JQWHJQWH

Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's Health

Latar belakang: Keterbatasan kognitif pada remaja dengan disabilitas intelektual membuat mereka lebih berisiko mengalami masalah kesehatan reproduksi, salah satunya menstruasi yang memerlukan perilaku higiene pribadi khusus. Metode drill and practice dianggap efektif dalam meningkatkan perilaku higiene pribadi menstruasi pada siswa SLB karena dalam metode ini dilakukan latihan dan praktik berulang untuk memperoleh keterampilan dan ketangkasan dari materi yang telah dipelajari. Tujuan penelitian ini adalah mengukur efektivitas metode drill and practice terhadap perilaku higiene pribadi menstruasi pada remaja dengan disabilitas intelektual di Sekolah Luar Biasa (SLB) Shanti Kosala Mastrip Nganjuk. Metode: Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan dua kali pengukuran, yaitu mengukur perilaku higiene pribadi menstruasi pada siswa dengan disabilitas intelektual sebelum dan setelah diberikan materi higiene pribadi menstruasi menggunakan metode drill and practice. Hasil: Sebelum diberikan materi higiene pribadi menstruasi, skor perilaku terendah adalah 37,5 dan skor tertinggi 77,5 dengan rata-rata skor 57,90. Setelah diberikan materi higiene pribadi menstruasi menggunakan metode drill and practice, terjadi peningkatan skor perilaku dengan skor terendah 55 dan skor tertinggi 77,5 serta rata-rata skor 74,90. Analisis: Hasil analisis menunjukkan nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < α (0,05), yang menandakan adanya perbedaan rata-rata peningkatan skor perilaku higiene pribadi menstruasi yang signifikan. Kesimpulan: Pemberian materi higiene pribadi menstruasi menggunakan metode drill and practice dapat meningkatkan perilaku higiene pribadi menstruasi pada remaja putri di SLB Shanti Kosala Mastrip Nganjuk.

Pemberian materi higiene pribadi menstruasi menggunakan metode drill and practice terbukti efektif dalam meningkatkan perilaku higiene pribadi menstruasi pada remaja putri dengan disabilitas intelektual.Peningkatan ini ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor perilaku dari 57,90 sebelum intervensi menjadi 74,90 setelah intervensi.Hasil analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode ini layak diterapkan secara konsisten dalam pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah luar biasa.

Pertama, perlu dilakukan penelitian komparatif untuk membandingkan efektivitas metode drill and practice dengan metode pembelajaran lain seperti pembelajaran berbasis permainan atau multimedia interaktif dalam meningkatkan perilaku higiene menstruasi pada remaja dengan disabilitas intelektual, agar dapat diketahui metode yang paling optimal. Kedua, perlu dikembangkan penelitian tindakan kelas yang melibatkan kombinasi metode drill and practice dengan pendekatan orang tua atau pendamping, untuk mengetahui pengaruh keterlibatan keluarga dalam memperkuat pembelajaran dan pembentukan kebiasaan higiene yang berkelanjutan. Ketiga, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk melihat ketahanan perubahan perilaku jangka panjang setelah intervensi selesai, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan perilaku higiene menstruasi pada populasi ini dalam berbagai konteks sosial dan lingkungan sekolah maupun rumah.

  1. THE EFFECTIVENESS OF THE DRILL AND PRACTICE METHOD ON MENSTRUAL PERSONAL HYGIENE BEHAVIOR IN TEENAGERS... jqwh.org/index.php/JQWH/article/view/202THE EFFECTIVENESS OF THE DRILL AND PRACTICE METHOD ON MENSTRUAL PERSONAL HYGIENE BEHAVIOR IN TEENAGERS jqwh index php JQWH article view 202
Read online
File size238.39 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test