ST3BST3B
JURNAL TABGHAJURNAL TABGHAEra disrupsi dikenal sebagai era dimana kehidupan manusia berubah dan berkembang dengan pesat. Kemajuan teknologi turut menjadi katalisator meningkatnya perubahan dan perkembangan. Kepemimpinan Kristen juga tidak terluput dari tuntutan untuk berubah, namun yang memprihatinkan adalah sebagian gereja dan pemimpinnya belum siap menghadapi perubahan besar di era disrupsi. Stagnasi kepemimpinan dan kuatnya gereja dalam mempertahankan tradisi menjadi penyebab utama. Padahal, perubahan-perubahan di era disrupsi sedang menuju kepada kondisi kritis yang mengharuskan pemimpin Kristen waspada. Antisipasi tersebut diambil karena terkadang globalisasi dan kemajuan teknologi menjadi ajang yang dapat melumpuhkan kerohanian. Oleh sebab itu dibutuhkan paradigma kepemimpinan yang tepat untuk tetap menjadikan kekristenan sebagai garam dan terang dunia. Untuk menanggapi hal tersebut maka, dalam artikel ini penulis menggunakan kepemimpinan Yosua sebagai role model pemimpin yang patut diteladani. Menggunakan metode studi kepustakaan, penulis melakukan serangkaian kegiatan untuk menelaah kepemimpinan Yosua. Melakukan analisis konteks dan analisis makna kata dalam menafsirkan teks-teks yang terkait kepemimpinan Yosua. Lalu, menganalisis hasil penafsiran melalui teori kepemimpinan dalam buku Leadership Excellence: The Seven Sides of Leadership for the 21st Century yang ditulis Pat Williams. Hasilnya penulis mendapatkan bahwa kepemimpinan Yosua menekankan beberapa hal penting bagi kepemimpinan di era disrupsi yaitu mempunyai visi dari Allah, konsisten mengkomunikasikan visi, mampu membangun hubungan dengan orang lain, berkarakter takut akan Tuhan, berkompetensi sebagai pemimpin, berani menghadapi tantangan, dan memiliki hati yang tulus melayani.
Kepemimpinan Kristen di era disrupsi membutuhkan pemimpin yang mampu menginovasi kepemimpinannya untuk usaha pemenuhan kebutuhan pengikutnya.Pemimpin Kristen tidak bisa hanya terpaku pada kemajuan teknologi dan menjadi penonton, jika tidak mengambil langkah dalam melakukan perubahan maka organisasi Kristen akan kehilangan pengaruhnya dan ditinggalkan pengikutnya.Kemajuan juga berpotensi membuat orang-orang Kristen semakin meninggalkan imannya.Oleh sebab itu pemimpin Kristen harus melakukan perubahan secepat mungkin pada organisasi yang dipimpinnya yang dimulai dari diri pemimpin itu sendiri.Untuk dapat mengubah diri lebih baik lagi maka kepemimpinan Yosua dapat menjadi teladan pemimpin Kristen di era disrupsi.Sebab, penulis membedah kepemimpinan Yosua berdasarkan teori sisi kepemimpinan yang dikemukakan Pat Williams, penulis dapat menyimpulkan bahwa kepemimpinan Yosua ideal untuk diteladani.Hal itu karena kepemimpinan Yosua menekankan beberapa hal yang sangat penting bagi kepemimpinan yaitu mempunyai visi dari Allah, konsisten mengkomunikasikan visi, mampu membangun hubungan dengan orang lain, berkarakter takut akan Tuhan, berkompetensi sebagai pemimpin, berani menghadapi tantangan, dan memiliki hati yang tulus melayani.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan Yosua dapat diimplementasikan secara praktis dalam konteks gereja lokal di era digital. Hal ini dapat dilakukan dengan studi kasus pada beberapa gereja yang telah menerapkan prinsip-prinsip kepemimpinan Yosua. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak penerapan kepemimpinan Yosua terhadap pertumbuhan spiritual dan keterlibatan jemaat. Penelitian ini dapat menggunakan kuesioner dan analisis statistik untuk mengukur variabel-variabel yang relevan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pemahaman pemimpin gereja tentang tantangan kepemimpinan di era disrupsi dan bagaimana mereka beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Penelitian ini dapat menggunakan wawancara mendalam dan observasi partisipan untuk mendapatkan data yang kaya dan mendalam. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan model kepemimpinan Kristen yang relevan dan efektif di era disrupsi.
