UMNUMN

Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAmaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Obesitas pada anak usia sekolah menjadi permasalahan kesehatan yang terus meningkat dan berdampak jangka panjang terhadap kondisi fisik maupun mental anak. Salah satu strategi pencegahan yang efektif adalah melalui pendidikan kesehatan sejak dini di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar tentang pencegahan obesitas melalui edukasi kesehatan yang interaktif dan menyenangkan. Kegiatan dilaksanakan di SDN 02 Pamulang, Tangerang Selatan, dengan melibatkan 140 siswa kelas 5, empat dosen, dan 14 mahasiswa keperawatan. Metode yang digunakan meliputi pengukuran antropometri (tinggi badan dan berat badan), permainan edukatif β€œIsi Piringku, penyuluhan menggunakan media poster, serta pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan pengetahuan siswa terhadap pentingnya gizi seimbang dan aktivitas fisik sebagai upaya pencegahan obesitas. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah dan guru. Sebagai tindak lanjut, monitoring kesehatan siswa melalui Unit Kesehatan Sekolah (UKS) disarankan untuk dilakukan secara berkala guna mempertahankan hasil yang telah dicapai. Penguatan peran sekolah sebagai lingkungan edukatif dalam promosi gaya hidup sehat menjadi kunci dalam upaya mencegah obesitas sejak dini.

Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pendidikan kesehatan tentang pencegahan obesitas pada siswa telah berjalan dengan baik.Penerimaan Kepala Sekolah, Guru, Kepala UKS baik serta antusias siswa kelas 5 SDN 02 Pamulang mengikuti rangkaian kegiatan dari awal sampai akhir.Untuk menjaga kesehatan siswa, monitoring obesitas sejalan dengan gizi seimbang dan olahraga ringan perlu ditingkatkan dalam kegiatan UKS.Siswa yang bertubuh sehat dengan menjaga gizi dan pola makan maka kegiatan belajar dapat berlangsung optimal sehingga prestasi gemilang tercapai.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi efektivitas program edukasi kesehatan yang disesuaikan dengan karakteristik budaya dan sosial ekonomi siswa di berbagai wilayah. Hal ini penting untuk memastikan program dapat diterima dan diterapkan secara optimal oleh masyarakat. Kedua, penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari intervensi edukasi kesehatan terhadap perilaku makan dan tingkat aktivitas fisik siswa. Pengukuran ini dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat tentang efektivitas program. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman siswa, guru, dan orang tua terkait program edukasi kesehatan. Informasi ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas program dan memastikan program sesuai dengan kebutuhan dan harapan semua pihak.

  1. Hubungan Sarapan Dengan Prestasi Siswa SD Di Masa Pandemi Covid-19 | JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH.... doi.org/10.30651/Jkm.V6i3.9010Hubungan Sarapan Dengan Prestasi Siswa SD Di Masa Pandemi Covid 19 JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH doi 10 30651 Jkm V6i3 9010
  2. Impact of School-Based Interventions on Pediatric Obesity: A Systematic Review | Cureus. impact school... doi.org/10.7759/cureus.43153Impact of School Based Interventions on Pediatric Obesity A Systematic Review Cureus impact school doi 10 7759 cureus 43153
  3. PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMPN 52 SURABAYA | The Indonesian Journal of Public Health.... e-journal.unair.ac.id/IJPH/article/view/7250PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMPN 52 SURABAYA The Indonesian Journal of Public Health e journal unair ac IJPH article view 7250
Read online
File size643.01 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test