UBTUBT

Elektrika BorneoElektrika Borneo

Sistem fotovoltaik (PV) hibrida mandiri yang terintegrasi dengan baterai lithium-ion telah dirancang dan dievaluasi untuk menggantikan kebutuhan daya pemakaian sendiri pada Instalasi Pengolahan Air (Water Treatment Plant/WTP) di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Malinau (2x3 MW), Kalimantan Utara, Indonesia. Melalui simulasi menggunakan perangkat lunak PVsyst 8.0 dengan mempertimbangkan data penyinaran lokal, profil beban, dan parameter bayangan, sistem ini mencapai fraksi surya tahunan sebesar 94,3% dan rasio kinerja (Performance Ratio/PR) sebesar 67,91%, menghasilkan energi berguna sebesar 120,13 MWh/tahun. Efisiensi siklus baterai mencapai 94,9%, menunjukkan bahwa kehilangan energi selama proses penyimpanan sangat minimal. Temuan ini menunjukkan kelayakan teknis sistem dalam menggantikan energi bantu berbasis fosil di lingkungan industri tropis. Implikasi lebih lanjut mencakup potensi penghematan biaya, pengurangan emisi, dan peningkatan keandalan operasional.

Penelitian ini membuktikan bahwa sistem PV-baterai hibrida mandiri memiliki kelayakan teknis untuk menyuplai beban daya pemakaian sendiri WTP di lingkungan PLTU terpencil.Sistem menunjukkan tingkat keandalan tinggi dengan fraksi surya sebesar 94,3%, rasio kinerja 67,91%, serta efisiensi baterai sebesar 94,9%.Temuan ini mendukung adopsi sistem serupa dalam aplikasi industri.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan implementasi sistem PV-baterai hibrida secara nyata di PLTU Malinau untuk memvalidasi hasil simulasi dan mengukur dampak ekonomis serta lingkungan secara langsung. Selain itu, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada integrasi sistem dengan sistem kendali SCADA untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pemantauan kinerja secara real-time. Pengembangan strategi manajemen beban adaptif, yang mempertimbangkan fluktuasi iradiasi dan pola konsumsi energi WTP, juga perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi surya dan mengurangi ketergantungan pada baterai, sehingga memperpanjang umur pakai sistem dan mengurangi biaya operasional. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan sistem energi terbarukan yang lebih berkelanjutan dan efisien di sektor industri di wilayah terpencil.

Read online
File size574.6 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test