LAPANLAPAN

Jurnal Teknologi DirgantaraJurnal Teknologi Dirgantara

Software prediksi posisi lintasan satelit ada yang gratis, berbayar, dan berlisensi serta ada yang mengembangkannya menggunakan software khusus simulasi satelit dengan kebutuhan spesifikasi komputer cukup besar. Dalam karya tulis ini file DJTSatLib.dll yang berisi algoritma model SGP4 dan file gdi32.dll yang berisi proses pengolah graphic teknik proyeksi Mercator dapat memvisualisasikan prediksi lintasan satelit dalam tampilan 2 dimensi dengan 100 titik posisi dalam 100 menit sebelum waktu lintasan jangkauan stasiun bumi. Hasilnya dapat dijalankan menggunakan komputer berspesifikasi relatif rendah dengan 15 MB pemakaian RAM dan 8% pemakaian CPU.

Penggunaan algoritma model SGP4 yang berada di file DJTSatLib.dll untuk teknik Mercator, dapat mensimulasikan visual posisi lintasan satelit orbit rendah secara dua dimensi dengan 100 titik posisi dalam100 menit sebelum satelit masuk ke jangkauan stasiun bumi.Aplikasi simulator ini berjalan baik menggunakan komputer dengan spesifikasi rendah, dengan menggunakan memory RAM 15 MB dan kinerja CPU 8%.

Penelitian selanjutnya dapat dikembangkan dari beberapa arah untuk meningkatkan kapabilitas simulator ini. Pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana cara mengintegrasikan output prediksi lintasan secara langsung dengan sistem kendali antena penjejak satelit, sehingga memungkinkan tracking otomatis yang lebih akurat dan efisien. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan model visualisasi tiga dimensi. Apakah simulator ini dapat ditingkatkan untuk menampilkan posisi satelit relatif terhadap topografi bumi dan memprediksi waktu okultasi atau kontak visual dengan stasiun bumi secara lebih realistis? Arah ketiga adalah meningkatkan aspek otomasi data dan keandalan prediksi. Penelitian selanjutnya bisa mengeksplorasi pembuatan modul yang mampu mengunduh dan memperbarui data TLE secara otomatis dari sumber online. Hal ini juga membuka peluang untuk menganalisis dan memvisualisasikan akumulasi kesalahan prediksi yang terjadi dari waktu ke waktu akibat usia data TLE, memberikan wawasan tentang batas akurasi model. Pengembangan ini akan menjadikan simulator tidak hanya sebagai alat visualisasi, tetapi juga sebagai fondasi untuk sistem kendali dan analisis orbit yang lebih komprehensif.

  1. #sistem kendali#sistem kendali
  2. #akurasi model#akurasi model
Read online
File size3.96 MB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-10x
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test