMIC CIVILIZATION DEVELOPMENT IN INDONESIA | Academicus: Journal of Teaching... doi.org/10.59373/academicus.v2i1.19PESANTREN AS A PILLAR OF ISLAMIC CIVILIZATION DEVELOPMENT IN INDONESIA Academicus Journal of Teaching doi 10 59373 academicus v2i1 19
  4. The Multiculturalism of Pesantren: Scaffolding Diversity of Indonesian Society | AL-WIJDÃN Journal... ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/alwijdan/article/view/1464The Multiculturalism of Pesantren Scaffolding Diversity of Indonesian Society AL WIJDyEN Journal ejournal uniramalang ac index php alwijdan article view 1464
  1. #faktor internal#faktor internal
  2. #kebijakan pendidikan#kebijakan pendidikan
Read online
File size268.22 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-10B
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test