ASDKVIASDKVI

Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan DesainAbstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kekerasan yang dialami individu pada rentang usia dewasa awal (18–25 tahun), yang sering kali merupakan manifestasi dari pengalaman traumatis yang tidak terselesaikan. Trauma yang tidak terkelola dapat menimbulkan dampak psikologis mendalam, memengaruhi identitas, relasi sosial, dan pandangan hidup individu. Namun, dalam kerangka psikologi positif, terdapat konsep Post Traumatic Growth (PTG) yang menjelaskan potensi pertumbuhan psikologis yang dapat muncul setelah individu mengalami tekanan atau trauma berat. PTG mencakup perubahan positif dalam diri, peningkatan makna hidup, kekuatan pribadi, serta apresiasi terhadap kehidupan. Konsep PTG menjadi landasan utama dalam penciptaan karya seni patung abstrak yang berupaya merepresentasikan perjalanan psikologis korban kekerasan, mulai dari kondisi destruktif menuju pemulihan dan kesadaran diri. Bentuk-bentuk abstrak digunakan sebagai medium visual untuk merefleksikan konflik batin, fragmentasi identitas, hingga proses transformasi internal yang kompleks. Pilihan abstraksi memungkinkan ekspresi bebas dari bentuk-bentuk realistis, sehingga menghadirkan interpretasi simbolis yang mendalam. Metode penciptaan karya dilakukan melalui pendekatan artistik yang menekankan eksplorasi bentuk, tekstur, material, dan ruang dalam ekspresi tiga dimensi. Proses ini tidak hanya menghasilkan objek visual, tetapi juga menciptakan simbol ekspresif yang mengandung narasi penyembuhan psikologis. Karya patung dihadirkan sebagai media kontemplatif yang mengundang audiens untuk merasakan, memahami, dan memaknai perjalanan batin korban kekerasan. Hasil penciptaan menunjukkan bahwa seni patung abstrak dapat menjadi sarana komunikasi emosional yang kuat, memfasilitasi pemahaman publik terhadap pengalaman trauma dan potensi pertumbuhan pascatrauma. Dengan demikian, karya ini tidak hanya menjadi representasi artistik dari dinamika batin korban kekerasan, tetapi juga berfungsi sebagai medium reflektif yang mendorong kesadaran akan kapasitas manusia untuk bangkit dan berkembang setelah mengalami penderitaan mendalam.

Penelitian ini menunjukkan bahwa penciptaan karya seni patung abstrak dengan tema Post Traumatic Growth (PTG) merupakan pendekatan artistik yang mampu mempresentasikan dinamika psikologis korban kekerasan secara simbolis dan reflektif.Melalui bentuk non-representasional, karya ini menggambarkan pergulatan batin, trauma masa lalu, serta potensi pertumbuhan positif yang muncul dari pengalaman destruktif.Karya ini menekankan bahwa korban kekerasan memiliki kemungkinan untuk berubah melalui proses refleksi dan penyadaran diri untuk memperbaiki kehidupannya.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan antara seni abstrak dan proses psikoterapeutik atau pemulihan trauma, untuk membuka peluang integrasi seni dengan pendekatan psikologi dalam praktik terapi seni. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode penciptaan seni patung abstrak yang lebih spesifik untuk merepresentasikan tahapan-tahapan PTG, sehingga dapat menjadi media ekspresi yang lebih efektif bagi korban kekerasan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak karya seni patung abstrak bertema PTG terhadap persepsi dan empati masyarakat terhadap korban kekerasan, serta potensi karya seni tersebut dalam meningkatkan kesadaran sosial dan mendorong perubahan perilaku yang lebih suportif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah pengetahuan di bidang seni, psikologi, dan sosial, serta memberikan kontribusi positif bagi upaya pemulihan dan pemberdayaan korban kekerasan.

  1. Post Traumatic Growth dalam Karya Seni Patung Abstrak | Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan... doi.org/10.62383/abstrak.v2i4.888Post Traumatic Growth dalam Karya Seni Patung Abstrak Abstrak Jurnal Kajian Ilmu seni Media dan doi 10 62383 abstrak v2i4 888
  1. #hak asasi#hak asasi
  2. #batak toba#batak toba
Read online
File size2.75 MB
Pages23
Short Linkhttps://juris.id/p-2oh
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test