UNHIUNHI

Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama dan KebudayaanDharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama dan Kebudayaan

Dalam perspektif Hindu, kesenian memiliki kedudukan yang sangat penting karena tidak dapat dipisahkan dari religiusitas masyarakat Hindu. Seni tidak dapat lepas dari konteks estetika Hindu. Salah satu karya seni sakral adalah arca Ganesha yang dipercaya sebagai media pemujaan. Umat Hindu meyakini bahwa media pemujaan sangat penting dalam mendekatkan diri kepada Tuhan, yang dibungkus dalam kesatuan Satyam, Sivam, dan Sundaram. Dalam ajaran Hindu, dialektika menempatkan kebenaran mengandung kesucian dan keindahan, keindahan mengandung kesucian dan kebenaran, dan kesucian mengandung kebenaran dan keindahan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Ganesha mengandung unsur-unsur estetika Hindu yang meliputi kebenaran (Satyam), kesucian (Sivam), dan keindahan (Sundaram).Nilai-nilai ini terwujud dalam spiritualitas dan ketuhanan, di mana umat Hindu meyakini bahwa segala sesuatu yang memiliki nilai seni adalah ciptaan Tuhan.Pemujaan kepada Ganesha melalui simbol-simbolnya mampu membangkitkan rasa keharmonisan dan kedamaian.

Berdasarkan penelitian ini, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana representasi visual Ganesha dalam berbagai gaya seni (misalnya, seni tradisional Bali versus interpretasi modern) memengaruhi pengalaman spiritual dan pemahaman estetika umat Hindu. Kemudian, penelitian komparatif dapat mengkaji peran dan makna simbolik Ganesha dalam tradisi Hindu di berbagai wilayah geografis, seperti India, Nepal, dan Thailand untuk memahami variasi dan universalitas interpretasi. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai pengaruh estetika Hindu, khususnya yang terkandung dalam figur Ganesha, terhadap perkembangan seni rupa dan budaya Bali secara keseluruhan, termasuk bagaimana nilai-nilai ini diwariskan dan dimodifikasi dari generasi ke generasi.

Read online
File size459.84 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test