BINUSBINUS
JAS (Journal of ASEAN Studies)JAS (Journal of ASEAN Studies)Penelitian ini menelusuri evolusi kajian kebijakan luar negeri Indonesia, menyoroti tren teoretis dan metodologis utama yang membentuk bentuknya saat ini. Sebagai titik awal, penelitian memperkenalkan wacana tentang Analisis Kebijakan Luar Negeri (FPA) non‑Barat, yang telah berkembang melampaui dominasi disiplin Hubungan Internasional (IR) berakar Barat. Kajian kebijakan luar negeri Indonesia berkembang melalui dua tahap. Tahap pertama terjadi selama Perang Dingin hingga awal 2000‑an, menunjukkan perkembangan scholarship yang ditandai upaya mempromosikan perspektif nasional atau studi wilayah, meskipun dipengaruhi realisme dan positivisme. Tahap kedua, yang terlihat sejak pertengahan 2000‑an, memperlihatkan kemajuan penyelidikan berbasis teori beragam, dipicu oleh generasi muda akademisi yang lebih terpapar pada berbagai teori dan metodologi IR. Mengelola kedua fase ini berpotensi membangun identitas kajian kebijakan luar negeri Indonesia yang inklusif, kritis, dan unik. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan mengadopsi dan mengkontekstualisasikan pendekatan teori transformasi negara, realisme kritis, serta teorisasi reflektif dalam IR untuk mengungkap aspek kebijakan luar negeri Indonesia yang relatif terabaikan.
Penelitian ini mengidentifikasi dua fase perkembangan kajian kebijakan luar negeri Indonesia.fase pertama (periode Perang Dingin hingga awal 2000‑an) yang dipengaruhi teori FPA Barat namun mulai mengintegrasikan perspektif studi wilayah lokal, dan fase kedua (pertengahan 2000‑an onward) yang ditandai oleh adopsi teori‑teori baru seperti middle power, demokrasi, dan hedging oleh generasi akademisi muda.Kedua fase tersebut menghasilkan identitas kajian yang lebih inklusif, kritis, dan berkarakter Indonesia, sekaligus membuka ruang bagi pendekatan metodologis yang beragam.Penulis menyarankan penerapan tiga kerangka teoritis—teori transformasi negara, realisme kritis, dan teorisasi reflektif—untuk memperluas pemahaman tentang kebijakan luar negeri Indonesia dalam konteks multipelitas global.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran diplomasi kota Indonesia dengan mengkaji bagaimana pemerintah kota membangun jaringan internasional, apa motivasi strategis di baliknya, serta dampaknya terhadap kebijakan luar negeri nasional, sehingga memberikan pemahaman baru tentang kontribusi aktor sub‑nasional dalam hubungan internasional. Selanjutnya, pendekatan realisme kritis dapat diterapkan untuk menyelidiki mengapa Indonesia tetap mempertahankan prinsip non‑alignment meskipun dinamika geopolitik berubah, dengan memfokuskan pada struktur tersembunyi, kekuatan material dan non‑material yang memengaruhi keputusan kebijakan luar negeri. Selain itu, penelitian reflektif dapat meneliti bagaimana tradisi filosofis dan budaya lokal, misalnya pemikiran Tan Malaka, berkontribusi pada pembentukan identitas dan narasi kebijakan luar negeri Indonesia, sehingga memperkaya teori FPA non‑Barat melalui integrasi pengetahuan indigenu yang belum banyak dieksplorasi.
