BERUGAKBACABERUGAKBACA
BEGIBUNG: Jurnal Penelitian MultidisiplinBEGIBUNG: Jurnal Penelitian MultidisiplinTujuan dari analisis artikel ini adalah untuk mengungkap eskspresi dan perasaan subjektif pencipta lagu “Tanah Airku, yang ditulis oleh Ibu Soed. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan ekspresif untuk meanalisis karya sastra tersebut. Pendekatan ini menekankan hubungan antara karya sastra dan kondisi psikologis serta latar belakang emosional pengarangnya, dalam hal ini berkaitan dengan rasa cinta tanah air, nasionalisme, dan kerinduan akan tanah kelahiran yang tercermin dalam lirik lagu. Hasil dari penelitian ini terdapat ekspresi yang mendalam dari cinta, kerinduan, dan kesedihan penciptanya terhadap tanah air Indonesia. Lirik yang penuh nuansa emosional mencerminkan kondisi psikologis Ibu Soed yang hidup dalam situasi penjajahan, di mana identitas dan kebebasan bangsa masih terenggut. Dalam karya ini terbukti mampu merefleksikan pengalaman pribadi pencipta yang kemudian diangkat menjadi simbol nasionalisme dan penguatan karakter bangsa.
Penelitian ini menunjukkan bahwa lagu “Tanah Airku mencerminkan ekspresi emosional yang kuat, berupa cinta, kerinduan, dan kesedihan yang terkait dengan kondisi kolonial pada masa penciptaannya.Melalui pendekatan ekspresif, makna lirik dapat dihubungkan dengan latar belakang psikologis dan sosial Ibu Soed, sehingga lagu tersebut berfungsi sebagai simbol nasionalisme.Dengan demikian, analisis ekspresif terhadap lagu nasional dapat mengungkap dimensi psikologis dan nilai karakter yang terkandung dalam karya seni tersebut.
Penelitian selanjutnya dapat membandingkan analisis ekspresif pada lagu-lagu nasional Indonesia lainnya yang ditulis pada era kolonial untuk mengidentifikasi pola emosional yang serupa atau berbeda. Selain itu, studi interdisipliner yang menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif dapat mengevaluasi dampak psikologis lirik bernuansa ekspresif terhadap pendengar masa kini, misalnya melalui survei dan analisis sentimen. Selanjutnya, pengembangan korpus digital lirik lagu nasional dapat memungkinkan analisis komputasional terhadap tema, simbol, dan sentimen yang terkandung, sehingga membuka peluang penelitian lanjutan dalam bidang ilmu data musik dan kebudayaan.
| File size | 384.06 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ISI DPSISI DPS Dengan pendekatan sejarah sosial seni dan teori medan budaya Pierre Bourdieu, penelitian ini menganalisis bagaimana Art Jakarta menjadi arena simbolik,Dengan pendekatan sejarah sosial seni dan teori medan budaya Pierre Bourdieu, penelitian ini menganalisis bagaimana Art Jakarta menjadi arena simbolik,
ASDKVIASDKVI Dengan demikian, karya ini tidak hanya menjadi representasi artistik dari dinamika batin korban kekerasan, tetapi juga berfungsi sebagai medium reflektifDengan demikian, karya ini tidak hanya menjadi representasi artistik dari dinamika batin korban kekerasan, tetapi juga berfungsi sebagai medium reflektif
LATANSAMASHIROLATANSAMASHIRO Pada proses pembelajaran di MTA Khat Al Istiwa, pemanfaatan sumber belajar cetak dan berbasis lingkungan diterapkan untuk mengembangkan pembelajaran aktifPada proses pembelajaran di MTA Khat Al Istiwa, pemanfaatan sumber belajar cetak dan berbasis lingkungan diterapkan untuk mengembangkan pembelajaran aktif
ISI PADANGPANJANGISI PADANGPANJANG Proses kreatif dimulai dengan refleksi mendalam terhadap lapisan emosional novel, diikuti dengan penelitian tekstual dan visual untuk mengembangkan komposisiProses kreatif dimulai dengan refleksi mendalam terhadap lapisan emosional novel, diikuti dengan penelitian tekstual dan visual untuk mengembangkan komposisi
ISI DPSISI DPS Temuan dalam penciptaan ini adalah koleksi karya seni berjudul Amreta Ing Huma. Koleksi dengan judul Amreta Ing Huma diartikan sebagai air kehidupan diTemuan dalam penciptaan ini adalah koleksi karya seni berjudul Amreta Ing Huma. Koleksi dengan judul Amreta Ing Huma diartikan sebagai air kehidupan di
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan Kurikulum 1947 dan Kurikulum 1964 dalam konteks sejarah pendidikan di Indonesia. KurikulumPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan Kurikulum 1947 dan Kurikulum 1964 dalam konteks sejarah pendidikan di Indonesia. Kurikulum
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Deskripsi ini perlu untuk diketengahkan mengingat belum banyak tata-kelola seni yang mengemukakan karakter kepahlawanan dalam Islam melalui galery yangDeskripsi ini perlu untuk diketengahkan mengingat belum banyak tata-kelola seni yang mengemukakan karakter kepahlawanan dalam Islam melalui galery yang
LSPRLSPR Diplomatic Forum adalah salah satu program acara yang dikemas dengan acara talkshow dimiliki oleh Voice of Indonesia. Program acara ini membahas mengenaiDiplomatic Forum adalah salah satu program acara yang dikemas dengan acara talkshow dimiliki oleh Voice of Indonesia. Program acara ini membahas mengenai
Useful /
UNTADUNTAD Edwards III yang terdiri dari empat indikator utama, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode kualitatif dengan pendekatanEdwards III yang terdiri dari empat indikator utama, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode kualitatif dengan pendekatan
ISI DPSISI DPS Hasil penelitian menunjukkan bahwa relief Karmawibhangga tidak hanya mencerminkan ajaran karma dalam konteks Buddhisme, tetapi juga menjadi cerminan strukturHasil penelitian menunjukkan bahwa relief Karmawibhangga tidak hanya mencerminkan ajaran karma dalam konteks Buddhisme, tetapi juga menjadi cerminan struktur
UMPOUMPO Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi laba yang diterima oleh industri kerajinan rotan rumahan di Desa Wisata RattanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi laba yang diterima oleh industri kerajinan rotan rumahan di Desa Wisata Rattan
UMPOUMPO Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi, modal manusia, pengembangan keuangan, dan kemajuan teknologi digital semuanya memilikiHasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi, modal manusia, pengembangan keuangan, dan kemajuan teknologi digital semuanya memiliki