ISI DPSISI DPS

Mudra Jurnal Seni BudayaMudra Jurnal Seni Budaya

Komodifikasi merupakan proses yang tidak hanya berhubungan dengan bagaimana produksi menjadi produk massa, tetapi juga berhubungan bagaimana produk tersebut dapat didistribusikan ke pasar untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Seni lukis wayang Kamasan merupakan fenomena komodifikasi dan industri kreatif yang menarik untuk dikaji secara kritis dengan pendekatan culture studies untuk mengetahui keinginan pariwisata. Sebagai alat analisis digunakan teori-teori komodifikasi. Metode yang digunakan mengkaji penelitian komodifikasi adalah metode kritis yang bersifat emansipatoris, melibatkan pelukis, dan pelaku bisnis (industri pariwisata). Hasil penelitian ini; (1) produksi seni lukis wayang Kamasan sudah terjadi pengkaburan makna dari makna simbolik menjadi makna ekonomi, keos (brecolage), dan menjadi produksi massa, (2) distribusi seni lukis wayang Kamasan di pasar sangat dinamis, selain untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal tetapi juga pasar global berupa produk kreatif. (3) konsumsi seni lukis wayang Kamasan tidak hanya oleh masyarakat lokal sebagai persembahan, tetapi juga oleh pariwisata sebagai souvenir.

Penelitian ini menunjukkan bahwa seni lukis wayang Kamasan telah mengalami pergeseran makna dari simbolik menjadi ekonomi akibat proses komodifikasi.Distribusi karya seni ini sangat dinamis, menjangkau pasar lokal dan global sebagai produk kreatif.Konsumsi seni lukis wayang Kamasan tidak lagi terbatas pada ritual keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari industri pariwisata sebagai souvenir.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai dampak komodifikasi terhadap nilai-nilai spiritual dan sakral seni lukis wayang Kamasan, khususnya bagaimana pelukis tradisional mempertahankan identitas budaya mereka di tengah tekanan pasar. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi pemasaran yang lebih efektif untuk seni lukis wayang Kamasan di pasar global, dengan mempertimbangkan aspek-aspek branding, promosi, dan distribusi. Ketiga, penting untuk meneliti peran pemerintah dan lembaga terkait dalam mendukung pelestarian seni lukis wayang Kamasan sebagai warisan budaya, serta mengembangkan kebijakan yang dapat melindungi hak-hak pelukis dan memastikan keberlanjutan industri kreatif ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya melestarikan dan mengembangkan seni lukis wayang Kamasan sebagai bagian integral dari identitas budaya Bali dan daya tarik pariwisata Indonesia.

  1. #industri kreatif#industri kreatif
  2. #identitas budaya#identitas budaya
Read online
File size4.55 MB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-2bW
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test