- God-King and Indonesia: Renegotiating the Boundaries between West...: Ingenta Connect. king boundaries... ingentaconnect.com/content/paaf/paaf/2012/00000085/00000004/art00002;jsessionid=18xwu7guvnqy9.x-ic-live-03God King and Indonesia Renegotiating the Boundaries between West Ingenta Connect king boundaries ingentaconnect content paaf paaf 2012 00000085 00000004 art00002 jsessionid 18xwu7guvnqy9 x ic live 03
- Gramsci, Hegemony and International Relations : An Essay in Method - Robert W. Cox, 1983. gramsci hegemony... journals.sagepub.com/doi/10.1177/03058298830120020701Gramsci Hegemony and International Relations An Essay in Method Robert W Cox 1983 gramsci hegemony journals sagepub doi 10 1177 03058298830120020701
- Full article: Reframing the rising powers debate: state transformation and foreign policy. full article... doi.org/10.1080/01436597.2019.1594182Full article Reframing the rising powers debate state transformation and foreign policy full article doi 10 1080 01436597 2019 1594182
- Indonesiaâs South China Sea Diplomacy: A Foreign Policy Illiberal Turn?: Journal of Contemporary... tandfonline.com/doi/full/10.1080/00472336.2019.1601240IndonesiayAAAos South China Sea Diplomacy A Foreign Policy Illiberal Turn Journal of Contemporary tandfonline doi full 10 1080 00472336 2019 1601240
- Why does populism not make populist foreign policy? Indonesia under Jokowi: Australian Journal of International... doi.org/10.1080/10357718.2022.2071834Why does populism not make populist foreign policy Indonesia under Jokowi Australian Journal of International doi 10 1080 10357718 2022 2071834
| File size | 314.48 KB |
| Pages | 20 |
| Short Link | https://juris.id/p-YE |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
BINUSBINUS To do so, a bibliometric analysis of the state of IR is conducted as a field of study. Analisis bibliometrik ini menunjukkan dominasi Barat dalam produksiTo do so, a bibliometric analysis of the state of IR is conducted as a field of study. Analisis bibliometrik ini menunjukkan dominasi Barat dalam produksi
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAS Insan Mulia Merangin telah memanfaatkan ICT dalam proses penerimaan peserta didik baru, pelaporan hasil belajar,Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAS Insan Mulia Merangin telah memanfaatkan ICT dalam proses penerimaan peserta didik baru, pelaporan hasil belajar,
IAIN MADURAIAIN MADURA Pernikahan ini sering kali menghentikan pendidikan formal gadis, meningkatkan kemungkinan perceraian dini, dan memperburuk kerentanan emosional dan ekonomi.Pernikahan ini sering kali menghentikan pendidikan formal gadis, meningkatkan kemungkinan perceraian dini, dan memperburuk kerentanan emosional dan ekonomi.
BINUSBINUS Namun, menghidupkan kembali Asian Studies secara fiskal akan membutuhkan upaya untuk membuat bidang ini lebih menarik bagi calon mahasiswa karena dominasiNamun, menghidupkan kembali Asian Studies secara fiskal akan membutuhkan upaya untuk membuat bidang ini lebih menarik bagi calon mahasiswa karena dominasi
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Al-Ahzab:56, komunitas ini menggunakan shalawat sebagai sarana membangun identitas beragama, memupuk solidaritas sosial, dan menyelesaikan konflik masyarakat.Al-Ahzab:56, komunitas ini menggunakan shalawat sebagai sarana membangun identitas beragama, memupuk solidaritas sosial, dan menyelesaikan konflik masyarakat.
UINSATUUINSATU Sepengetahuan saya mengenai Islam di Indonesia, yang mengejutkan dalam pembahasan bukunya, Geertz sama sekali tidak mengulas secara dalam dimensi politikSepengetahuan saya mengenai Islam di Indonesia, yang mengejutkan dalam pembahasan bukunya, Geertz sama sekali tidak mengulas secara dalam dimensi politik
UNPARUNPAR Penelitian ini membahas bagaimana bencana alam dapat memicu partisipasi aktor-aktor baru, terutama pemerintah lokal, dalam aktivitas diplomasi bencanaPenelitian ini membahas bagaimana bencana alam dapat memicu partisipasi aktor-aktor baru, terutama pemerintah lokal, dalam aktivitas diplomasi bencana
METROMETRO Kebijaksanaan penggunaan sumber daya alam yang terbatas termasuk bahan energi harus menjadi slogan dalam kehidupan. Lingkungan disediakan bukan untuk manusiaKebijaksanaan penggunaan sumber daya alam yang terbatas termasuk bahan energi harus menjadi slogan dalam kehidupan. Lingkungan disediakan bukan untuk manusia
Useful /
IAIN MADURAIAIN MADURA Untuk meningkatkan efektivitas layanan, diperlukan upaya strategis seperti pendidikan dan sosialisasi yang lebih baik, serta kerja sama yang lebih kuatUntuk meningkatkan efektivitas layanan, diperlukan upaya strategis seperti pendidikan dan sosialisasi yang lebih baik, serta kerja sama yang lebih kuat
LATANSAMASHIROLATANSAMASHIRO Program pengabdian kepada masyarakat di Desa Panancangan berhasil meningkatkan efektivitas pemasaran budidaya jamur tiram melalui penerapan teknologi digital.Program pengabdian kepada masyarakat di Desa Panancangan berhasil meningkatkan efektivitas pemasaran budidaya jamur tiram melalui penerapan teknologi digital.
POLMEDPOLMED Namun, kerenyahan sering dinilai secara subyektif melalui evaluasi sensorik, yang menyebabkan ambiguitas dan inkonsistensi. Penelitian ini mengembangkanNamun, kerenyahan sering dinilai secara subyektif melalui evaluasi sensorik, yang menyebabkan ambiguitas dan inkonsistensi. Penelitian ini mengembangkan
IAIN MADURAIAIN MADURA Studi ini menganalisis bagaimana resistensi terhadap kebijakan label halal di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah memengaruhi pengalamanStudi ini menganalisis bagaimana resistensi terhadap kebijakan label halal di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah memengaruhi pengalaman