- Evangelikal: Jurnal Teologi Injili. kepemimpinan kristen era disrupsi teknologi evangelikal jurnal teologi... journal.sttsimpson.ac.id/index.php/EJTI/article/view/125Evangelikal Jurnal Teologi Injili kepemimpinan kristen era disrupsi teknologi evangelikal jurnal teologi journal sttsimpson ac index php EJTI article view 125
- Kualitas Kepemimpinan Yosua | Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika. kualitas kepemimpinan yosua... doi.org/10.34081/fidei.v1i2.7Kualitas Kepemimpinan Yosua Fidei Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika kualitas kepemimpinan yosua doi 10 34081 fidei v1i2 7
| File size | 223.09 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIMADIUNSTAIMADIUN Politik hukum keluarga sakinah dalam turunannya menghendaki adanya lima pilar atau prinsip relasi dalam rumah tangga, yaitu mitsaqan ghalidza (janji yangPolitik hukum keluarga sakinah dalam turunannya menghendaki adanya lima pilar atau prinsip relasi dalam rumah tangga, yaitu mitsaqan ghalidza (janji yang
LAKASPIALAKASPIA Penetapan nisab, kadar zakat, dan mekanisme penghitungan mengacu pada qiyas zakat emas dan perak sebesar 2,5% dari pendapatan yang mencapai nisab setaraPenetapan nisab, kadar zakat, dan mekanisme penghitungan mengacu pada qiyas zakat emas dan perak sebesar 2,5% dari pendapatan yang mencapai nisab setara
LAKASPIALAKASPIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan nilai-nilai moderasi beragama melalui pendekatan pendidikan multikultural. Moderasi beragamaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan nilai-nilai moderasi beragama melalui pendekatan pendidikan multikultural. Moderasi beragama
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak EViews 12. Temuan analisis menunjukkan bahwa ketiga variabel independen tidak berdampak signifikan padaAnalisis dilakukan menggunakan perangkat lunak EViews 12. Temuan analisis menunjukkan bahwa ketiga variabel independen tidak berdampak signifikan pada
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran Aswaja dalam mengembangkan pemahaman moderasi beragama di MTs Munzalam Mubaroka.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran Aswaja dalam mengembangkan pemahaman moderasi beragama di MTs Munzalam Mubaroka.
SANGADJIMEDIAPUBLISHINGSANGADJIMEDIAPUBLISHING Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat melalui Kampus Membangun Desa bermitra dengan Pemerintah Lura Watubangga dengan tema identifikasi potensiKegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat melalui Kampus Membangun Desa bermitra dengan Pemerintah Lura Watubangga dengan tema identifikasi potensi
UNIRAYAUNIRAYA Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai antara gaya kepemimpinan (X2) dengan produktivitas kerja pegawai (Y) diperoleh nilai sebesar 0,769 artinya terdapatBerdasarkan perhitungan diperoleh nilai antara gaya kepemimpinan (X2) dengan produktivitas kerja pegawai (Y) diperoleh nilai sebesar 0,769 artinya terdapat
UINUIN Selama lebih kurang empat belas abad hukum kewarisan Islam selalu dianggap sebagai doktrin yang bersifat qatî yang menutup rapat ruang ijtihad dan harusSelama lebih kurang empat belas abad hukum kewarisan Islam selalu dianggap sebagai doktrin yang bersifat qatî yang menutup rapat ruang ijtihad dan harus
Useful /
ONERESEARCHONERESEARCH Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana fasilitasi dilakukan dalam komunitas praktik (CoP) di industri souvenir di Mojokerto. Melalui pendekatanPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana fasilitasi dilakukan dalam komunitas praktik (CoP) di industri souvenir di Mojokerto. Melalui pendekatan
ITGITG Temuan ini menegaskan bahwa sistem yang dibangun memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi kerja klinik dan meminimalkan risiko kesalahanTemuan ini menegaskan bahwa sistem yang dibangun memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi kerja klinik dan meminimalkan risiko kesalahan
ITGITG Dalam melakukan penelitian di Klinik Bunda Alya, penulis menemukan masalah yang ada, yaitu prosedur kerja di Klinik Bunda Alya yang masih menggunakan sistemDalam melakukan penelitian di Klinik Bunda Alya, penulis menemukan masalah yang ada, yaitu prosedur kerja di Klinik Bunda Alya yang masih menggunakan sistem
BINUSBINUS Penelitian ini menelusuri evolusi kajian kebijakan luar negeri Indonesia, menyoroti tren teoretis dan metodologis utama yang membentuk bentuknya saat ini.Penelitian ini menelusuri evolusi kajian kebijakan luar negeri Indonesia, menyoroti tren teoretis dan metodologis utama yang membentuk bentuknya saat ini.