LMULMU

Buletin Profesi InsinyurBuletin Profesi Insinyur

Erosi tanah merupakan salah satu masalah degradasi lingkungan utama dan menyebabkan sedimentasi di badan air. Persamaan Erosi Tanah Universal (USLE) dan Persamaan Erosi Tanah Universal yang Direvisi (RUSLE) adalah model yang umum digunakan untuk memperkirakan tingkat erosi tanah di suatu area. Studi ini bertujuan untuk menganalisis tingkat erosi di lokasi penelitian menggunakan pendekatan USLE dan RUSLE dan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang berkontribusi yang memengaruhi tingkat erosi yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat erosi yang diperkirakan di berbagai area lahan adalah sebagai berikut: area tumpukan material galian pada 122,42 ton/ha/tahun (USLE) dan 206,15 ton/ha/tahun (RUSLE), dengan perbedaan 83,73 ton/ha/tahun; area tumpukan tanah atas pada 40,88 ton/ha/tahun (USLE) dan 68,83 ton/ha/tahun (RUSLE), dengan perbedaan 27,95 ton/ha/tahun; area pembersihan lahan pada 33,08 ton/ha/tahun (USLE) dan 55,71 ton/ha/tahun (RUSLE), dengan perbedaan 22,63 ton/ha/tahun; dan area revegetasi pada 29,62 ton/ha/tahun (USLE) dan 49,87 ton/ha/tahun (RUSLE), dengan perbedaan 20,25 ton/ha/tahun. Berdasarkan verifikasi data lapangan, perkiraan erosi yang dihasilkan menggunakan metode USLE (persamaan Utomo) ditemukan lebih akurat. Faktor-faktor utama yang memengaruhi tingkat erosi adalah kemiringan lereng, jenis tanah, penggunaan lahan, dan intensitas curah hujan. Perbedaan dalam hasil antara USLE dan RUSLE disebabkan oleh modifikasi pada faktor erosi curah hujan dan faktor konservasi tanah dalam model RUSLE. Studi ini memberikan rekomendasi untuk strategi konservasi yang dapat diterapkan untuk mengurangi risiko erosi di area penelitian.

Hasil prediksi erosi untuk area yang diamati—termasuk area pembuangan material galian, tumpukan tanah atas, dan pembersihan lahan—menunjukkan bahwa tingkat erosi sangat dipengaruhi oleh kondisi spesifik di setiap lokasi.Studi ini menegaskan bahwa model USLE adalah alat yang sesuai untuk memperkirakan erosi di lingkungan pertambangan, dengan pengaruh signifikan dari faktor-faktor seperti intensitas curah hujan, kemiringan lereng, jenis tanah, dan erodibilitas tanah.Selain itu, strategi mitigasi seperti revegetasi dan struktur konservasi tanah secara efektif dapat mengurangi dampak erosi yang disebabkan oleh pertambangan.Studi ini merekomendasikan penerapan strategi konservasi untuk mengurangi risiko erosi di area penelitian.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan efektivitas pengelolaan erosi di area pertambangan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengintegrasikan data hidrologi yang lebih detail, seperti data limpasan permukaan dan infiltrasi tanah, ke dalam model USLE dan RUSLE. Hal ini akan memungkinkan perkiraan erosi yang lebih akurat dan mempertimbangkan dampak perubahan iklim terhadap pola curah hujan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas berbagai teknik konservasi tanah, seperti terasering, penanaman tanaman penutup tanah, dan penggunaan material stabilisasi, dalam mengurangi erosi di berbagai jenis lahan. Penelitian ini dapat melibatkan studi komparatif untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang sesuai dengan kondisi lokal. Ketiga, pengembangan sistem pemantauan erosi berbasis teknologi penginderaan jauh, seperti drone atau citra satelit resolusi tinggi, dapat memberikan informasi real-time tentang tingkat erosi dan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat dalam pengelolaan lahan.

  1. Jurnal Agrium. erosi teknik konservasi tanah sistem agroforestri sub das krueng meueh meriah jurnal agrium... doi.org/10.29103/agrium.v18i2.5327Jurnal Agrium erosi teknik konservasi tanah sistem agroforestri sub das krueng meueh meriah jurnal agrium doi 10 29103 agrium v18i2 5327
  2. SciELO Brazil - Comparison of sediment rating curves and sediment yield in subbasins of the Itacaiúnas... doi.org/10.1590/2318-0331.2621202100009SciELO Brazil Comparison of sediment rating curves and sediment yield in subbasins of the Itacaiynas doi 10 1590 2318 0331 2621202100009
Read online
File size445.23 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test