IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI
Proceeding of ICoPISProceeding of ICoPISPenelitian ini bertujuan untuk menjabarkan sebuah tata-kelola seni yang menyampaikan nilai-nilai kepahlawanan dalam Islam dikemas dalam bentuk galery. Galery adalah sebuah tempat untuk menyajikan karya seni untuk dikomunikasikan kepada masyarakat. Galery nDalem Caritagama dirancang untuk menyajikan secara visual karakter kepahlawanan para Sahabat Nabi. Galery ini menampilkan gambaran tokoh-tokoh pahlawan Islam yang dikemas dengan budaya Jawa, yaitu wayang Kekayon Khalifah. Deskripsi ini perlu untuk diketengahkan mengingat belum banyak tata-kelola seni yang mengemukakan karakter kepahlawanan dalam Islam melalui galery yang dikemas dalam budaya Islam-Jawa. Kemunculan karakter para Sahabat Nabi yang dikemas melalui budaya Jawa yang dipajang akan membuka wawasan tentang nilai-nilai kepahlawanan dalam Islam melalui galery. Siapapun yang berkunjung akan dapat menikmati keindahan dan bertambahnya pengetahuan tentang kepahlawanan Sahabat Nabi Muhammad saw melalui pendekatan galery.
Pola tata-kelola yang diterapkan oleh pimpinan Caritagama pada dasarnya mengikuti serangkaian manajemen, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pelaksanaan, hingga pengawasan.Tata-kelola ini menghadirkan wacana seni Jawa yang mengandung nilai kepahlawanan para Sahabat Nabi Muhammad SAW, serta mendorong dialog antara Islam dan budaya Jawa.Ndalem Caritagama berperan sebagai ruang pembelajaran bagi berbagai kelompok dan turut berkontribusi dalam ekosistem seni di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas Wayang Kekayon Khalifah sebagai media pembelajaran karakter kepahlawanan Islam di sekolah dasar, untuk melihat bagaimana anak-anak memahami nilai-nilai moral melalui pendekatan budaya Jawa. Kedua, sebaiknya dikaji bagaimana model pengelolaan Ndalem Caritagama dapat direplikasi di pesantren atau komunitas keagamaan lainnya di Jawa sebagai ruang edukasi seni yang mengintegrasikan nilai Islam dan lokalitas budaya. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang daya tarik galeri seni keagamaan di era digital, termasuk bagaimana elemen interaktif atau teknologi augmented reality dapat digunakan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung terhadap karya seni bertema kepahlawanan Islam. Penelitian-penelitian ini dapat memperdalam pemahaman tentang peran seni sebagai media dakwah kontemporer sekaligus memperluas jangkauan nilai-nilai Islam melalui pendekatan kultural yang relevan dengan masyarakat lokal.
| File size | 649.96 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Jadi, setiap bahasa yang ditulis oleh manusia itu terdapat unsur deiksis serta makna atau arti yang terkandung dalam bahasa itu sendiri karena bahasa tidakJadi, setiap bahasa yang ditulis oleh manusia itu terdapat unsur deiksis serta makna atau arti yang terkandung dalam bahasa itu sendiri karena bahasa tidak
UM SURABAYAUM SURABAYA Habibie tidak kuasa menolak permintaan atau perintah dari Soeharto. Bentuk sapaan dan kekerabatan yang dekat antara kedua tokoh tersebut mempengaruhi relasiHabibie tidak kuasa menolak permintaan atau perintah dari Soeharto. Bentuk sapaan dan kekerabatan yang dekat antara kedua tokoh tersebut mempengaruhi relasi
UM SURABAYAUM SURABAYA Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung adalah teknik sadap, teknik simak libat cakap, teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam,Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung adalah teknik sadap, teknik simak libat cakap, teknik simak bebas libat cakap, teknik rekam,
UM SURABAYAUM SURABAYA Dokumen yang digunakan adalah Kakawin Sutasoma terjemahan Dwi Woro Retno Mastuti dan Hastho Bramantyo yang diterbitkan Komunitas Bambu pada 2009. PenelitianDokumen yang digunakan adalah Kakawin Sutasoma terjemahan Dwi Woro Retno Mastuti dan Hastho Bramantyo yang diterbitkan Komunitas Bambu pada 2009. Penelitian
UM SURABAYAUM SURABAYA Representasi budaya Barat meliputi perilaku individualistik, gaya hidup modern, dan disiplin. Akulturasi budaya Jawa dan Barat terwujud dalam praktik seksRepresentasi budaya Barat meliputi perilaku individualistik, gaya hidup modern, dan disiplin. Akulturasi budaya Jawa dan Barat terwujud dalam praktik seks
UM SURABAYAUM SURABAYA Hal ini menjadi indikator utama terhadap perlunya penguatan pemahaman sintaksis dalam program BIPA. Keterkaitan pemahaman bahasa dapat memengaruhi penulisanHal ini menjadi indikator utama terhadap perlunya penguatan pemahaman sintaksis dalam program BIPA. Keterkaitan pemahaman bahasa dapat memengaruhi penulisan
UM SURABAYAUM SURABAYA Peningkatan pemahaman tentang leksikon terkait dengan sapi perah dapat meningkatkan interaksi antara manusia dan hewan ternak, serta mendukung produktivitasPeningkatan pemahaman tentang leksikon terkait dengan sapi perah dapat meningkatkan interaksi antara manusia dan hewan ternak, serta mendukung produktivitas
ISKIISKI Komunitas tetap mempertahankan pola komunikasi tradisional, menghasilkan model komunikasi hibrida yang menggabungkan nilai lokal dan praktik digital. TransformasiKomunitas tetap mempertahankan pola komunikasi tradisional, menghasilkan model komunikasi hibrida yang menggabungkan nilai lokal dan praktik digital. Transformasi
Useful /
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Kota Palu, sebagai kota berkembang di Sulawesi Tengah, telah memulai adopsi kebijakan smart city untuk meningkatkan kualitas hidup warganya. Artikel iniKota Palu, sebagai kota berkembang di Sulawesi Tengah, telah memulai adopsi kebijakan smart city untuk meningkatkan kualitas hidup warganya. Artikel ini
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Analisis dilakukan dengan model Miles, Huberman, dan Saldana (2013), yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Secara teori, restorativeAnalisis dilakukan dengan model Miles, Huberman, dan Saldana (2013), yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Secara teori, restorative
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU Faktor pendukung meliputi landasan hukum yang jelas, alur pendanaan yang baik, loyalitas pegawai, dan alur data informasi yang baik. Sementara itu, faktorFaktor pendukung meliputi landasan hukum yang jelas, alur pendanaan yang baik, loyalitas pegawai, dan alur data informasi yang baik. Sementara itu, faktor
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Indikator bertanggung jawab memperoleh hasil terendah sebesar 50%, sedangkan indikator Inisiatif menjadi indikator tertinggi sebesar 56%. Secara umum,Indikator bertanggung jawab memperoleh hasil terendah sebesar 50%, sedangkan indikator Inisiatif menjadi indikator tertinggi sebesar 56%. Secara umum,