UMCUMC

SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiSOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi

Artikel ini ditulis untuk menjajaki hubungan antara etika, logika, dan seni serta sains. Hasil dari artikel ini menunjukkan bahwa sains tidak terbatas dan dalam penggunaannya harus selalu didasarkan pada etika yang berfungsi untuk memberikan pertimbangan tentang baik dan buruk, benar dan salah dari penggunaan sains. Kemudian antara logika, etika, dan seni menjadi bagian tak terpisahkan dari pengembangan sains. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mencari berbagai sumber data dari buku, artikel jurnal, prosiding, dan seminar yang relevan. Pencarian sumber literatur dengan memanfaatkan database Google Schoolar, Portal Indeks Publikasi Indonesia (IPI) Garuda, jurnal terakreditasi nasional (SINTA), Google Books, Buku Cetak, dan sumber referensi lainnya.

Kesimpulannya, hubungan antara etika dan sains adalah bahwa sains tidak terbatas dalam penggunaannya, melainkan harus selalu didasarkan pada etika yang berfungsi sebagai pertimbangan baik buruk, benar salah dalam penggunaan sains.Etika berfungsi sebagai penanda perilaku, sehingga makna sains menjadi indah dan damai serta bertanggung jawab.Selain etika dengan sains dan teknologi, serta seni, kesimpulan mengenai logika dengan sains dan teknologi serta seni memiliki hubungan nyata yang tidak dapat dipisahkan dari rasa ingin tahu yang besar yang tentu saja disertai dengan upaya serius melalui logika, penalaran, eksperimentasi, penyempurnaan, dan keberanian mengambil risiko untuk menghasilkan penemuan yang bermanfaat bagi generasi mendatang.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana implementasi prinsip-prinsip etika dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) dapat mencegah bias algoritmik dan memastikan keadilan dalam pengambilan keputusan. Selain itu, studi komparatif mengenai pendekatan etika dalam sains dan teknologi di berbagai negara dengan latar belakang budaya yang berbeda dapat memberikan wawasan tentang bagaimana nilai-nilai sosial memengaruhi arah inovasi. Terakhir, penelitian interdisipliner yang menggabungkan perspektif filsafat, ilmu kognitif, dan seni dapat menginvestigasi bagaimana logika dan kreativitas saling melengkapi dalam proses penemuan ilmiah dan ekspresi artistik, sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih holistik tentang hubungan antara ketiga elemen tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk kebijakan yang bertanggung jawab dan mendorong pengembangan sains, teknologi, dan seni yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Read online
File size54.71 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test