169169

PANTUN: Jurnal Ilmiah Seni BudayaPANTUN: Jurnal Ilmiah Seni Budaya

Drama Korea tidak hanya merupakan karya seni tanpa makna atau tujuan. Mereka berfungsi sebagai media untuk menggambarkan realitas sosial melalui cerita dan seni visual. Salah satu drama Korea yang merefleksikan realitas sosial Korea adalah Pachinko, yang berlatar pada tahun 1930-an ketika budaya patriarki dan status rendah wanita masih sangat kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana representasi alpha woman digambarkan dalam Pachinko. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode analisis semiotika Roland Barthes untuk menafsirkan tanda-tanda dalam drama melalui tiga tingkat analisis: denotasi, konotasi, dan mitos. Peneliti memilih tiga episode dari delapan episode seri (episode 3, 4, dan 5) untuk analisis mendalam tentang adegan yang merujuk pada karakteristik alpha woman. Temuan penelitian ini mengungkapkan berbagai cara Pachinko menggambarkan alpha woman. Penelitian ini menekankan keberanian, kemerdekaan, dan ketahanan karakter wanita. Penelitian ini merekomendasikan agar drama Korea di masa depan terus menampilkan karakter alpha woman untuk menginspirasi kesetaraan gender. Selain itu, studi di masa depan dapat mengeksplorasi representasi serupa dalam konteks budaya yang berbeda untuk memberikan analisis komparatif, memperkaya pemahaman tentang representasi gender di berbagai budaya.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggambaran karakter alpha woman dalam drama Korea Pachinko Season 1 ditunjukkan melalui sifat-sifat seperti keberanian dalam pengambilan keputusan, rasa tanggung jawab, kepercayaan diri, dan kesediaan untuk mengambil risiko.Dari delapan episode yang ditayangkan, penelitian ini berfokus pada tiga episode - episode 3, 4, dan 5 - memilih adegan yang mewakili karakteristik alpha woman dengan baik.Kehadiran karakter alpha woman dalam drama Korea mencerminkan pergeseran stigma sosial terhadap wanita, yang sebelumnya dipandang sebagai pihak yang lemah dan bergantung pada pria, tetapi kini digambarkan sebagai pihak yang mandiri dan mampu mengambil keputusan hidup mereka sendiri tanpa mengandalkan orang lain.Tema kepemilikan diri dan otonomi atas tubuh sendiri ditekankan dalam drama ini, yang membahas kehilangan otonomi yang sering dialami wanita dalam masyarakat patriarki, terutama pada era yang digambarkan dalam cerita.Pachinko tidak hanya menceritakan kisah seorang wanita yang tangguh, tetapi juga mendorong penonton untuk merefleksikan nilai-nilai sosial dan gender yang telah lama dianggap sebagai norma masyarakat.Dengan memperkenalkan karakter seperti Sunja, drama ini memberikan ruang untuk narasi yang lebih progresif dan mendorong pemberdayaan wanita.Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana media, khususnya drama Korea, berkontribusi dalam membentuk representasi wanita dan mengubah stigma sosial terhadap mereka.Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk menjadi referensi bagi studi-studi di masa depan tentang isu gender dan representasi wanita dalam drama Korea atau budaya populer secara lebih luas.

Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Menganalisis representasi alpha woman dalam drama Korea dari berbagai generasi dan genre, untuk memahami evolusi penggambaran karakter ini dalam industri hiburan Korea.. . 2. Membandingkan representasi alpha woman dalam drama Korea dengan drama dari negara-negara Asia lainnya, untuk mengeksplorasi perbedaan dan kesamaan dalam penggambaran karakter ini di berbagai budaya.. . 3. Meneliti dampak sosial dari penggambaran alpha woman dalam drama Korea, terutama dalam hal pemberdayaan wanita dan perubahan stigma gender di masyarakat Korea.

  1. Masculinity, femininity, and leadership: Taking a closer look at the alpha female | PLOS One. masculinity... doi.org/10.1371/journal.pone.0215181Masculinity femininity and leadership Taking a closer look at the alpha female PLOS One masculinity doi 10 1371 journal pone 0215181
  2. Merancang Penelitian Kualitatif Dasar/Deskriptif dan Studi Kasus | Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan... jurnal.staiddimakassar.ac.id/index.php/aujpsi/article/view/18Merancang Penelitian Kualitatif Dasar Deskriptif dan Studi Kasus Al Ubudiyah Jurnal Pendidikan dan jurnal staiddimakassar ac index php aujpsi article view 18
Read online
File size537.16 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test