BINUSBINUS

JAS (Journal of ASEAN Studies)JAS (Journal of ASEAN Studies)

Artikel ini mengkaji pendorong utama krisis fiskal dalam bidang Asian/Southeast Asian Studies serta mempertimbangkan cara-cara untuk mengatasi atau setidaknya meredakannya. Dalam konteks Australia, beberapa ahli utama dalam Asian Studies telah menyerukan bentuk-bentuk baru dukungan finansial strategis dari negara untuk membantu mempertahankan kelangsungan bidang ini, termasuk insentif dan dukungan struktural untuk bahasa Asia di tingkat sekolah dan perguruan tinggi, serta prioritas dalam skema hibah penelitian yang dibiayai secara publik. Namun, menghidupkan kembali Asian Studies secara fiskal akan membutuhkan upaya untuk membuat bidang ini lebih menarik bagi calon mahasiswa karena dominasi model pendanaan pendidikan tinggi yang mengikuti jumlah pendaftaran mahasiswa. Hal ini terutama berlaku bagi Southeast Asian Studies mengingat lemahnya jumlah pendaftaran dalam sub-bidang ini. Dalam hal ini, mungkin ada nilai dalam menciptakan jalur pendidikan baru dalam Asian Studies yang berfokus pada isu-isu dan permasalahan lintas negara di kawasan sebagai alternatif dari pendekatan studi kawasan tradisional yang berfokus pada negara tertentu.

Krisis fiskal dalam Asian Studies sangat serius dan mengancam kelangsungan masa depan bidang tersebut.Mengatasinya akan membutuhkan upaya, termasuk pembentukan jalur pendidikan baru yang memperluas daya tarik bidang ini kepada lebih banyak mahasiswa.Jalur baru ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan pendekatan tradisional, melainkan berjalan paralel dengannya guna melayani berbagai kelompok mahasiswa dengan minat berbeda.

Pertama, perlu dikaji bagaimana kurikulum Asian Studies dapat dirancang untuk mengintegrasikan isu-isu lintas kawasan seperti perubahan iklim, migrasi, atau ketimpangan digital di Asia Tenggara tanpa mengorbankan kedalaman analisis lokal, sehingga menarik minat mahasiswa yang tertarik pada pendekatan global. Kedua, perlu dievaluasi efektivitas model pembelajaran bahasa Asia yang intensif dan berbasis di negara setempat sebagai komponen lanjutan dalam pendidikan Asian Studies, bukan prasyarat awal, untuk mempermudah akses mahasiswa dari berbagai latar belakang akademik. Ketiga, perlu diuji manfaat mengembangkan program kolaboratif antarlembaga di kawasan dan Barat yang memungkinkan mahasiswa dan peneliti berbagi perspektif kritis lintas geopolitik, guna memperkuat kualitas dan relevansi penelitian yang dihasilkan dari studi kawasan Asia Tenggara.

  1. Southeast Asia and Southeast Asian Studies: Issues in Multidisciplinary Studies and Methodology. southeast... kci.go.kr/kciportal/landing/article.kci?arti_id=ART002533247Southeast Asia and Southeast Asian Studies Issues in Multidisciplinary Studies and Methodology southeast kci go kr kciportal landing article kci arti id ART002533247
  2. Area Studies and the crisis of legitimacy: a view from South East Asia: South East Asia Research: Vol... tandfonline.com/doi/full/10.1080/0967828X.2019.1587931Area Studies and the crisis of legitimacy a view from South East Asia South East Asia Research Vol tandfonline doi full 10 1080 0967828X 2019 1587931
  3. Remaking Southeast Asian Studies: Doubt, Desire and the Promise o...: Ingenta Connect. remaking southeast... ingentaconnect.com/content/paaf/paaf/2014/00000087/00000003/art00003;jsessionid=1g34tljumerar.x-ic-live-01Remaking Southeast Asian Studies Doubt Desire and the Promise o Ingenta Connect remaking southeast ingentaconnect content paaf paaf 2014 00000087 00000003 art00003 jsessionid 1g34tljumerar x ic live 01
  1. #hubungan internasional#hubungan internasional
  2. #kawasan asia tenggara#kawasan asia tenggara
Read online
File size245.27 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-YD
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test