JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthMakanan pendamping ASI (MPASI) sangat penting bagi bayi setelah usia 6 bulan karena ASI saja tidak lagi mencukupi kebutuhan nutrisi bayi. Hampir semua bayi berusia di bawah 6 bulan diberikan MPASI. Faktor yang memengaruhi dalam kasus ini meliputi pengetahuan dan pekerjaan ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan pekerjaan ibu dengan pemberian MPASI dini. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi berusia 6-12 bulan di posyandu Nusa Indah, Kelurahan Tirtoudan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan jumlah responden sebanyak 33 orang. Sampel diambil secara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian dari sampel 33 responden menunjukkan bahwa 22 ibu bekerja (67%) memberikan MPASI dini dan 13 responden (40%) memiliki pengetahuan kurang. Hasil uji statistik regresi logistik menunjukkan nilai signifikan p = 0,005 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh pengetahuan dan pekerjaan ibu terhadap pemberian MPASI dini di Posyandu Nusa Indah, Kelurahan Tirtoudan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Masa pemberian ASI eksklusif yang baik bagi bayi adalah 0-6 bulan, pada usia ini bayi tidak memerlukan makanan lain karena seluruh kebutuhan yang dibutuhkan bayi terdapat dalam ASI. Setelah bayi berusia >6 bulan, bayi memerlukan makanan tambahan yang dikenal sebagai MPASI.
Terjadi hubungan antara pengetahuan dan pekerjaan ibu dengan pemberian makanan pendamping ASI dini di Posyandu Nusa Indah, Kelurahan Tirtoudan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri tahun 2022.Pengetahuan ibu memengaruhi keputusan dalam pemberian MPASI sesuai usia, di mana ibu dengan pengetahuan rendah cenderung memberikan MPASI lebih awal.Pekerjaan ibu juga menjadi faktor utama karena keterbatasan waktu dan dukungan tempat kerja yang memadai untuk menyusui secara eksklusif.
Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas program edukasi berbasis media digital terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang waktu pemberian MPASI yang tepat, terutama di kalangan ibu muda yang aktif menggunakan smartphone. Kedua, penting untuk mengkaji model tempat penitipan anak di tempat kerja yang ramah ASI dan bagaimana pengaruhnya terhadap kemampuan ibu pekerja memberikan ASI eksklusif selama jam kerja. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh dukungan keluarga inti, khususnya suami dan mertua, terhadap keputusan ibu dalam menunda pemberian MPASI hingga bayi berusia minimal 6 bulan, mengingat kuatnya pengaruh budaya lokal terhadap praktik pemberian makan bayi. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih utuh tentang intervensi yang tepat untuk mengurangi praktik pemberian MPASI dini, khususnya di daerah urban dengan banyak ibu pekerja. Pendekatan multisektoral yang melibatkan dunia kerja, keluarga, dan sistem kesehatan perlu dieksplorasi lebih dalam untuk menciptakan lingkungan yang mendukung praktik pemberian ASI yang optimal.
| File size | 319.98 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESHBSTIKESHB Dukungan orang tua dan mertua tidak menunjukkan hubungan yang signifikan, namun terdapat kecenderungan dukungan yang lebih besar pada ibu yang memberikanDukungan orang tua dan mertua tidak menunjukkan hubungan yang signifikan, namun terdapat kecenderungan dukungan yang lebih besar pada ibu yang memberikan
AFEKSIAFEKSI Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan kebutuhan ESP mahasiswa sangat kontekstualData dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan kebutuhan ESP mahasiswa sangat kontekstual
AFEKSIAFEKSI Agar para santri dapat memahami ajaran agama baik secara tekstual maupun praktis dalam kerangka kehidupan sosial yang beragam, penerapan ini dapat menumbuhkanAgar para santri dapat memahami ajaran agama baik secara tekstual maupun praktis dalam kerangka kehidupan sosial yang beragam, penerapan ini dapat menumbuhkan
AFEKSIAFEKSI Upaya ini ditopang oleh payung hukum yang kuat, seperti UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 dan Perpres No. 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama.Upaya ini ditopang oleh payung hukum yang kuat, seperti UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 dan Perpres No. 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama.
JQWHJQWH Pada kunjungan pascapersalinan terakhir, diberikan intervensi kompres daun kubis dan perawatan bayi baru lahir dengan pijat. Kesimpulan: Hasil perawatanPada kunjungan pascapersalinan terakhir, diberikan intervensi kompres daun kubis dan perawatan bayi baru lahir dengan pijat. Kesimpulan: Hasil perawatan
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 11 bulan mulai dari tahap persiapan sampai dengan tahap evaluasi dapat terlaksana dengan baik, kader kesehatanKegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 11 bulan mulai dari tahap persiapan sampai dengan tahap evaluasi dapat terlaksana dengan baik, kader kesehatan
JQWHJQWH 3 (30%) ibu mengatakan bahwa ibu kurang mengerti tentang manfaat ASI bagi bayi dan ibu, sehingga ibu hanya memberi ASI ketika ibu ingin. 2 (20%) ibu mengatakan3 (30%) ibu mengatakan bahwa ibu kurang mengerti tentang manfaat ASI bagi bayi dan ibu, sehingga ibu hanya memberi ASI ketika ibu ingin. 2 (20%) ibu mengatakan
IDFOSIDFOS Pemerintah Desa Bandungrejo telah merencanakan BUMDes yang akan dibudgetkan pada tahun 2021 sebesar 300 juta. Manajer perlu memiliki pembangunan kapasitasPemerintah Desa Bandungrejo telah merencanakan BUMDes yang akan dibudgetkan pada tahun 2021 sebesar 300 juta. Manajer perlu memiliki pembangunan kapasitas
Useful /
STIKESHBSTIKESHB Prestasi belajar pada anak SDN 1 Batuah Kecamatan Kusan Hilir diperoleh hasil dari nilai raport dengan kategori baik sebanyak 39 responden (64%) dan cukupPrestasi belajar pada anak SDN 1 Batuah Kecamatan Kusan Hilir diperoleh hasil dari nilai raport dengan kategori baik sebanyak 39 responden (64%) dan cukup
UNJAUNJA Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP N 30 Muaro Jambi denganPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP N 30 Muaro Jambi dengan
UNJAUNJA Jadi, siswa kelas VII B SMP Al-Azhar mampu dalam menulis teks fabel berdasarkan unsur intrinsik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwaJadi, siswa kelas VII B SMP Al-Azhar mampu dalam menulis teks fabel berdasarkan unsur intrinsik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa
JQWHJQWH Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk perilaku dan nilai-nilai remaja dalam mencegah seks pra-nikah. Studi ini mengevaluasi kebutuhan pengembanganOrang tua memiliki peran penting dalam membentuk perilaku dan nilai-nilai remaja dalam mencegah seks pra-nikah. Studi ini mengevaluasi kebutuhan pengembangan