JQWHJQWH
Journal for Quality in Women's HealthJournal for Quality in Women's HealthLatar belakang: Postpartum blues memengaruhi banyak ibu di Asia dengan tingkat kejadian yang bervariasi di berbagai wilayah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak pemberian psikopedagogi terhadap kejadian postpartum blues pada ibu setelah melahirkan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test. Subjek penelitian terdiri dari 25 ibu nifas di Desa Gambirsari yang dipilih melalui purposive sampling. Untuk mengukur kejadian postpartum blues digunakan kuesioner EPDS, dan analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil: Skor rata-rata pre-test adalah 9,92 yang termasuk kategori berisiko mengalami postpartum blues, sedangkan skor post-test adalah 7,28 yang termasuk kategori tidak berisiko. Analisis: Uji Wilcoxon menunjukkan nilai z = -4,449 dan nilai p = 0,000, yang berarti terdapat pengaruh pemberian psikopedagogi terhadap kejadian postpartum blues. Kesimpulan: Pemberian terapi berupa psikopedagogi terbukti efektif dalam mengurangi risiko postpartum blues.
Pemberian psikopedagogi terbukti berdampak signifikan terhadap penurunan kejadian postpartum blues pada ibu nifas di Desa Banjarsari, Surakarta.Intervensi ini efektif dalam mengurangi risiko gangguan psikologis pasca melahirkan.Oleh karena itu, peningkatan informasi dan pengetahuan mengenai gangguan psikologis masa nifas, khususnya pencegahan postpartum blues, sangat dianjurkan selama periode postpartum.
Pertama, perlu dikaji lebih lanjut efektivitas psikopedagogi dalam format kelompok dibandingkan pendekatan individu untuk melihat mana yang lebih efisien dan berdampak dalam menurunkan gejala postpartum blues. Kedua, perlu dikembangkan penelitian mengenai pengaruh durasi dan frekuensi sesi psikopedagogi terhadap perubahan skor EPDS, untuk menentukan skema intervensi optimal yang dapat diadopsi di fasilitas kesehatan primer. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi integrasi pasangan atau keluarga dalam program psikopedagogi, guna menilai bagaimana keterlibatan dukungan sosial langsung dari lingkungan terdekat memperkuat efek intervensi psikologis terhadap kesejahteraan mental ibu pascamelahirkan. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang program kesehatan mental maternal yang lebih holistik dan berkelanjutan di tingkat komunitas.
| File size | 290.88 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPOUMPO Penelitian ini menyelidiki dampak organisasi belajar dan manajemen pengetahuan terhadap keunggulan kompetitif, dengan kreativitas organisasi sebagai variabelPenelitian ini menyelidiki dampak organisasi belajar dan manajemen pengetahuan terhadap keunggulan kompetitif, dengan kreativitas organisasi sebagai variabel
UMPOUMPO Berdasarkan empat hasil ini, penelitian ini menyimpulkan bahwa tiga faktor menentukan kesuksesan usaha pencucian pakaian melalui implementasi efisiensiBerdasarkan empat hasil ini, penelitian ini menyimpulkan bahwa tiga faktor menentukan kesuksesan usaha pencucian pakaian melalui implementasi efisiensi
JQWHJQWH Jumlah bidan cukup banyak, tetapi masalahnya adalah penggunaan bidan yang tidak sesuai dengan tugas pokok mereka, misalnya ruang bersalin untuk supervisorJumlah bidan cukup banyak, tetapi masalahnya adalah penggunaan bidan yang tidak sesuai dengan tugas pokok mereka, misalnya ruang bersalin untuk supervisor
JQWHJQWH Setelah bayi berusia >6 bulan, bayi memerlukan makanan tambahan yang dikenal sebagai MPASI. Terjadi hubungan antara pengetahuan dan pekerjaan ibu denganSetelah bayi berusia >6 bulan, bayi memerlukan makanan tambahan yang dikenal sebagai MPASI. Terjadi hubungan antara pengetahuan dan pekerjaan ibu dengan
JQWHJQWH Implementasi perawatan berkelanjutan (Continuity of Care/COC) dapat membantu menilai ibu dalam memberikan perawatan kepada ibu mulai dari kehamilan hinggaImplementasi perawatan berkelanjutan (Continuity of Care/COC) dapat membantu menilai ibu dalam memberikan perawatan kepada ibu mulai dari kehamilan hingga
JQWHJQWH The research employed a descriptive design with a sample size of 14 respondents. Results indicate that most respondents are over 30 years old, housewivesThe research employed a descriptive design with a sample size of 14 respondents. Results indicate that most respondents are over 30 years old, housewives
JQWHJQWH Memberikan terapi relaksasi Benson yang dilakukan selama 30 menit akan menghasilkan penurunan reseptor nyeri, merangsang pelepasan endofin sehingga menciptakanMemberikan terapi relaksasi Benson yang dilakukan selama 30 menit akan menghasilkan penurunan reseptor nyeri, merangsang pelepasan endofin sehingga menciptakan
JQWHJQWH Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Fisioterapi dada digunakan sebagai terapi tambahan untuk mencegah peningkatanPengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Fisioterapi dada digunakan sebagai terapi tambahan untuk mencegah peningkatan
Useful /
ISASISAS Tekanan kerja yang tinggi, temperatur, dan sifat korosif fluida yang mengalir dalam pipa menyebabkan masalah kegagalan pipa selama operasi. Tujuan analisisTekanan kerja yang tinggi, temperatur, dan sifat korosif fluida yang mengalir dalam pipa menyebabkan masalah kegagalan pipa selama operasi. Tujuan analisis
UMPOUMPO It offers evidence-based recommendations for policymakers to support sustainable development goals in the region. The analysis suggests that strategicIt offers evidence-based recommendations for policymakers to support sustainable development goals in the region. The analysis suggests that strategic
JQWHJQWH Populasi adalah semua ibu hamil dengan total sampling sebanyak 20 orang. Variabel independen adalah motivasi dan dukungan keluarga, variabel dependen adalahPopulasi adalah semua ibu hamil dengan total sampling sebanyak 20 orang. Variabel independen adalah motivasi dan dukungan keluarga, variabel dependen adalah
JQWHJQWH Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi madu terhadap penurunan frekuensi buang air besar pada anak usia 1-4 tahun dengan diare.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi madu terhadap penurunan frekuensi buang air besar pada anak usia 1-4 tahun dengan diare.