UBTUBT

Jurnal Pengabdian Masyarakat BorneoJurnal Pengabdian Masyarakat Borneo

Deteksi dini kanker serviks di wilayah Telukjambe masih di bawah target nasional. Salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam penanggulangan kanker serviks adalah dengan melakukan deteksi dini. Namun masih banyak masyarakat khususnya Wanita Usia Subur yang memiliki pengetahuan rendah tentang deteksi dini tersebut. Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan WUS dan bersedia melakukan deteksi dini kanker serviks dalam upaya mencegah anker serviks di wilayah Telukjamber, Karawang. Sasaran dari pendidikan kesehatan ini adalah Wanita Usia Subur (WUS) usia 20-50 tahun yang bertempat tinggal di wilayah Telukjemabe. Edukasi kesehatan dilakukan dengan menggunapakan grup Whatsapp tentang kanker serviks dan deteksi dini kanker serviks. Kagiatan dilaksanakan selama 60 menit pada tanggal 8 Agustus 2022. Dalam kegiatan pendidikan kesehatan tim menyampaikan materi dengan menggunakan teks dan mengirimkan gambar terkait kanker serviks. Hasil menunuukkan terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan melalui Kulwap dengan nilai p=0,03. Hal ini berarti dalam melakukan pendidikan kesehatan bisa menggunakan berbagai media yang mudah diakses seperti grup Whatsapp. Penggunaan Whatsapp ini perlu terus ditingkatkan dan dibiasakan di lingkungan masyarakat karena selain bisa menjangkau secara luas materi juga bisa didownload dan dibava kapan saja.

Ada perbedaan yang signifikan nilai rata-rata skor pengetahuan sebelum dan (nilai sesudah p=0,03).Penyuluhan menggunakan grup Whatsapp bisa digunakan sebagai salah satu metode alternatif karena bisa menjangkau masyarakat yang tidak lebih terbatas oleh jarak.Selain itu materi yang disampaikan jika berupa video dan gambar bisa didownload dan dilihat kapan saja.

Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program edukasi berbasis WhatsApp dengan desain eksperimental acak yang melibatkan sampel lebih besar dan membandingkannya dengan media konvensional seperti leaflet atau video untuk mengetahui perbedaan peningkatan pengetahuan dan perilaku skrining; selanjutnya, studi longitudinal diperlukan untuk menilai apakah peningkatan pengetahuan melalui WhatsApp berkontribusi pada peningkatan partisipasi nyata dalam pemeriksaan IVA atau VIA pada wanita usia subur dalam jangka waktu enam hingga dua belas bulan setelah intervensi; terakhir, pengembangan aplikasi seluler interaktif yang menyertakan pengingat, kuis pengetahuan, dan akses langsung ke layanan kesehatan dapat dievaluasi secara kualitatif dan kuantitatif untuk menentukan dampaknya terhadap keterlibatan komunitas dan keberlanjutan perilaku deteksi dini kanker serviks.

Read online
File size265.85 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test